Pesona Lampion Pancasila Memukau, Ribuan Warga Tumpah Ruah di Jalanan Kota Blitar

Senin, 1 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BLITAR, Detikzone.id – Pawai Lampion Grebeg Pancasila 2026 kembali menjadi magnet bagi masyarakat Kota Blitar dan sekitarnya. Ribuan warga memadati sejumlah ruas jalan yang menjadi rute pawai pada Minggu (31/5/2026) malam untuk menyaksikan kemeriahan tradisi budaya yang telah menjadi ikon peringatan Hari Lahir Pancasila di Kota Proklamator.

Sejak sore hari, warga mulai berdatangan dan memenuhi titik-titik strategis di sepanjang jalur pawai. Antusiasme masyarakat begitu terasa. Berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang tua, rela menunggu berjam-jam demi menyaksikan iring-iringan lampion yang menjadi daya tarik utama dalam rangkaian Grebeg Pancasila.

Sorak kagum dan tepuk tangan warga mengiringi setiap rombongan peserta yang melintas. Lampion-lampion bercahaya dengan beragam bentuk dan warna menghiasi malam Kota Blitar. Berbagai ornamen yang menampilkan simbol lima sila Pancasila tampak memancarkan pesan kebangsaan yang kuat sekaligus memikat perhatian masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kontingen dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kota Blitar turut ambil bagian dalam pawai budaya tersebut. Kreativitas para peserta dalam merancang dan menghias lampion berhasil menciptakan suguhan visual yang memukau. Tak sedikit warga yang mengabadikan momen tersebut menggunakan telepon genggam untuk dibagikan melalui media sosial.

Keindahan pawai semakin terasa istimewa karena berlangsung di bawah sinar bulan purnama yang menerangi langit Kota Blitar. Cahaya lampion yang berkilauan berpadu dengan suasana malam yang sejuk menciptakan pemandangan yang memanjakan mata dan menghadirkan nuansa penuh kehangatan serta kebersamaan.

Pawai lampion menjadi salah satu agenda yang paling dinantikan dalam rangkaian Grebeg Pancasila setiap tahunnya. Selain menghadirkan hiburan bagi masyarakat, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi untuk mengingatkan kembali pentingnya nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Wali Kota Blitar, Mas Ibin, mengatakan bahwa lampion yang diarak dalam pawai bukan sekadar hiasan atau tontonan semata. Menurutnya, setiap lampion mengandung pesan simbolis tentang pentingnya menjaga dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Pesta lampion ini menjadi simbol cahaya Pancasila yang terus menerangi perjalanan bangsa. Melalui kegiatan budaya seperti ini, kami ingin mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk terus menjaga semangat persatuan, gotong royong, dan cinta tanah air,” ujarnya.

Mas Ibin menambahkan, Grebeg Pancasila merupakan warisan budaya yang telah melekat kuat dengan identitas Kota Blitar sebagai Kota Proklamator, tempat dimakamkannya Presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno, yang dikenal sebagai penggali nilai-nilai Pancasila.

Karena itu, Pemerintah Kota Blitar berkomitmen untuk terus melestarikan dan mengembangkan Grebeg Pancasila sebagai agenda budaya tahunan. Selain memperkuat semangat nasionalisme, kegiatan ini juga diharapkan mampu menjadi daya tarik wisata yang mendatangkan pengunjung dari berbagai daerah dan memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat.

Melalui kemeriahan Pawai Lampion Grebeg Pancasila 2026, Kota Blitar kembali menunjukkan komitmennya dalam merawat tradisi sekaligus menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi penerus. Ribuan warga yang memadati jalur pawai menjadi bukti bahwa semangat Pancasila tetap hidup dan mendapat tempat di hati masyarakat.

Kehadiran mereka bukan hanya untuk menikmati keindahan lampion yang menghiasi malam Kota Blitar, melainkan juga menjadi bentuk partisipasi dalam menjaga warisan budaya dan nilai-nilai luhur yang telah diwariskan para pendiri bangsa.

Melalui perhelatan Grebeg Pancasila, masyarakat diajak kembali merefleksikan makna persatuan, gotong royong, toleransi, serta cinta tanah air yang terkandung dalam setiap sila Pancasila. Nilai-nilai tersebut tetap relevan dan menjadi fondasi penting dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan di era modern.

Di bawah cahaya ribuan lampion yang menerangi malam Kota Blitar, semangat Pancasila seakan kembali diteguhkan. Sebuah pengingat bahwa persatuan, kebersamaan, dan kecintaan terhadap bangsa harus terus dijaga agar tetap menjadi cahaya yang menerangi perjalanan Indonesia menuju masa depan.

Penulis : Bas

Berita Terkait

Data Tak Boleh Berbeda, Pemkab Sumenep Siapkan Payung Hukum Satu Data
Dugaan Penyadapan Kepala Negara Jadi Sorotan, Rizkan Sahfudin: Integritas dan Supremasi Hukum Tak Boleh Dikalahkan Kekuasaan
Tumpahan Solar Berulang, Nyawa Pengendara Terancam, Dugaan Mafia BBM Subsidi di Sumenep Jadi Sorotan
Kado Hari Jadi Jatim, Pemprov Guyur Rp19,8 Miliar untuk Berdayakan Warga Probolinggo
Pemkot Kediri Pastikan Uji KIR Kendaraan Optimal untuk Lindungi Keselamatan Pengguna Jalan
Jalan Sehat Santri Sarungan Pererat Silaturahmi dan Ajak Warga Hidup Sehat
Dr. Naghfir Sabet Juara I Pembayar BPHTB Terbesar, Kontribusi Nyata untuk Pembangunan Sumenep
Setelah Arum Manis, Mangga Duren Bawa Kabupaten Probolinggo Sabet Jajaran Lima Besar di Mango Carnival Of Indonesia 2026

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 23:45 WIB

Data Tak Boleh Berbeda, Pemkab Sumenep Siapkan Payung Hukum Satu Data

Rabu, 4 November 2026 - 23:52 WIB

Dugaan Penyadapan Kepala Negara Jadi Sorotan, Rizkan Sahfudin: Integritas dan Supremasi Hukum Tak Boleh Dikalahkan Kekuasaan

Rabu, 4 November 2026 - 15:00 WIB

Tumpahan Solar Berulang, Nyawa Pengendara Terancam, Dugaan Mafia BBM Subsidi di Sumenep Jadi Sorotan

Rabu, 4 November 2026 - 10:49 WIB

Kado Hari Jadi Jatim, Pemprov Guyur Rp19,8 Miliar untuk Berdayakan Warga Probolinggo

Senin, 2 November 2026 - 14:33 WIB

Pemkot Kediri Pastikan Uji KIR Kendaraan Optimal untuk Lindungi Keselamatan Pengguna Jalan

Berita Terbaru