SUMENEP – Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada turun langsung melakukan survei rumah tidak layak huni (rutilahu) yang akan direhabilitasi di sejumlah wilayah Kabupaten Sumenep. Langkah ini dilakukan untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan.
Di Kecamatan Rubaru, dua rumah menjadi fokus peninjauan, yakni milik Munariya di Dusun Langgar, Desa Karang Nangka, serta milik Sa’umi di Dusun Bunbarat, Desa Bunbarat. Keduanya masuk dalam daftar prioritas perbaikan.
Secara keseluruhan, terdapat 95 unit rumah di 15 kecamatan di Kabupaten Sumenep yang akan direhabilitasi melalui program rutilahu. Verifikasi langsung di lapangan dilakukan untuk menilai kondisi bangunan sekaligus menentukan tingkat prioritas penanganan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam kegiatan tersebut, Dandim didampingi Kasdim 0827/Sumenep Kopral Suwandi, Bati Bakti Staf Teritorial Sertu Ainur Rahman, serta Babinsa setempat.
“Peninjauan ini kami lakukan untuk memastikan bahwa rumah yang diusulkan benar-benar tidak layak huni dan membutuhkan penanganan segera,” tegas Citra Persada.
Ia menambahkan, program rutilahu merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kondisi sosial masyarakat, khususnya dalam membantu warga mendapatkan hunian yang layak.
“Kami ingin program ini tepat sasaran dan memberikan dampak langsung, sehingga masyarakat bisa tinggal di rumah yang lebih layak dan sehat,” ujarnya.
Salah satu penerima bantuan, Munariya, mengaku bersyukur rumahnya masuk dalam program tersebut.
“Alhamdulillah sangat terbantu, semoga rumah kami segera diperbaiki dan jadi lebih layak ditempati,” ungkapnya.
Program ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat, terutama bagi warga kurang mampu di Kabupaten Sumenep.
Penulis : Redaksi







