Gubernur Khofifah Siap Perjuangkan KEK Tembakau Madura, Momentum Baru Perekonomian Pulau Garam

Senin, 9 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN — Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menegaskan kesiapannya untuk menjadi pengusul resmi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tembakau Madura kepada pemerintah pusat, sekaligus memperjuangkan prosesnya hingga tuntas. Pernyataan ini disampaikan dalam pertemuan bersejarah usai rangkaian kegiatan Haul Pondok Pesantren Banyuanyar, Pamekasan, Minggu (8/3/2026), yang turut dihadiri para Bupati se-Madura beserta jajaran terkait.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Khofifah menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Timur siap mengambil peran aktif untuk mendorong percepatan pembangunan Madura melalui skema kawasan ekonomi khusus.

“Saya paham kenapa ada keinginan KEK di Madura dan kita siap menjadi pengusul serta memperjuangkan ini sampai tuntas. Madura memiliki potensi besar dan perlu didorong melalui kebijakan yang mampu mengakselerasi pembangunan kawasan,” ujarnya tegas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Khofifah menambahkan, usulan KEK Tembakau Madura selaras dengan semangat pembangunan inklusif Jawa Timur.

“No one left behind. Tidak boleh ada wilayah yang tertinggal dari proses pembangunan,” tegasnya.

Sebagai langkah awal, ia menugaskan Wakil Gubernur untuk melakukan kajian mendalam dan menyiapkan seluruh kebutuhan teknokratis agar proses pengusulan KEK ke pemerintah pusat berjalan lancar.

Wakil Gubernur Jawa Timur menyambut arahan tersebut dengan kesiapan penuh. Menurutnya, KEK Tembakau Madura memiliki dasar yang kuat, didukung kajian akademik serta konsensus politik para Bupati se-Madura.

“Konsep KEK ini bukan hanya soal investasi, tetapi membangun ekosistem ekonomi yang lebih kuat, memberikan perlindungan bagi petani dan pelaku usaha lokal,” jelasnya.

Tak hanya itu, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin menekankan pentingnya sinergi lintas sektor untuk mendukung pembangunan kawasan. “Jika pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha bergerak bersama, program strategis seperti KEK akan lebih mudah diwujudkan,” ujarnya.

Subairi Muzakki, Ketua Tim Penyusunan Naskah Akademik KEK Tembakau Madura dari Komunitas Muda Madura (KAMURA), menegaskan bahwa dokumen KEK adalah amanah masyarakat Madura.

“Madura telah puluhan tahun menjadi sentra tembakau nasional, tapi nilai tambah ekonomi masih banyak dinikmati di luar. Melalui KEK, kita ingin membangun ekosistem industri yang memberi manfaat lebih besar bagi masyarakat lokal,” tegasnya.

Respon positif Gubernur dan Wakil Gubernur menjadi momentum penting bagi perjuangan Madura. “Ini energi besar bagi masyarakat untuk terus memperjuangkan KEK Tembakau Madura sebagai jalan percepatan pembangunan kawasan,” tambah Subairi.

Dengan dukungan penuh dari Pemprov Jatim dan sinergi seluruh pihak, KEK Tembakau Madura diyakini akan menjadi titik balik transformasi ekonomi Pulau Garam, mengubah potensi tembakau menjadi sumber pertumbuhan yang lebih adil, berkelanjutan, dan bermanfaat langsung bagi masyarakat Madura.

Berita Terkait

Ayo Jaga Sumenep Bersama, Karena Sampah yang Kita Buang Menentukan Wajah Daerah Kita
Menata Kota, Menjaga Masa Depan: Di Era Bupati Fauzi, Gerakan Jumat Bersih Terus Mengakar Jadi Budaya ASN Sumenep
Masakan di Arinna Resto Sumenep Bikin Nagih
Malam Mingguan Makin Berkesan! Live Musik Akustik Arinna Cafe & Resto Jadi Magnet Pecinta Kuliner dan Kehangatan Keluarga
Pengusaha Rokok Madura Kompak Melawan! Tolak SKM Golongan III Berlaku Nasional, Khawatir Industri Lokal Tumbang dan Ribuan Pekerja Kehilangan Harapan
Wisata Gunung Bromo Ditutup Total Selama Yadnya Kasada 1948 Saka, Akses Menuju Lautan Pasir Disetop
Libur Panjang Tak Longgarkan Kesiapsiagaan, Layanan 112 Sumenep Tetap Siaga 24 Jam Demi Keselamatan Warga
Pemerintah Desa Ngeni Blitar Salurkan BLT DD kepada 10 KPM Secara Door to Door

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:29 WIB

Ayo Jaga Sumenep Bersama, Karena Sampah yang Kita Buang Menentukan Wajah Daerah Kita

Sabtu, 30 Mei 2026 - 23:15 WIB

Menata Kota, Menjaga Masa Depan: Di Era Bupati Fauzi, Gerakan Jumat Bersih Terus Mengakar Jadi Budaya ASN Sumenep

Sabtu, 30 Mei 2026 - 20:38 WIB

Masakan di Arinna Resto Sumenep Bikin Nagih

Sabtu, 30 Mei 2026 - 20:33 WIB

Malam Mingguan Makin Berkesan! Live Musik Akustik Arinna Cafe & Resto Jadi Magnet Pecinta Kuliner dan Kehangatan Keluarga

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:12 WIB

Pengusaha Rokok Madura Kompak Melawan! Tolak SKM Golongan III Berlaku Nasional, Khawatir Industri Lokal Tumbang dan Ribuan Pekerja Kehilangan Harapan

Berita Terbaru