Cegah Kekerasan Anak Sejak Dini, DP3AP2KB Latih 120 Kader Pendamping Keluarga

Selasa, 9 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatim – Guna meningkatkan kapasitas kader dalam mendampingi keluarga, khususnya terkait penerapan pola asuh yang positif dan bebas dari kekerasan, Pemerintah Kota Kediri melalui DP3AP2KB menyelenggarakan kegiatan Training of Trainers (TOT) Kader Sahabat Keluarga, Selasa (9/6). Bertempat di Ruang Rapat BKPSDM, kegiatan ini diikuti sekitar 120 perwakilan kader Bina Keluarga Balita (BKB) dan Bina Keluarga Remaja (BKR).

Dalam sambutannya, Kepala DP3AP2KB Kota Kediri dr Fajri Mubasysyir mengatakan Kader BKB dan BKR merupakan garda terdepan dalam pendampingan keluarga. Mereka berinteraksi langsung dengan keluarga, sehingga perlu memiliki pemahaman yang baik tentang pola asuh yang benar.

“Secara teori, banyak orang tua yang sebenarnya tahu cara mengasuh anak. Namun di lapangan, karena situasi stres atau kondisi anak, orang tua sering kali refleks menerapkan pola asuh yang otoriter,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di sinilah peran kader di masing-masing kelurahan harus berperan untuk melatih dan mengingatkan orang tua tentang pola asuh yang benar, komunikatif dan positif, sehingga tumbuh kembang anak bisa berjalan dengan baik.

Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan materi mengenai Penguatan Keluarga Berbasis Relasi dan Pola Asuh Sadar yang disampaikan oleh Arbita Wafdatul Ilmia, Psikolog dari Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) DP3AP2KB Kota Kediri. Setelah menerima materi dari narasumber, dr Fajri berharap para kader dapat berperan sebagai _agent of change_ atau agen perubahan di kelurahan masing-masing. Tidak hanya itu, kader BKB dan BKR juga diharapkan menjadi mata dan telinga pemerintah yang memiliki peran untuk mendeteksi dini adanya indikasi kekerasan terhadap anak di lingkungan sekitarnya.

“Kami berharap ilmu yang diperoleh hari ini tidak berhenti pada peserta yang hadir saja, namun bisa ditularkan ke kader lain yang belum bisa hadir. Mereka adalah garda terdepan dalam pendampingan keluarga, harapannya keluarga yang didampingi nantinya bisa memberikan pola asuh yang benar dan positif untuk tumbuh kembang anaknya,” jelasnya.

dr Fajri melanjutkan, upaya pencegahan kekerasan anak selama ini juga telah dilakukan oleh DP3AP2KB Kota Kediri. Dengan berbagai kegiatan seperti sosialisasi di tingkat kelurahan, edukasi kepada siswa melalui program Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) serta konselor sebaya. DP3AP2KB juga menjalin kerja sama dengan tenaga kesehatan agar dapat membantu mendeteksi dan melaporkan indikasi kekerasan yang ditemukan saat pelayanan kesehatan.

Dalam kesempatan tersebut, pihaknya mengajak seluruh masyarakat untuk turut berperan aktif dalam melindungi anak-anak dari segala bentuk kekerasan. Masyarakat yang mengetahui atau menemukan indikasi kekerasan terhadap anak di lingkungan sekitar diimbau untuk segera melapor agar dapat ditindaklanjuti dan dicegah sejak dini.

“Apabila kader menemukan dugaan kasus kekerasan anak, mereka dapat berkoordinasi dengan Satuan Tugas Perlindungan Perempuan dan Anak (Satgas PPA) di tingkat kelurahan. Selanjutnya laporan akan diteruskan kepada Unit Pelaksana Teknis Perlindungan Perempuan dan Anak (UPT PPA) Kota Kediri untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut,” tegasnya.

 

Berita Terkait

Wabup Sumenep Sulap Lomba Memasak Mie Jadi Momentum Perkuat Kolaborasi dan Gotong Royong
Tak Perlu Banyak Aplikasi, Kemendagri Wajibkan Pemda Gunakan SP4N-LAPOR!
Apresiasi Ponpes Wali Barokah, Kapolres Kediri Kota Siap Dukung Program Sosial dan Kedisiplinan Santri
Berbasis Keahlian, Pemkab Probolinggo Lantik Belasan Pejabat Fungsional Baru
Kader Berkualitas Jadi Fondasi Keluarga Sehat, Gus Qowim Apresiasi Semangat Belajar Kader Pokja IV TP PKK Kota Kediri
Bangun Sinergi Sejak Awal Bertugas, Kapolres Kediri Temui Ulama dan Bupati
Cetak SDM Konstruksi Berdaya Saing, DPUPR Probolinggo Genjot Sertifikasi Pekerja Level 4 dan 5
Gus Qowim: Tata Kelola dan Kepastian Hukum Kunci Mencegah Konflik Tanah Wakaf

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:55 WIB

Wabup Sumenep Sulap Lomba Memasak Mie Jadi Momentum Perkuat Kolaborasi dan Gotong Royong

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:51 WIB

Tak Perlu Banyak Aplikasi, Kemendagri Wajibkan Pemda Gunakan SP4N-LAPOR!

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:13 WIB

Apresiasi Ponpes Wali Barokah, Kapolres Kediri Kota Siap Dukung Program Sosial dan Kedisiplinan Santri

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:14 WIB

Kader Berkualitas Jadi Fondasi Keluarga Sehat, Gus Qowim Apresiasi Semangat Belajar Kader Pokja IV TP PKK Kota Kediri

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:10 WIB

Bangun Sinergi Sejak Awal Bertugas, Kapolres Kediri Temui Ulama dan Bupati

Berita Terbaru