Acara Ngunduh Mantu Putra-Putri Kades Pinggirpapas Jadi Magnet Silaturahmi di UNIBA Sumenep, Pejabat, Kades, dan Tokoh Masyarakat Hadir

Rabu, 28 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto:
Ajay Ichwan Pamungkas, S.H. dan Siti Safaratul Aqidah, S.M. didampingi orang tua masing-masing, Haji Ubaid dan Ibu Helmiwati serta Muhammad Nurhasan dan Ibu Sahriyati, saat prosesi ngunduh mantu di Aula Tuan Gubhe, Universitas Bahaudin (UNIBA), Sumenep, Rabu (28/1/2026), yang berlangsung khidmat dan penuh nuansa silaturahmi keluarga besar.

Keterangan foto: Ajay Ichwan Pamungkas, S.H. dan Siti Safaratul Aqidah, S.M. didampingi orang tua masing-masing, Haji Ubaid dan Ibu Helmiwati serta Muhammad Nurhasan dan Ibu Sahriyati, saat prosesi ngunduh mantu di Aula Tuan Gubhe, Universitas Bahaudin (UNIBA), Sumenep, Rabu (28/1/2026), yang berlangsung khidmat dan penuh nuansa silaturahmi keluarga besar.

SUMENEP – Aula Tuan Gubhe, Gedung Bahaudin Universitas Bahaudin (UNIBA), Rabu (28/1/2026), berubah menjadi ruang silaturahmi besar yang sarat makna. Ratusan tamu datang silih berganti menghadiri acara ngunduh mantu Ajay Ichwan Pamungkas, S.H., putra dari Haji Ubaid dan Ibu Helmiwati, dengan Siti Safaratul Aqidah, S.M., putri dari Muhammad Nurhasan dan Ibu Sahriyati.

Sejak pagi hingga siang, arus tamu tak pernah surut. Pejabat daerah, pengusaha, tokoh masyarakat, hingga para kepala desa se-Kabupaten Sumenep hadir memberikan ucapan selamat.

Kehadiran lintas kalangan tersebut menegaskan bahwa hajatan ini bukan sekadar peristiwa keluarga, melainkan momentum kebersamaan yang mempertemukan berbagai elemen masyarakat dalam satu ikatan silaturahmi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di pelaminan, kedua mempelai tampil serasi dan tenang, bak Romeo dan Juliet dalam balutan nilai adat dan religi. Tatapan keduanya memancarkan kesiapan menapaki kehidupan rumah tangga, bukan semata berlandaskan cinta, tetapi juga tanggung jawab, kesetiaan, dan komitmen jangka panjang.

Dalam tradisi Madura, ngunduh mantu menjadi simbol penerimaan penuh mempelai perempuan ke dalam keluarga besar mempelai laki-laki.

Bagi masyarakat Madura, ngunduh mantu bukan sekadar resepsi lanjutan. Tradisi ini memuat pesan luhur tentang penghormatan, persaudaraan, dan rasa syukur dan menegaskan bahwa pernikahan adalah ikatan sosial yang menyatukan dua keluarga besar, sekaligus memperkuat jalinan harmoni dalam kehidupan bermasyarakat.

H. Ubaid Abdul Hayat, ayah mempelai pria, tak menyembunyikan rasa haru atas terselenggaranya rangkaian acara tersebut. Ia menuturkan bahwa pernikahan adalah amanah besar yang harus dijaga dengan keimanan dan tanggung jawab.

“Pernikahan bukan hanya tentang kebahagiaan hari ini, tetapi amanah seumur hidup. Kami berharap mereka saling menjaga, saling menguatkan, dan menjadikan rumah tangga ini sebagai ladang ibadah,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, H. Ubaid juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh tamu undangan yang telah hadir dan memberikan doa restu.

Ia mengapresiasi para pejabat daerah, tokoh masyarakat, para kepala desa se-Kabupaten Sumenep, sahabat, serta keluarga besar yang telah meluangkan waktu untuk menyemarakkan dan mendoakan kelancaran acara ngunduh mantu tersebut.

“Kehadiran semua adalah kehormatan besar bagi keluarga kami. Semoga silaturahmi ini terus terjaga dan membawa keberkahan bagi kita semua,” tuturnya.

Sebelumnya, Ajay Ichwan Pamungkas dan Siti Safaratul Aqidah telah melangsungkan akad nikah pada Senin (26/1/2026) di kediaman mempelai wanita. Prosesi akad berlangsung khidmat, menandai ikatan suci yang kemudian diteguhkan melalui tradisi ngunduh mantu dan pertemuan keluarga besar.

Rangkaian pernikahan ini menjadi pelajaran berharga, khususnya bagi generasi muda, bahwa pernikahan bukan hanya tentang pesta atau seremoni. Ia adalah perjumpaan antara agama, adat, dan tanggung jawab, sebuah perjalanan panjang yang dimulai dengan doa, silaturahmi, dan komitmen untuk tumbuh bersama.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Kritik Warga Masalembu Sumenep Kerap Dicurigai Bermuatan Politik, Padahal Lahir dari Realitas Lapangan
PKDI Sumenep Tekankan Peran Strategis PCNU 2026–2031 dalam Menjawab Tantangan Zaman
Konsisten dan Masif Bergerak, BIP Foundation Gelontorkan Bantuan di Lamongan: Masjid Rp1 Miliar, 2 Sapi Kurban, Ambulans, dan Layanan ODGJ
BIP Foundation Gelar Aksi Kemanusiaan di Lamongan: Salurkan Bantuan Besar untuk Yayasan ODGJ 
Turba Perdana ke Bawean Gresik, PWNU Jatim Ziarah Jujuk Tampo dan Dorong Wisata Religi
Ulang Tahun Sekjen Laskar Prabowo 08 Jadi Ajang Penguatan Kebersamaan, Ketum Devi Taurisa Sampaikan Doa Terbaik
Kopwan Potre Koneng Sumenep Hadirkan Sembako Murah dan Layanan Kesehatan untuk Masyarakat
PERMATA Al-Huda 2026, Momen Haru Penganugerahan Mahkota Tahfidz Anak Usia Dini

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 14:20 WIB

Kritik Warga Masalembu Sumenep Kerap Dicurigai Bermuatan Politik, Padahal Lahir dari Realitas Lapangan

Sabtu, 16 Mei 2026 - 12:04 WIB

Konsisten dan Masif Bergerak, BIP Foundation Gelontorkan Bantuan di Lamongan: Masjid Rp1 Miliar, 2 Sapi Kurban, Ambulans, dan Layanan ODGJ

Sabtu, 16 Mei 2026 - 11:51 WIB

BIP Foundation Gelar Aksi Kemanusiaan di Lamongan: Salurkan Bantuan Besar untuk Yayasan ODGJ 

Jumat, 15 Mei 2026 - 21:18 WIB

Turba Perdana ke Bawean Gresik, PWNU Jatim Ziarah Jujuk Tampo dan Dorong Wisata Religi

Jumat, 15 Mei 2026 - 19:45 WIB

Ulang Tahun Sekjen Laskar Prabowo 08 Jadi Ajang Penguatan Kebersamaan, Ketum Devi Taurisa Sampaikan Doa Terbaik

Berita Terbaru