BAWEAN, — KBIHU Babussalam Bawean menggelar kegiatan manasik haji bagi calon jemaah asal Kecamatan Sangkapura dan Tambak di Aula Hotel Miranda Sangkapura, Sabtu malam (4/4/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari pembekalan penting bagi 32 calon jemaah haji tahun 2026, khususnya Kloter SUB 46.
Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ustad Yarmis. Suasana khidmat terasa saat talbiyah haji dipimpin oleh Koordinator KBIHU Babussalam Bawean, H. Subaidi, SH, yang mengajak peserta menghayati makna panggilan suci ke Tanah Suci.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pada sesi inti, para peserta mendapatkan materi manasik dan pembekalan ibadah haji dari sejumlah narasumber, yakni Ketua Kemenhaj Kabupaten Gresik KH. Lulus, M.A, Pembimbing Ibadah Kloter 46 KH. Nasihun Amin, M.Ag, serta Ketua KBIHU Kabupaten Gresik Drs. H. Salim, M.A.
Dalam pemaparannya, KH. Lulus menegaskan pentingnya pemahaman rukun dan wajib haji, kesiapan fisik, serta pelurusan niat agar ibadah dapat dilaksanakan secara sempurna.

Untuk memperkuat pemahaman, kegiatan dilanjutkan dengan praktik langsung manasik haji yang dipandu oleh KH. Nasihun Amin, M.Ag. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan, “Melalui praktik manasik ini, jemaah tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki kesiapan teknis dalam menjalankan setiap rangkaian ibadah haji.”
Ia juga menjelaskan rangkaian puncak ibadah haji (Armuzna) yang dilaksanakan pada 8–13 Dzulhijjah. “Pada 8 Dzulhijjah (Tarwiyah), jemaah mulai bergerak ke Mina. Kemudian 9 Dzulhijjah melaksanakan wukuf di Arafah sebagai inti dari ibadah haji. Malam harinya, jemaah mabit di Muzdalifah, dilanjutkan 10 Dzulhijjah dengan lempar jumrah Aqabah dan tahallul awal. Selanjutnya, pada 11 hingga 13 Dzulhijjah, jemaah kembali ke Mina untuk mabit dan melaksanakan lempar jumrah,” jelasnya.
Kegiatan ini juga diisi dengan berbagai materi pendukung, mulai dari praktik ibadah, bimbingan kesehatan, hingga simulasi perjalanan haji. Melalui manasik yang terintegrasi ini, diharapkan seluruh jemaah haji asal Bawean tahun 2026 dapat berangkat dengan bekal pengetahuan yang memadai serta kesiapan yang optimal.
Kegiatan ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Dr. KH. Ali Asyhar, M.MPd, memohon kelancaran, kesehatan, dan keselamatan seluruh jemaah.
Melalui kegiatan ini, KBIHU Babussalam Bawean berharap seluruh calon jemaah memiliki kesiapan yang matang, baik dari sisi ilmu, mental, maupun fisik, sehingga mampu meraih haji yang mabrur.
Penulis : Abd Hamid







