SUMENEP — Di tengah derasnya isu krisis energi global dan tantangan ketahanan nasional, industri hulu migas turun langsung menyapa generasi muda. Medco Energi Madura Offshore Pty Ltd menggelar diskusi interaktif bersama mahasiswa di Kabupaten Sumenep, Kamis (26/2/2026), bertempat di Hotel De Baghraf.
Acara yang dikemas dalam suasana silaturahmi dan buka puasa bersama ini menjadi lebih dari sekadar forum seremonial. Diskusi tersebut menjelma menjadi ruang dialog terbuka antara praktisi industri migas dan kalangan akademisi, menghadirkan pemahaman mendasar tentang peran strategis sektor energi dalam menopang ketahanan nasional.
Mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Sumenep tampak antusias mengikuti pemaparan terkait proses eksplorasi dan produksi migas, kontribusi industri hulu terhadap ketahanan energi Indonesia, hingga peran perusahaan dalam mendorong pembangunan masyarakat di sekitar wilayah operasi di Jawa Timur.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Manager Field Relations and Community Enhancement East Java Medco Energi Madura Offshore, Hartono, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk membangun komunikasi yang sehat dan berkelanjutan dengan masyarakat lokal, khususnya generasi muda.
“Melalui silaturahmi ini, kami ingin berbagi wawasan sekaligus membuka ruang dialog dengan mahasiswa di Kabupaten Sumenep. Harapannya, generasi muda memiliki pemahaman yang lebih luas tentang sektor energi yang juga berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah,” ujarnya.
Tak hanya membahas aspek teknis migas, Medco Energi juga memanfaatkan momentum ini untuk menyosialisasikan berbagai program pengembangan masyarakat (CSR) yang telah dijalankan di sekitar wilayah operasi.
Langkah ini disebut sebagai bentuk transparansi perusahaan dalam menjalankan tanggung jawab sosial kepada masyarakat.
Sebagai salah satu perusahaan energi yang beroperasi di Jawa Timur, Medco Energi Madura Offshore menegaskan komitmennya untuk terus hadir di ruang publik melalui program komunikasi dan edukasi. Tujuannya jelas: membangun sinergi yang harmonis dengan seluruh pemangku kepentingan, sekaligus menanamkan kesadaran energi kepada generasi penerus daerah.
Di tengah tantangan energi masa depan, dialog seperti ini menjadi penanda penting—bahwa ketahanan energi bukan hanya urusan industri dan negara, tetapi juga generasi muda yang kelak akan memegang estafet pembangunan.
Penulis : Redaksi








