Mudik Gratis Sumenep 2026 Hadir Sebagai Jembatan Kepedulian Pemerintah, Ratusan Penumpang Kembali Berangkat dari Pelabuhan Kalianget Menuju Kepulauan

Jumat, 13 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas pelabuhan membantu penumpang menaiki kapal, memastikan perjalanan mudik gratis berjalan lancar dan aman.

Petugas pelabuhan membantu penumpang menaiki kapal, memastikan perjalanan mudik gratis berjalan lancar dan aman.

SUMENEP– Suasana haru bercampur bahagia memenuhi Pelabuhan Kalianget, Jumat (13/3/2026), saat ratusan warga dari kepulauan memulai perjalanan pulang kampung melalui program Mudik Gratis Sumenep 2026. Bagi masyarakat yang selama ini bergantung pada transportasi laut, program ini bukan sekadar perjalanan, melainkan angin segar penuh kepedulian dari pemerintah.

Program mudik gratis ini merupakan hasil kerja sama antara Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, dan Pemerintah Kabupaten Sumenep, menghadirkan layanan transportasi laut dan darat yang memudahkan warga dalam menyambut Idulfitri.

Keberangkatan pertama dilakukan pukul 07.00 WIB oleh KM Express Bahari 9C menuju Kangean, membawa 401 penumpang, termasuk seorang bayi. Tak lama berselang, KM Sabuk Nusantara 91 berangkat menuju rute Kangean–Sapeken dengan 156 penumpang, sementara KMP Dharma Kartika menunaikan rute Raas–Jangkar dengan 309 penumpang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT


“Sejak H-10 hingga H-8, jumlah penumpang tujuan kepulauan cukup signifikan, menandakan antusiasme masyarakat yang luar biasa,” ujar Plt Kepala Disperkimhub Sumenep, Achmad Dzulkarnain.

Secara keseluruhan, tercatat ribuan warga memanfaatkan program ini: 1.267 orang ke Kangean, 637 ke Raas, 412 ke Masalembu, 280 ke Sapeken, 278 ke Sapudi, dan 4 orang ke Jangkar.

Situasi di pelabuhan terpantau kondusif, aman, dan lancar, menegaskan kesiapan pemerintah dalam memberikan layanan terbaik bagi masyarakat.

Achmad Dzulkarnain menegaskan, program ini adalah bagian dari tekad Pemerintah Kabupaten Sumenep di bawah kepemimpinan Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo, untuk memastikan setiap warga, terutama yang tinggal di kepulauan, merasakan kemudahan dan kebahagiaan saat mudik.

Selain transportasi laut, warga Sumenep yang berada di Jakarta pun difasilitasi angkutan darat, memastikan semua jalur pulang kampung terlayani dengan baik. Mudik gratis ini lebih dari sekadar perjalanan: ia menjadi simbol kepedulian, penghubung keluarga, dan bukti nyata bahwa pemerintah hadir di tengah masyarakat.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Pecah Dominasi Bromo, Probolinggo ‘Jual’ Pesona 7 Pantai di Mega-Event November 2026
Lampu Hijau dari BKN: Pemkab Probolinggo Resmi Terapkan Sistem Manajemen Talenta untuk Mutasi dan Promosi ASN
Walikota Kediri Perkuat Sinergi dengan TNI, Dukung Pembangunan dan Ketahanan Wilayah
Bidik Pasar Global, Dinkes Probolinggo Gembleng Pelaku Usaha PIRT Melek Standar Mutu
Menuju ‘Probolinggo Menyala’, Dishub Targetkan 50 Ribu Titik PJU di Tahun 2026
Santri Husada Jadi Garda Terdepan, Dinkes Probolinggo Perkuat Fondasi Pesantren Sehat
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo Rombak 25 Posisi Strategis, Dorong Birokrasi Lebih Cepat, Adaptif, dan Melayani
Bupati Sumenep Serukan Revolusi Koperasi, Saatnya Naik Kelas dan Berdaya Saing

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 16:45 WIB

Pecah Dominasi Bromo, Probolinggo ‘Jual’ Pesona 7 Pantai di Mega-Event November 2026

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:53 WIB

Walikota Kediri Perkuat Sinergi dengan TNI, Dukung Pembangunan dan Ketahanan Wilayah

Selasa, 14 Juli 2026 - 17:51 WIB

Bidik Pasar Global, Dinkes Probolinggo Gembleng Pelaku Usaha PIRT Melek Standar Mutu

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:51 WIB

Menuju ‘Probolinggo Menyala’, Dishub Targetkan 50 Ribu Titik PJU di Tahun 2026

Senin, 13 Juli 2026 - 21:34 WIB

Santri Husada Jadi Garda Terdepan, Dinkes Probolinggo Perkuat Fondasi Pesantren Sehat

Berita Terbaru