SUMENEP – Komandan Kodim 0827/Sumenep, Letkol Inf Citra Persada, melakukan kunjungan kerja ke Pondok Pesantren Annuqayah, Kecamatan Guluk-Guluk, Kabupaten Sumenep, Jumat (03/04/2026).
Kegiatan ini bertujuan mempererat silaturahmi dengan jajaran masyayikh sekaligus memperkuat sinergi antara TNI dan kalangan pesantren.
Kunjungan yang berlangsung di kompleks Ponpes Annuqayah ini dihadiri sekitar 30 orang, termasuk para pengasuh pesantren dan jajaran Kodim 0827/Sumenep.
Dalam kesempatan itu, Dandim menyampaikan penghargaan atas sambutan hangat dari keluarga besar pesantren. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara TNI dan pesantren dalam menjaga stabilitas wilayah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami sangat berterima kasih atas penghargaan dari para masyayikh Annuqayah. Sejak awal menjabat, kami memang berkeinginan untuk bersilaturahmi dan membangun komunikasi yang baik,” ujar Citra Persada.
Dandim juga mendorong para santri untuk berperan aktif dalam pengabdian kepada negara, termasuk melalui jalur TNI. Menurutnya, karakter dan akhlak santri sangat potensial untuk menjadi prajurit profesional.
“Potensi santri sangat luar biasa. Dari sisi akhlak dan kedisiplinan, mereka layak menjadi bagian dari TNI. Kami berharap ke depan ada santri Annuqayah yang bergabung dan mengabdi untuk bangsa,” tambahnya.
Lebih lanjut, Dandim menekankan pentingnya dukungan semua pihak, termasuk kalangan pesantren, terhadap program-program pemerintah.
“Kami berharap sinergi dengan Ponpes Annuqayah dapat terus terjalin, termasuk dalam mendukung program pemerintah. Kami juga mohon doa restu agar Kodim 0827/Sumenep menjadi mitra strategis bagi pesantren,” ujarnya.
Ponpes Annuqayah sendiri memiliki berbagai jenjang pendidikan, mulai dari anak usia dini hingga strata dua, dengan total sekitar 10.000 pelajar dan 6.500 santri mukim. Pesantren menegaskan
komitmennya menjaga tradisi pendidikan klasik berbasis agama sekaligus membuka diri terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan sains.
Kegiatan silaturahmi diawali dengan tawasul, dilanjutkan pertemuan dengan pengasuh pesantren dan Dandim, dan ditutup dengan doa bersama. Seluruh rangkaian berlangsung khidmat, tertib, dan aman.







