Harlah ke-66 PMII, Bupati Sumenep Dorong Gerakan Mahasiswa Lebih Progresif Hadapi Tantangan Zaman

Sabtu, 18 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto:
Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo (kanan)

Foto: Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo (kanan)

SUMENEP, Jumat (17/6/2026) – Momentum Hari Lahir (Harlah) ke-66 Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) menjadi panggung penegasan peran strategis mahasiswa sebagai motor perubahan di tengah derasnya tantangan zaman.

Dalam peringatan penuh semangat tersebut, Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menegaskan bahwa PMII bukan sekadar organisasi kemahasiswaan, melainkan kawah candradimuka yang telah melahirkan generasi kritis, tangguh, dan berdaya saing sejak berdiri pada 17 April 1960.

“Di usia ke-66 ini, PMII harus semakin kuat, tidak hanya dalam gagasan, tetapi juga dalam aksi nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, mahasiswa memiliki tanggung jawab moral yang besar untuk hadir di tengah berbagai persoalan rakyat. Mulai dari tekanan ekonomi, kesenjangan sosial, hingga tantangan di sektor pendidikan, semua membutuhkan sentuhan pemikiran dan aksi konkret dari kalangan muda intelektual.

Di tengah situasi yang kian kompleks, keberadaan mahasiswa dinilai menjadi harapan baru sebagai agen perubahan yang mampu menawarkan solusi, bukan sekadar kritik tanpa arah.

Lebih jauh, Bupati Fauzi mengajak seluruh kader PMII di Kabupaten Sumenep untuk tidak terjebak dalam wacana semata. Ia menekankan pentingnya gerakan yang menyentuh akar persoalan dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas.

“Harlah ini harus menjadi titik refleksi sekaligus energi baru untuk terus bergerak, mengabdi, dan menjaga nilai-nilai keislaman serta keindonesiaan,” ujarnya.

Ia pun menutup dengan penegasan yang menggugah, bahwa momentum ini bukan sekadar peringatan tahunan, melainkan panggilan untuk bangkit dan membuktikan peran mahasiswa sebagai garda perubahan sejati.

“Ini adalah momentum untuk bangkit dan membuktikan bahwa mahasiswa adalah garda perubahan yang sesungguhnya,” pungkasnya.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Dobrak Layanan Digital, Pemkot Probolinggo Luncurkan Super App B Link dan Gelar PPID Awards 2026
Dari Pulau Gelap Menuju Pulau Terang, Perjuangan Listrik PLN di Masalembu Sumenep Memasuki Fase Penentu
Brigjen Pol Muhammad Irhamni Ajak Aparat Penegak Hukum Perkuat Kolaborasi Berantas Kejahatan Lingkungan
Akselerasi Pengawasan Digital,24 Kecamatan di Probolinggo Targetkan Adopsi SiDesa-SAE Pekan Depan
Fraksi PAN DPRD Sumenep Dorong Solusi Permanen Krisis Air Bersih, Infrastruktur dan Pendidikan Masuk Skala Prioritas
Bupati Fauzi Reshuffle 31 Pejabat, Kolaborasi dan Integritas Jadi Kunci Majukan Sumenep
Percepat Sertifikasi Tanah RTLH, DPKPP dan Kantor Pertanahan Probolinggo Targetkan Rampung Sebelum Kunjungan Presiden
Pecah Dominasi Bromo, Probolinggo ‘Jual’ Pesona 7 Pantai di Mega-Event November 2026

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 19:04 WIB

Dobrak Layanan Digital, Pemkot Probolinggo Luncurkan Super App B Link dan Gelar PPID Awards 2026

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:05 WIB

Brigjen Pol Muhammad Irhamni Ajak Aparat Penegak Hukum Perkuat Kolaborasi Berantas Kejahatan Lingkungan

Jumat, 17 Juli 2026 - 09:36 WIB

Akselerasi Pengawasan Digital,24 Kecamatan di Probolinggo Targetkan Adopsi SiDesa-SAE Pekan Depan

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:35 WIB

Fraksi PAN DPRD Sumenep Dorong Solusi Permanen Krisis Air Bersih, Infrastruktur dan Pendidikan Masuk Skala Prioritas

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:46 WIB

Bupati Fauzi Reshuffle 31 Pejabat, Kolaborasi dan Integritas Jadi Kunci Majukan Sumenep

Berita Terbaru