Wujudkan Integrasi Layanan, Walikota Vinanda Resmikan Posyandu 6 SPM di Pondok Wali Barokah

Rabu, 29 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KEDIRI – Menandai peringatan Hari Posyandu Nasional 2026, Walikota Kediri, Vinanda Prameswati, meresmikan transformasi strategis pelayanan publik melalui peluncuran Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM). Agenda yang dipusatkan di Wisma Tentrem, Pondok Wali Barokah, Rabu (29/4) ini mengukuhkan peran Posyandu sebagai pusat layanan terintegrasi, melampaui fungsi kesehatan konvensional.

 

Dalam arahannya, Walikota Vinanda menegaskan bahwa inovasi ini adalah jawaban atas kebutuhan masyarakat akan birokrasi yang lebih ringkas dan menyentuh akar rumput.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Apresiasi Prestasi Nasional

Walikota perempuan pertama di Kota Kediri ini secara khusus memberikan apresiasi atas capaian Posyandu Seruni Wali Barokah yang sukses menduduki peringkat kedua nasional pada 2025 lalu. Menurutnya, kemandirian kader di bawah naungan LDII ini menjadi inspirasi bagi wilayah lain.

“Prestasi juara dua nasional ini bukan sekadar angka, tapi bukti dedikasi. Saya mendengar sendiri para kader di sini bahkan swadaya pengadaan tablet untuk operasional digital. Ini luar biasa dan harus kita dukung dengan penguatan infrastruktur dari pemerintah,” tegas Vinanda.

Guna memastikan layanan 6 SPM berjalan optimal, Vinanda membawa serta jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lintas sektor. Hal ini dimaksudkan agar setiap persoalan warga yang masuk ke meja Posyandu—mulai dari isu sosial hingga perbaikan jalan—dapat segera diintervensi oleh dinas terkait.

Satu Titik untuk Semua Layanan

Konsep Posyandu 6 SPM yang diluncurkan mencakup bidang Kesehatan, Pendidikan, Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat, Trantibum, serta Sosial. Sistem ini mengubah pola lama dari layanan door-to-door yang terpisah menjadi layanan menetap yang komprehensif di satu lokasi.

“Dulu kader bergerak sendiri-sendiri sesuai bidangnya. Sekarang, di Posyandu 6 SPM, semua elemen berkumpul. Masyarakat bisa berkonsultasi soal pendidikan anak sekaligus melaporkan kendala lingkungan di tempat tinggal mereka secara bersamaan,” jelasnya.

Komitmen Pesantren Wali Barokah

Ketua Pondok Pesantren Wali Barokah, KH. Drs. Sunarto, M.Si., menyatakan kesiapan institusinya menjadi garda terdepan dalam mendukung program Pemkot Kediri tersebut. Ia menyebut, mayoritas kader di lingkungan tersebut merupakan warga pondok yang memiliki semangat pengabdian tinggi.

“Ini tantangan besar, karena kader kini juga mengawal isu sosial dan ketertiban. Kami berharap ada pembekalan berkelanjutan agar standar pelayanan yang telah meraih prestasi nasional ini dapat terus dipertahankan bahkan ditingkatkan,” ujar KH. Sunarto.

Peresmian ditutup dengan peninjauan layanan pemeriksaan kesehatan oleh Walikota Vinanda, yang berharap langkah ini dapat secara signifikan meningkatkan indeks pembangunan manusia (IPM) di wilayah Kota Kediri.

Penulis : Purwasis

Berita Terkait

Perempuan Berkarya! DWP Diskominfo Sumenep Angkat Budaya Ngejung di Hari Kartini 2026
Bobol Kotak Amal Masjid, Pelaku Dibekuk Satreskrim Polres Sumenep
Putri Wartawan Jadi Korban Dugaan Malapraktik RS Permata Madina, Tangannya Terpaksa Diamputasi
Tegang di Awal, Damai di Akhir: Polemik Arisan Get Berakhir Kekeluargaan
Ngopi Malam Penuh Makna! Kapolres Sumenep dan Kades Satukan Komitmen
Tak Ada Dispensasi, 42 Penumpang Arus Balik Bawean Tertahan di Pelabuhan
Janggal! Belum Setahun Dipakai Wali Kota dan Wakil, Perawatan Mobdin Sudah Membengkak Ratusan Juta
Perkembangan Sistem Perbankan Syariah

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 15:54 WIB

Wujudkan Integrasi Layanan, Walikota Vinanda Resmikan Posyandu 6 SPM di Pondok Wali Barokah

Kamis, 23 April 2026 - 00:07 WIB

Perempuan Berkarya! DWP Diskominfo Sumenep Angkat Budaya Ngejung di Hari Kartini 2026

Jumat, 3 April 2026 - 14:46 WIB

Bobol Kotak Amal Masjid, Pelaku Dibekuk Satreskrim Polres Sumenep

Selasa, 31 Maret 2026 - 10:33 WIB

Putri Wartawan Jadi Korban Dugaan Malapraktik RS Permata Madina, Tangannya Terpaksa Diamputasi

Jumat, 27 Maret 2026 - 16:03 WIB

Tegang di Awal, Damai di Akhir: Polemik Arisan Get Berakhir Kekeluargaan

Berita Terbaru