OTT Bupati Pekalongan, Ahmad Luthfi Perintahkan Penguatan Integritas Kepala Daerah

Selasa, 3 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG, Detikzone.id – Operasi tangkap tangan yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, memicu perhatian luas di Jawa Tengah.

Peristiwa tersebut terjadi tidak lama setelah KPK lebih dulu menangkap mantan Bupati Pati, Sudewo, dalam perkara berbeda.

Menanggapi hal itu, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menegaskan komitmennya memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel di seluruh kabupaten dan kota.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menyatakan menghormati sepenuhnya proses hukum yang kini berjalan di KPK terkait dugaan suap proyek pengadaan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan.

“Kami menghormati proses penyidikan yang dilakukan KPK. Peristiwa ini harus menjadi peringatan bagi seluruh pejabat publik agar konsisten menjalankan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik,” ujar Ahmad Luthfi usai menghadiri rapat koordinasi di Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Selasa (3/3/2026).

Ahmad Luthfi menekankan bahwa sejak awal masa kepemimpinannya, ia terus mengingatkan para bupati dan wali kota di Jawa Tengah untuk menjaga integritas dan tidak menyalahgunakan kewenangan.

Ia meminta seluruh kepala daerah fokus melayani masyarakat serta menghindari praktik yang melanggar hukum.

Menurutnya, komitmen membangun birokrasi bersih tidak cukup hanya melalui regulasi, tetapi juga membutuhkan kesadaran dan tanggung jawab pribadi setiap pejabat.

“Kita ingin birokrasi yang profesional dan taat aturan. Semua kembali pada integritas masing-masing individu,” tegasnya.

Dalam operasi tersebut, KPK mengamankan Fadia Arafiq bersama orang kepercayaan serta ajudannya di wilayah Semarang.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa penindakan ini berkaitan dengan dugaan suap proyek pengadaan di lingkungan Pemkab Pekalongan.

Petugas membawa para pihak yang terjaring OTT ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.

KPK memiliki waktu maksimal 1×24 jam untuk menentukan status hukum mereka. Hingga kini, penyidik masih mendalami konstruksi perkara serta peran masing-masing pihak dalam dugaan praktik rasuah tersebut. (Mualim)

Berita Terkait

Jenderal TNI Turun Langsung Pastikan Air Bersih Mengalir di Talango
SP4N-LAPOR! Bukan Tempat Curhat, Tapi Penguji Integritas Pejabat
Antisipasi Risiko Sejak Dini, Pemkab Sumenep Siaga Penuh Hadapi Mudik Gratis
Bupati Sumenep Akan Sidak Seluruh Dapur MBG
Bupati Sumenep Ultimatum Seluruh Pemilik Dapur MBG: Standar Makanan Anak Wajib Dipatuhi
Mudik Gratis Jakarta–Sumenep, Plt Disperkimhub Pastikan Bupati Fauzi Siap Turun Langsung Lepas Warga Perantau
Bupati Sumenep Harapkan Dedikasi Petugas Kebersihan Terus Menginspirasi
Plt Kadisperkimhub Sumenep: Program Tahunan Mudik Gratis Jalur Darat dan Laut Bukti Komitmen Pelayanan Pemerintah Daerah

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 15:44 WIB

SP4N-LAPOR! Bukan Tempat Curhat, Tapi Penguji Integritas Pejabat

Kamis, 5 Maret 2026 - 15:01 WIB

Antisipasi Risiko Sejak Dini, Pemkab Sumenep Siaga Penuh Hadapi Mudik Gratis

Kamis, 5 Maret 2026 - 02:25 WIB

Bupati Sumenep Akan Sidak Seluruh Dapur MBG

Kamis, 5 Maret 2026 - 02:12 WIB

Bupati Sumenep Ultimatum Seluruh Pemilik Dapur MBG: Standar Makanan Anak Wajib Dipatuhi

Kamis, 5 Maret 2026 - 00:58 WIB

Mudik Gratis Jakarta–Sumenep, Plt Disperkimhub Pastikan Bupati Fauzi Siap Turun Langsung Lepas Warga Perantau

Berita Terbaru