SUMENEP – Satu tahun kepemimpinan Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo menghadirkan langkah nyata yang mengubah wajah Sumenep.
Sebanyak 286 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) kini dibangun, memberikan harapan baru bagi warga kurang mampu dan masyarakat terdampak bencana.
Program ini lebih dari sekadar pembangunan fisik.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Setiap rumah yang berdiri membawa rasa aman, martabat, dan peluang bagi keluarga penerima untuk meningkatkan kualitas hidup mereka.
“Hunian layak bukan hanya soal bangunan, tetapi fondasi untuk kesejahteraan dan masa depan yang lebih baik bagi warga kami,” tegas Bupati Fauzi.
Meskipun capaian ini membanggakan, tantangan masih menanti.
Kebutuhan perumahan layak di kepulauan dan pelosok desa memerlukan perhatian berkelanjutan agar seluruh masyarakat merasakan manfaat yang setara.
Dengan hadirnya RTLH ini, Sumenep menunjukkan bahwa kepedulian pemerintah terhadap warganya bukan sekadar janji, tetapi aksi nyata yang mengubah ketidakpastian menjadi rumah yang layak dan kehidupan yang lebih bermartabat.
Penulis : Redaksi








