Indahnya Ramadan di Sumenep: Bazar Takjil Menghidupkan Ekonomi, dari UMKM hingga Tukang Parkir Ikut Kecipratan Berkah

Kamis, 5 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP — Ramadan di Kabupaten Sumenep benar-benar menghadirkan suasana yang berbeda. Bukan hanya nuansa religius yang terasa kental, tetapi juga denyut ekonomi rakyat yang hidup dan bergerak dari sore hingga menjelang waktu berbuka. Pantauan di lokasi menunjukkan Festival Bazar Takjil Ramadan yang digelar Pemerintah Kabupaten Sumenep menjadi magnet keramaian sekaligus sumber rezeki bagi banyak kalangan.

Festival yang digelar sepanjang bulan suci Ramadan ini berlangsung di depan Labang Mesem Keraton Sumenep, Selasa (3/3/2026). Ribuan warga tampak memadati area bazar, berburu menu berbuka puasa. Transaksi terjadi nyaris tanpa henti, bahkan para tukang parkir pun ikut merasakan limpahan berkah dari ramainya pengunjung.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo, yang menegaskan bahwa Festival Bazar Takjil Ramadan bukan sekadar agenda kuliner tahunan, melainkan strategi nyata untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan di momentum Ramadan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Festival ini kami rancang sebagai wadah pemberdayaan UMKM. Kami ingin pelaku usaha kecil terus tumbuh, naik kelas, dan memiliki daya saing. Jadi bukan hanya bernuansa religi, tetapi juga berdampak langsung pada ekonomi masyarakat,” ujar Bupati.

Sebanyak 143 stan dan 40 UMKM tanpa stan ambil bagian dalam festival ini. Beragam menu berbuka puasa tersaji, mulai dari jajanan tradisional khas Madura, minuman segar pelepas dahaga, hingga kuliner kekinian yang diminati berbagai kalangan. Kehadiran festival ini membuat kawasan pusat kota semakin hidup setiap sore.

Namun di tengah euforia ekonomi Ramadan, Bupati Fauzi tetap mengingatkan pentingnya menjaga kualitas. Ia menekankan agar seluruh pelaku UMKM memperhatikan kebersihan, keamanan pangan, serta pelayanan yang ramah demi menjaga kepercayaan masyarakat.

“Ramainya pembeli harus diimbangi dengan tanggung jawab. Kualitas, kebersihan, dan keamanan pangan adalah kunci agar keberkahan Ramadan benar-benar dirasakan bersama,” tegasnya.

Lebih dari sekadar perputaran uang, Festival Bazar Takjil Ramadan juga menjadi ruang mempererat kebersamaan dan solidaritas sosial. Interaksi hangat antara pedagang dan pembeli, suasana saling berbagi, hingga senyum di tengah antrean menjadi potret harmoni Ramadan di Kota Keris.

“Festival ini mempererat persaudaraan, meningkatkan semangat berbagi, dan memperkuat komitmen kita membangun Sumenep yang religius, harmonis, dan sejahtera,” pungkas Bupati.

Festival Bazar Takjil Ramadan pun menjadi bukti bahwa kegiatan religius dapat berjalan seiring dengan pemberdayaan ekonomi. Di Sumenep, Ramadan tak hanya menghadirkan pahala, tetapi juga menghidupkan ekonomi rakyat, dari pelaku UMKM hingga tukang parkir yang ikut kecipratan berkah.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Kominfo Jatim Luncurkan “PERISAI ANAK”, Inovasi Bentengi Generasi Muda di Ruang Digital
Menembus Batas Digital: RT-RW Kota Probolinggo Jadi Ujung Tombak Perlindungan Sosial
Transparansi Dipertanyakan, Belanja Toko Daring UPT PPP Muncar Banyuwangi Tanpa Kode RUP Jadi Sorotan
Dinas PUPR Kota Kediri Layangkan Surat Klarifikasi Legalitas Rumah Makan Soto Mantenan
Pemkot Probolinggo Cetak Wirausaha Muda Lewat Regenerasi Pembudidaya Ikan
Bukan Sekadar Kejar Piala, Tiga Inovasi Pemkot Probolinggo Diuji Nyali di Ajang Jatim JAWARA 2026
Menjemput Asa di Tengah Kekeringan: Saat Puluhan Ribu Liter Air Bersih Basahi Bumi Probolinggo
Disnaker Kabupaten Blitar Latih 25 Peserta Bikin Roti, Dorong Peluang Kerja dan Usaha Baru

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:39 WIB

Kominfo Jatim Luncurkan “PERISAI ANAK”, Inovasi Bentengi Generasi Muda di Ruang Digital

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:52 WIB

Menembus Batas Digital: RT-RW Kota Probolinggo Jadi Ujung Tombak Perlindungan Sosial

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:08 WIB

Transparansi Dipertanyakan, Belanja Toko Daring UPT PPP Muncar Banyuwangi Tanpa Kode RUP Jadi Sorotan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:21 WIB

Dinas PUPR Kota Kediri Layangkan Surat Klarifikasi Legalitas Rumah Makan Soto Mantenan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 23:43 WIB

Pemkot Probolinggo Cetak Wirausaha Muda Lewat Regenerasi Pembudidaya Ikan

Berita Terbaru