BAWEAN, — Jamaah haji asal Pulau Bawean yang tergabung dalam KBIHU Babussalam Gresik, Kloter SUB 46, Embarkasi Surabaya, diberangkatkan menuju Embarkasi Surabaya sebagai bagian dari rangkaian perjalanan ke Tanah Suci pada Senin (27/4/2026) melalui Pelabuhan Umum Bawean.
Keberangkatan ini menjadi momen yang telah lama dinantikan para calon jamaah setelah menjalani berbagai tahapan persiapan.
Sebanyak 26 jamaah diberangkatkan dari Bawean pada hari ini, sementara 5 jamaah lainnya telah lebih dahulu berada di Gresik sebagai bagian dari rangkaian proses keberangkatan menuju Tanah Suci.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejak pagi, suasana pelabuhan dipadati keluarga dan kerabat yang turut mengantar. Isak haru dan doa mengiringi langkah para tamu Allah yang bersiap menunaikan rukun Islam kelima.
Proses keberangkatan turut melibatkan unsur kepolisian, Koramil, serta Dinas Perhubungan guna memastikan keamanan, kelancaran, ketertiban, dan keselamatan selama embarkasi. Pengamanan dilakukan di seluruh area pelabuhan hingga proses keberangkatan berlangsung.
KBIHU Babussalam Gresik berada di bawah naungan Yayasan Babussalam Makkah Madinah Gresik yang diketuai Drs. H. Mohammad Salim, M.A., dengan pelindung/pembimbing Dr. KH. Moh. Qosim, M.Si.
Koordinator KBIHU Babussalam Bawean, H. Subaidi, S.H., menyampaikan, “Seluruh jamaah telah dibekali melalui manasik haji terintegrasi, sehingga diharapkan siap secara ilmu, mental, dan fisik saat menunaikan ibadah di Tanah Suci.”
Ia juga memohon doa agar seluruh jamaah diberikan keselamatan dan kesehatan sejak keberangkatan hingga kembali ke tanah air, serta dapat menunaikan ibadah haji dengan lancar dan meraih predikat haji mabrur.
Sementara itu, Ketua Rombongan Jamaah Haji Bawean KBIHU Babussalam Kloter SUB 46, Dr. KH. Ali Asyhar, M.MPd, menyampaikan harapannya agar seluruh jamaah Bawean, sejak keberangkatan pada 3 Mei hingga kembali pada 13 Juni 2026, senantiasa diberikan keselamatan, kesehatan, serta mampu meraih haji mabrur yang membawa manfaat bagi masyarakat.
Ia juga berharap kondisi di Timur Tengah tetap kondusif dan damai, serta situasi konflik dapat mereda melalui gencatan senjata, sehingga pelaksanaan ibadah haji berjalan lancar dan aman.
Diiringi doa dan harapan, keberangkatan jamaah haji Bawean ini menjadi awal perjalanan spiritual menuju Tanah Suci, dengan harapan kembali dalam keadaan selamat, sehat, dan menyandang predikat haji mabrur.
Penulis : Abd Hamid







