Bupati Sumenep Gaungkan Efisiensi Energi melalui WFH

Rabu, 8 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo

SUMENEP, Selasa (07/04/2026) — Pemerintah Kabupaten Sumenep resmi memberlakukan kebijakan Work From Home (WFH) dan transportasi non-BBM sebagai langkah strategis penghematan energi. Kebijakan ini mencakup setiap Jumat WFH bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) serta Rabu sebagai hari penggunaan transportasi non-BBM, seperti berjalan kaki, bersepeda, atau kendaraan listrik.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menyatakan kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Nomor 19 Tahun 2026, sebagai revisi dari Surat Edaran Nomor 17 Tahun 2026.

“Setiap Jumat WFH untuk menghemat BBM sekaligus memberikan fleksibilitas bagi ASN dalam melaksanakan tugas kedinasan, namun pelayanan publik yang esensial tetap berjalan tanpa hambatan,” ujar Bupati Fauzi .

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski WFH, sejumlah pejabat tetap hadir di kantor dengan pakaian bebas rapi, termasuk Sekretaris Daerah, Staf Ahli Bupati, Asisten Sekretaris Daerah, Inspektur Daerah, Kepala OPD, Sekretaris DPRD, Direktur dan Kepala Bagian Rumah Sakit Umum Daerah, serta Camat dan Lurah.

Kegiatan operasional pelayanan publik yang bersifat esensial, seperti di Badan Pendapatan Daerah, BPBD, Satpol PP, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kependudukan, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Puskesmas, dan Unit Kesehatan lainnya, tetap berjalan normal.

“Tujuan kebijakan ini adalah mendorong efisiensi energi tanpa mengganggu pelayanan publik. Hari penggunaan transportasi non-BBM berlaku bagi mereka yang jarak rumah ke kantor maksimal lima kilometer, sementara kondisi tertentu yang mendesak tetap dapat menggunakan BBM,” jelas Bupati.

Seluruh pimpinan perangkat daerah dan BUMD diharapkan melakukan pengawasan agar kebijakan ini berjalan efektif, menjaga kinerja aparatur tetap optimal, dan pelayanan kepada masyarakat tetap lancar.

“Kebijakan ini sejalan dengan komitmen pemerintah dalam menciptakan tata kelola yang efisien, adaptif, dan berkelanjutan, sehingga pengawasan kinerja aparatur tetap terjaga,” pungkas Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura
Bupati Sumenep: Festival Tong-Tong Bukan Sekadar Hiburan, tetapi Identitas Budaya Madura
Hari Jadi Sumenep Penuh Kemegahan Budaya, Kementerian Pariwisata Apresiasi Festival Tong-Tong yang Kembali Tembus KEN 2026
Diskominfo Sumenep Sukses Dorong Kampanye Digital Lewat Gerakan “Nongtong Bareng” di Festival Musik Tong-Tong
JJS DPRD Sumenep Jadi Simbol Kebersamaan, Cak Fauzi: Jangan Terpecah karena Politik
Di Balik Festival Tong-Tong, Cak Fauzi Titip Pesan untuk Masa Depan Sumenep di Hari Jadi ke-757
Hari Jadi Sumenep ke-757, Cak Fauzi Dorong Gotong Royong Jadi Kekuatan Pembangunan
Fajar Baru Kamtibmas Probolinggo: Lepas AKBP Rico dengan Pendekatan Humanis, Sambut AKBP Lucky dengan Sinergi

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:54 WIB

Bupati Sumenep: Festival Tong-Tong Bukan Sekadar Hiburan, tetapi Identitas Budaya Madura

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Hari Jadi Sumenep Penuh Kemegahan Budaya, Kementerian Pariwisata Apresiasi Festival Tong-Tong yang Kembali Tembus KEN 2026

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:14 WIB

JJS DPRD Sumenep Jadi Simbol Kebersamaan, Cak Fauzi: Jangan Terpecah karena Politik

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:06 WIB

Di Balik Festival Tong-Tong, Cak Fauzi Titip Pesan untuk Masa Depan Sumenep di Hari Jadi ke-757

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura

Minggu, 18 Okt 2026 - 16:27 WIB

TNI-POLRI

Polisi Ungkap Dugaan Kasus Sabu di Nonggunong Sumenep

Minggu, 18 Okt 2026 - 11:51 WIB