SUMENEP, Detikzone.id- Jangan lupa, besok harus memastikan data pendaftaran sesuai KTP, pesan penting bagi masyarakat Sumenep yang mengikuti program mudik gratis menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Program yang digelar oleh Kementerian Perhubungan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, dan Pemerintah Kabupaten Sumenep ini menerapkan pengawasan ketat agar seluruh penumpang benar-benar berhak menikmati fasilitas mudik gratis.
Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, S.H., M.H., mengatakan, pihaknya ingin memastikan semua warga bisa mudik dengan aman, nyaman, dan tertib.
“Program mudik gratis ini adalah bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat, sekaligus bukti nyata perhatian kami terhadap warga kepulauan,” katamya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia juga mendoakan para pemudik agar selamat sampai tujuan dan dapat berkumpul dengan keluarga dengan penuh kebahagiaan.
Sementara, Plt Disperkimhub Sumenep, Achmad Dzulkarnain, menegaskan, meski penumpang sudah memiliki barcode atau tiket elektronik, keberangkatan hanya dijamin jika data sesuai identitas asli.
Keselamatan, ketertiban, dan keadilan bagi semua penumpang adalah prioritas.
Ia meminta seluruh calon penumpang untuk memastikan data mereka sesuai dengan KTP agar proses verifikasi di lokasi keberangkatan berjalan lancar dan semua penumpang bisa diberangkatkan dengan tertib.
Untuk program Kemenhub, menurut Dzulkarnaen pendaftaran dilakukan melalui aplikasi Express Bahari Mobile, sementara Pemprov menggunakan aplikasi SiPenTol, dan Pemkab Sumenep memakai sistem manifes manual.
“Semua sistem menekankan verifikasi identitas di lokasi keberangkatan, dengan pengawasan gabungan Satpol PP, TNI, dan Polri,” tegasnya.
Rencananya, Besok, pada 12 Maret 2026, Kapal Bahari Expres akan berangkat dari Pelabuhan Kalianget menuju Kangean.
Diaiai lain, Pemkab Sumenep juga telah melepas mudik perdana pada Selasa, 10/3/2026, melalui Kapal DBS III, sekaligus menjadi momen bersejarah bagi mahasiswa HIMPASS yang memulai program HIMPASS Mengabdi ke-VIII di Sapeken.
“Alhamdulillah, kami bisa mudik tanpa khawatir biaya transportasi. Terima kasih banyak Bupati Sumenep, semoga Bapak selalu diberkahi,” ujar Rizka, salah seorang pemudik dari Sapeken.
Beberapa warga lainnya menyampaikan rasa haru karena perhatian pemerintah terhadap masyarakat kepulauan terasa nyata. Program mudik gratis ini menjadi bukti nyata kepedulian pemerintah Sumenep, sekaligus pengingat bagi masyarakat akan pentingnya kedisiplinan, keakuratan data, dan keamanan dalam perjalanan.








