BMKG Prediksi Musim Kemarau 2026 di Pulau Bawean Gresik Dimulai Mei

Rabu, 11 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BAWEAN – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi awal musim kemarau tahun 2026 di wilayah Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, akan dimulai pada Mei 2026. Informasi tersebut disampaikan oleh Stasiun Meteorologi Kelas III Sangkapura BMKG dalam rilis iklim terbaru, Rabu (11/3/2026).

Pulau Bawean yang meliputi wilayah Kecamatan Sangkapura dan Kecamatan Tambak diperkirakan mulai memasuki musim kemarau pada periode dasarian I hingga III Mei 2026. Sementara itu, masa peralihan musim atau pancaroba diprediksi terjadi pada Maret hingga April 2026.

Pada masa pancaroba tersebut, masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem seperti angin kencang, puting beliung, petir, serta hujan lebat berdurasi singkat yang bersifat sporadis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Stasiun Meteorologi Kelas III Sangkapura, Usman Kholid, M.Si., mengimbau masyarakat agar mulai melakukan langkah antisipasi menghadapi musim kemarau.

“Masyarakat diharapkan dapat mengoptimalkan tampungan air serta pengelolaan irigasi, melakukan penyesuaian kalender tanam, dan menggunakan varietas tanaman yang lebih tahan terhadap kondisi tanah kering,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan agar masyarakat mewaspadai daerah-daerah yang rentan terhadap kekeringan, kebakaran hutan dan lahan, serta berkurangnya ketersediaan air bersih, terutama saat memasuki puncak musim kemarau yang diperkirakan terjadi pada Agustus 2026.

Menurutnya, informasi prediksi musim ini diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai peringatan dini guna mendukung langkah antisipasi dan aksi dini oleh pemerintah daerah maupun masyarakat di Pulau Bawean.

Informasi lebih lengkap terkait prediksi musim kemarau 2026 dapat diakses melalui laman resmi BMKG di tautan https://link.bmkg.go.id/iklimbaru⁠.

Berita Terkait

Data Tak Boleh Berbeda, Pemkab Sumenep Siapkan Payung Hukum Satu Data
Cetak Pemimpin Adaptif, BKPSDM Probolinggo Gembleng 40 Pejabat Jadi Mentor Andal
Kembali ke Pangkuan Ibu Pertiwi, Dua Napi Teroris Lapas Kendal Ucapkan Ikrar Setia NKRI
Dugaan Penyadapan Kepala Negara Jadi Sorotan, Rizkan Sahfudin: Integritas dan Supremasi Hukum Tak Boleh Dikalahkan Kekuasaan
Tumpahan Solar Berulang, Nyawa Pengendara Terancam, Dugaan Mafia BBM Subsidi di Sumenep Jadi Sorotan
Kado Hari Jadi Jatim, Pemprov Guyur Rp19,8 Miliar untuk Berdayakan Warga Probolinggo
Jangkau 47 Perguruan Tinggi, PERMIKOMNAS Jawa Tengah Jalin Kemitraan dengan Buana News
Pemkot Kediri Pastikan Uji KIR Kendaraan Optimal untuk Lindungi Keselamatan Pengguna Jalan
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 18:29 WIB

Cetak Pemimpin Adaptif, BKPSDM Probolinggo Gembleng 40 Pejabat Jadi Mentor Andal

Kamis, 5 November 2026 - 15:56 WIB

Kembali ke Pangkuan Ibu Pertiwi, Dua Napi Teroris Lapas Kendal Ucapkan Ikrar Setia NKRI

Rabu, 4 November 2026 - 23:52 WIB

Dugaan Penyadapan Kepala Negara Jadi Sorotan, Rizkan Sahfudin: Integritas dan Supremasi Hukum Tak Boleh Dikalahkan Kekuasaan

Rabu, 4 November 2026 - 15:00 WIB

Tumpahan Solar Berulang, Nyawa Pengendara Terancam, Dugaan Mafia BBM Subsidi di Sumenep Jadi Sorotan

Rabu, 4 November 2026 - 10:49 WIB

Kado Hari Jadi Jatim, Pemprov Guyur Rp19,8 Miliar untuk Berdayakan Warga Probolinggo

Berita Terbaru