Antisipasi Risiko Sejak Dini, Pemkab Sumenep Siaga Penuh Hadapi Mudik Gratis

Kamis, 5 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat Koordinasi Persiapan Mudik Gratis — Pemerintah Kabupaten Sumenep menggelar rapat koordinasi lintas sektor di Ruang Rapat Asisten Ekonomi Pembangunan Setdakab Sumenep, Rabu (04/03/2026), guna mematangkan persiapan mudik gratis 2026. Fokus pembahasan meliputi kesiapan armada, keselamatan penumpang, antisipasi cuaca, serta penguatan koordinasi antarinstansi demi mudik yang aman, tertib, dan nyaman bagi masyarakat.

Rapat Koordinasi Persiapan Mudik Gratis — Pemerintah Kabupaten Sumenep menggelar rapat koordinasi lintas sektor di Ruang Rapat Asisten Ekonomi Pembangunan Setdakab Sumenep, Rabu (04/03/2026), guna mematangkan persiapan mudik gratis 2026. Fokus pembahasan meliputi kesiapan armada, keselamatan penumpang, antisipasi cuaca, serta penguatan koordinasi antarinstansi demi mudik yang aman, tertib, dan nyaman bagi masyarakat.

SUMENEP, Detikzone.id — Program mudik gratis yang digagas Pemerintah Kabupaten Sumenep kembali menjadi harapan besar ribuan perantau asal Sumenep. Namun di balik semangat melayani masyarakat, pemerintah daerah dihadapkan pada tantangan serius: cuaca ekstrem, potensi keterlambatan armada, hingga faktor keselamatan penumpang.

Keseriusan itu tercermin dalam rapat koordinasi lintas sektor yang digelar di Ruang Rapat Asisten Ekonomi Pembangunan Sekretariat Daerah, Rabu (04/03/2026). Pemerintah tak ingin mudik gratis hanya menjadi agenda tahunan tanpa perencanaan matang, melainkan benar-benar menjamin keamanan, ketertiban, dan kenyamanan masyarakat.

Asisten II Ekonomi Pembangunan Setdakab Sumenep, Abdul Madjid, menegaskan bahwa komunikasi intensif antarinstansi merupakan kunci utama suksesnya program ini. Menurutnya, satu celah kecil dalam persiapan bisa berdampak besar saat pelaksanaan di lapangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Mudik gratis ini menyangkut keselamatan dan kenyamanan masyarakat. Karena itu seluruh potensi masalah harus diantisipasi sejak awal, mulai dari ketertiban, keamanan, hingga kesiapan armada,” tegasnya.

Ancaman cuaca pun menjadi perhatian khusus. Berdasarkan prediksi BMKG Sumenep, musim penghujan diperkirakan masih berlangsung hingga akhir April. Kondisi ini dinilai berpotensi mengganggu jadwal keberangkatan, baik jalur darat maupun laut, jika tidak diantisipasi secara cermat.

Di sisi teknis, Pelaksana Tugas Kepala Disperkimhub Sumenep menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin mudik gratis menyisakan persoalan di tengah perjalanan. Seluruh armada dipastikan melalui pemeriksaan ketat, mulai dari kelayakan kendaraan, kesiapan sopir, hingga standar keselamatan penumpang.

“Kami tidak ingin mudik gratis ini hanya ramai di awal, tetapi bermasalah di jalan. Armada akan dicek menyeluruh, kru disiapkan, dan jadwal diatur seefisien mungkin. Prinsip kami jelas: aman, tertib, dan tepat waktu,” ujarnya.

Ia menambahkan, koordinasi dengan kepolisian, pengelola pelabuhan, serta instansi terkait terus diperkuat guna mengantisipasi lonjakan penumpang dan gangguan cuaca.

“Mudik gratis ini menyangkut banyak nyawa. Karena itu kami bekerja ekstra agar masyarakat benar-benar merasa dilayani, bukan sekadar diangkut pulang,” pungkasnya.

Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, mudik gratis jalur darat rute Jakarta–Sumenep dijadwalkan menggunakan armada bus pada Minggu (15/03/2026). Sementara bagi masyarakat kepulauan, jalur laut tetap disiapkan sesuai jadwal yang berlaku. Bahkan, mudik santri gratis selama Ramadan telah lebih dulu dilaksanakan melalui kerja sama dengan ikatan alumni pondok pesantren.

Program ini bukan sekadar perjalanan pulang kampung, melainkan wujud nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. Karena itu, Pemkab Sumenep menegaskan tidak ingin ada cerita pilu di balik mudik gratis, yang diharapkan justru menjadi perjalanan aman, tertib, dan penuh harapan bagi warga Sumenep di perantauan.

Berita Terkait

Pecah Dominasi Bromo, Probolinggo ‘Jual’ Pesona 7 Pantai di Mega-Event November 2026
Lampu Hijau dari BKN: Pemkab Probolinggo Resmi Terapkan Sistem Manajemen Talenta untuk Mutasi dan Promosi ASN
Walikota Kediri Perkuat Sinergi dengan TNI, Dukung Pembangunan dan Ketahanan Wilayah
Bidik Pasar Global, Dinkes Probolinggo Gembleng Pelaku Usaha PIRT Melek Standar Mutu
Menuju ‘Probolinggo Menyala’, Dishub Targetkan 50 Ribu Titik PJU di Tahun 2026
Santri Husada Jadi Garda Terdepan, Dinkes Probolinggo Perkuat Fondasi Pesantren Sehat
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo Rombak 25 Posisi Strategis, Dorong Birokrasi Lebih Cepat, Adaptif, dan Melayani
Bupati Sumenep Serukan Revolusi Koperasi, Saatnya Naik Kelas dan Berdaya Saing

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 16:45 WIB

Pecah Dominasi Bromo, Probolinggo ‘Jual’ Pesona 7 Pantai di Mega-Event November 2026

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:53 WIB

Walikota Kediri Perkuat Sinergi dengan TNI, Dukung Pembangunan dan Ketahanan Wilayah

Selasa, 14 Juli 2026 - 17:51 WIB

Bidik Pasar Global, Dinkes Probolinggo Gembleng Pelaku Usaha PIRT Melek Standar Mutu

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:51 WIB

Menuju ‘Probolinggo Menyala’, Dishub Targetkan 50 Ribu Titik PJU di Tahun 2026

Senin, 13 Juli 2026 - 21:34 WIB

Santri Husada Jadi Garda Terdepan, Dinkes Probolinggo Perkuat Fondasi Pesantren Sehat

Berita Terbaru