Respons Kilat Ambulan Baguna PDI Perjuangan Sumenep Evakuasi Pasien dari Pulau Kangayan

Rabu, 28 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Ambulans Baguna PDI Perjuangan Sumenep mengevakuasi pasien asal Pulau Kangayan untuk dirujuk ke RSUD dr. H. Slamet Martodirdjo Pamekasan.

Tim Ambulans Baguna PDI Perjuangan Sumenep mengevakuasi pasien asal Pulau Kangayan untuk dirujuk ke RSUD dr. H. Slamet Martodirdjo Pamekasan.

SUMENEP– Di wilayah kepulauan, waktu kerap menjadi lawan paling kejam bagi pasien yang membutuhkan pertolongan medis lanjutan. Jarak laut, keterbatasan fasilitas, dan cuaca tak jarang membuat akses kesehatan menjadi soal hidup dan mati.

Dalam situasi itulah, Ambulans Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) PDI Perjuangan Kabupaten Sumenep kembali bergerak cepat mengevakuasi seorang pasien dari Pulau Kangayan menuju rumah sakit rujukan di daratan, Selasa (27/1/2026).

Pasien bernama Arsen, warga Dusun Timur Jang-Jang, Desa Somor Elos, Kecamatan Kangayan, sebelumnya dirawat di RSUD Abuya Kangayan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisinya membutuhkan penanganan medis lanjutan yang hanya bisa dilakukan di RSUD dr. H. Slamet Martodirdjo Pamekasan. Keluarga pasien pun mengajukan permohonan bantuan kepada Tim Ambulans Baguna PDI Perjuangan Sumenep.

Tanpa menunggu lama, tim langsung melakukan koordinasi lintas jalur dan menyiapkan proses evakuasi. Bagi warga kepulauan, setiap menit berarti. Keterlambatan bisa berujung fatal.

Koordinator Tim Ambulans Baguna PDI Perjuangan Sumenep, Syaiful Anwar, menegaskan bahwa rujukan pasien dari wilayah kepulauan menuntut kecepatan dan ketepatan keputusan.

“Begitu laporan kami terima, tidak ada ruang untuk menunda. Akses layanan kesehatan di kepulauan membutuhkan respons cepat karena taruhannya adalah nyawa manusia,” ujarnya.

Menurutnya, pelayanan Baguna dilandasi komitmen kemanusiaan, bukan kepentingan apa pun.

“Siapa pun yang membutuhkan akan kami bantu. Warga kepulauan sering kali berada di posisi paling rentan karena keterbatasan fasilitas kesehatan,” jelasnya.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menyebut langkah cepat tersebut sebagai bukti bahwa kerja-kerja kemanusiaan tidak boleh berhenti pada wacana.

“Warga kepulauan tidak boleh merasa jauh dari perhatian. Tantangan geografis bukan alasan untuk membiarkan mereka berjuang sendiri saat sakit,” tegasnya.

Ia menegaskan, gerak cepat Baguna merupakan implementasi arahan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, agar kader dan badan sayap partai hadir di tengah rakyat, terutama dalam kondisi darurat dan krisis kesehatan.

“Ini kerja gotong royong, kerja kemanusiaan. Partai harus benar-benar dirasakan manfaatnya, terutama saat masyarakat berada dalam kondisi paling sulit,” pungkas Achmad Fauzi.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Hari ke-31 Program Berbagi Setiap Hari Tanpa Jeda di Sumenep, Detikzone.id Bangun Peradaban Baru Lewat Jurnalisme Ihdinas Sirotol Mustaqim
Pokmaswas Hijau Daun Santuni 50 Anak Yatim, PLN Nusantara Power Perkuat Komitmen Pelestarian Mangrove di Bawean Gresik
Genap Sebulan Menyalakan Asa! Hari Ke-30 Program Berbagi Setiap Hari Detikzone.id Kembali Santuni Abang Becak Sumenep sekaligus Dengarkan Jeritan Hatinya
Gema Sholawat dan Doa Anak Yatim, Cara Warga Kalibuntu Probolinggo Rawat Alam dan Tradisi
Hari ke-29 Berbagi Setiap Hari, Detikzone.id Santuni Abang Becak Sumenep yang Kerap Pulang Tanpa Membawa Uang
Santuni Ribuan Disabilitas, Kaum Dhuafa, dan Anak Yatim di Musola Ainun Pantai Badur Sumenep, Founder BIP H. Ali Zainal Abidin: Doakan Saya Sehat, Kekuatan Saya Ada Pada Kalian
Hampir Tak Pernah Sepi! Arinna Cafe & Resto Diserbu Pengunjung Sejak Buka hingga Malam, Iga Bakar dan Sop Buntut Bikin Ketagihan
Gratis untuk Semua! Kampung Semarak DRT di Manding Sumenep Hadirkan Pesta Rakyat Penuh Hiburan dan Sedekah

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 17:25 WIB

Hari ke-31 Program Berbagi Setiap Hari Tanpa Jeda di Sumenep, Detikzone.id Bangun Peradaban Baru Lewat Jurnalisme Ihdinas Sirotol Mustaqim

Selasa, 30 Juni 2026 - 23:23 WIB

Pokmaswas Hijau Daun Santuni 50 Anak Yatim, PLN Nusantara Power Perkuat Komitmen Pelestarian Mangrove di Bawean Gresik

Selasa, 30 Juni 2026 - 18:21 WIB

Genap Sebulan Menyalakan Asa! Hari Ke-30 Program Berbagi Setiap Hari Detikzone.id Kembali Santuni Abang Becak Sumenep sekaligus Dengarkan Jeritan Hatinya

Senin, 29 Juni 2026 - 17:58 WIB

Gema Sholawat dan Doa Anak Yatim, Cara Warga Kalibuntu Probolinggo Rawat Alam dan Tradisi

Senin, 29 Juni 2026 - 15:44 WIB

Hari ke-29 Berbagi Setiap Hari, Detikzone.id Santuni Abang Becak Sumenep yang Kerap Pulang Tanpa Membawa Uang

Berita Terbaru