Jeritan Emak-emak Saat Harga Pangan Melambung Jelang Lebaran

Selasa, 3 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemalang- Emak-emak menjerit harga pangan melambung jelang Lebaran, Harga beras jauh dari Harga Eceran Tertinggi (HET). Begitu pun harga pangan lain seperti minyak goreng, Gula,cabai sayur mayur lainnya serta segala macam bumbu dapur menjadi mahal.

Hal ini dirasakan Salamah ( 40 ) Seorang ibu rumah tangga warga kelurahan Bojongbata, kecamatan Pemalang kota.

Salamah mengeluhkan naiknya harga kebu­tuhan pokok jelang Lebaran sangat dirasakan oleh dirinya yang hanya istri seorang Sopir Angkot.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sekarang bawa uang Rp 50 ribu ke pasar cuma bisa beli beras seliter, cabe secomot sama lauk (ikan atau ayam) buat sehari. Nggak bisa nyetok, kita pusing ngatur uangnya,” kata Salamah, saat ditemui di pasar Bojongbata, Selasa ( 3/3 ).

Dari pantauan langsung media, selain harga yang melam­bung, komoditas minyak kemasan kita juga mengalami kekosongan stok di beberapa lapak pedagang dan agen toko sembako.

Juwariyah ( 40 ) salah satu pemilik lapak sembako di pasar Bojongbata,di area Kota Pemalang mengaku, sudah hampir 2 bukan sejak awal tahun ini, minyak goreng kemasan kita tidak masuk distribusinya ke para pedagang di pasar tersebut.

“Minyak goreng kemasan merk kita kosong. Hampir dua bulan lebih nggak masuk ke pasar,” Keluh Juwariyah.

Dirinya menambahkan, beberapa jenis sembako yang mengalami kenaikan antara lain, Telor Rp. 32 ribu dari harga Rp. 28 ribu,minyak goreng Rp.21 ribu dari harga semula Rp.20 ribu untuk beras Rp.16 ribu dari harga semula Rp.15 ribu.

“Yang paling signifikan naiknya itu gula pasir sekarang Rp 18 ribu perkilogram dari harga Rp.15 ribu, kenaikan harga seminggu sebelum puasa sampai lebaran biasanya,” tutupnya.

Terpisah, Untuk antisipasi melonjaknya harga kebutuhan pokok di wilayah perkotaan Pemalang, Forkopimcam Pemalang belum ada tanggapan, Camar Pemalang Prasetyo saat dikonfirmasi melalui sambungan teleponnya, belum memberikan jawaban. *( Ragil)*

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Mayat Pria Ditemukan di Kebun Pinggir Tol KM 306 Pemalang, Identitas Korban Akhirnya Terungkap
Perkuat Kompetensi Guru, SDN Prancak III Sumenep Gelar Workshop Literasi dan Numerasi untuk Dongkrak Rapor Pendidikan
Rektor Unitomo Torehkan Prestasi Bergengsi, Raih Penghargaan Gubernur Jatim hingga Dipuji Direktur Kemdiktisaintek
2026 Jadi Tahun Lompatan Besar, RSUD Moh. Anwar Sumenep Perkuat Fasilitas dan Digitalisasi Layanan Kesehatan
Polemik Dugaan Dapur MBG di Lombok Timur, Aktivis KAMMI Minta Tata Kelola Program Lebih Transparan 
Pemprov Jabar Matangkan Skema Jaminan Nutrisi Bumil dan Soroti Ancaman Gawai pada Anak
Polresta Sumenep: Pangkat Naik, Pintu Informasi Turun
MPLS Ramah UPT SD Negeri 358 Gresik Tanamkan Karakter Peduli Bumi

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 14:25 WIB

Mayat Pria Ditemukan di Kebun Pinggir Tol KM 306 Pemalang, Identitas Korban Akhirnya Terungkap

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:25 WIB

Perkuat Kompetensi Guru, SDN Prancak III Sumenep Gelar Workshop Literasi dan Numerasi untuk Dongkrak Rapor Pendidikan

Senin, 27 Juli 2026 - 15:24 WIB

Rektor Unitomo Torehkan Prestasi Bergengsi, Raih Penghargaan Gubernur Jatim hingga Dipuji Direktur Kemdiktisaintek

Senin, 20 Juli 2026 - 17:01 WIB

2026 Jadi Tahun Lompatan Besar, RSUD Moh. Anwar Sumenep Perkuat Fasilitas dan Digitalisasi Layanan Kesehatan

Senin, 20 Juli 2026 - 13:04 WIB

Polemik Dugaan Dapur MBG di Lombok Timur, Aktivis KAMMI Minta Tata Kelola Program Lebih Transparan 

Berita Terbaru