Api Perjuangan Bung Karno Menyala di Madura, 113 Peserta Berebut Piala Bupati Sumenep

Kamis, 11 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP – Semangat perjuangan dan nasionalisme yang diwariskan Proklamator Republik Indonesia, Ir. Soekarno, terus hidup di tengah generasi muda Madura. Hal itu tercermin dari membludaknya peserta dalam Lomba Baca Puisi dan Pidato Bung Karno se-Madura yang digelar Ikatan Wartawan Online (IWO) Sumenep bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar).

Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Bulan Bung Karno 2026 tersebut berhasil menarik perhatian masyarakat dari berbagai daerah di Madura. Sebanyak 113 peserta mengikuti lomba baca puisi, melampaui target panitia yang sebelumnya hanya menargetkan 100 peserta.

Peserta berasal dari beragam latar belakang, mulai pelajar, mahasiswa hingga masyarakat umum. Antusiasme yang tinggi itu menjadi bukti bahwa pemikiran dan nilai perjuangan Bung Karno masih memiliki tempat istimewa di hati generasi muda.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Disbudporapar Sumenep, Faruq Hanafi, yang mewakili Bupati Sumenep saat membuka kegiatan, mengatakan bahwa konsistensi penyelenggaraan lomba selama empat tahun berturut-turut menunjukkan tingginya minat generasi muda untuk mengenal dan memahami sosok Bung Karno lebih dekat.

“Pesertanya tidak hanya berasal dari Sumenep, tetapi juga dari berbagai daerah di Madura dan perguruan tinggi. Ini menunjukkan bahwa kecintaan generasi muda terhadap Bung Karno masih sangat kuat,” ujarnya.

Menurut Faruq, Bung Karno bukan hanya tokoh sejarah yang dikenang melalui buku pelajaran, melainkan sumber inspirasi yang nilai-nilai perjuangannya tetap relevan dalam menghadapi tantangan zaman. Karena itu, kegiatan berbasis seni, budaya, dan literasi dinilai efektif untuk menanamkan semangat kebangsaan kepada generasi muda.

Sementara itu, Ketua IWO Sumenep, Imam Mustain R, menegaskan bahwa kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi ajang kompetisi, melainkan bagian dari gerakan literasi kebangsaan yang bertujuan menjaga api perjuangan Bung Karno tetap menyala di tengah masyarakat.

“Selama empat tahun berturut-turut kegiatan ini menjadi ruang inspiratif bagi generasi muda Madura untuk belajar berani berbicara, berpikir kritis, serta memahami nilai perjuangan bangsa. Ini bukan sekadar perlombaan, tetapi gerakan literasi kebangsaan,” tegasnya.

Ia menambahkan, lomba baca puisi karya Bung Karno dan pidato gaya Bung Karno yang memperebutkan Piala Bupati Sumenep kini telah berkembang menjadi salah satu agenda budaya dan literasi terbesar di Madura yang selalu dinantikan masyarakat setiap tahunnya.

Bagi para peserta, kegiatan ini bukan hanya kesempatan meraih prestasi, tetapi juga ruang untuk mengekspresikan gagasan, menumbuhkan keberanian berbicara di depan publik, serta memperkuat rasa cinta terhadap tanah air.

Lomba baca puisi dilaksanakan pada 9 Juni 2026, sementara lomba pidato gaya Bung Karno digelar pada 10 Juni 2026. Para pemenang mendapatkan piala, piagam penghargaan, dan uang pembinaan sebagai bentuk apresiasi atas kreativitas serta kemampuan mereka menghidupkan kembali semangat perjuangan sang proklamator.

Lebih dari sekadar perlombaan, kegiatan ini menjadi wadah penting dalam membangun karakter kebangsaan generasi muda melalui pendekatan budaya dan literasi. Di tengah derasnya arus digitalisasi dan perubahan zaman, ruang-ruang edukatif seperti ini dinilai menjadi benteng yang menjaga nilai patriotisme, persatuan, dan kecintaan terhadap Indonesia tetap tumbuh.

Dari Sumenep, semangat Bung Karno kembali digaungkan. Bukan hanya melalui kata-kata dan puisi, tetapi melalui tekad generasi muda untuk meneruskan nilai perjuangan, keberanian, dan kecintaan kepada bangsa demi Indonesia yang lebih kuat di masa depan. :::

Penulis : Red

Berita Terkait

Taufiq Hidayat Menang Telak di Pilkades PAW Sumberanyar Situbondo, Raih Suara Tertinggi dan Kantongi Amanah Warga
Dari Ruang Pelatihan ke Ruang Pelayanan, ASN Probolinggo Didorong Buktikan Kinerja Nyata
Mbak Wali Tekankan Pentingnya Ilmu dan Akhlak di Haflah Tasyakur Akhirussanah Lembaga Pendidikan Yayasan Ponpes Al Amien 
Bumdes Kebunagung Sumenep Panen Telur, Polisi Hadir Dorong Kemandirian Pangan
Jejak Digital ASN Diskominfo Sumenep Berbuah Penghargaan Nasional, Gunawan Sujana Raih Juara 3 Kategori ASN Ajak ASN di HUT BKN
Dari Perjuangan Merantau hingga Gelar Majelis Sholawat, Kisah Inspiratif Sol Penjual Nasi Rawon dan Pecel di Bawean
Sowan Ulama, Mbak Wali dan Gus Qowim Perkuat Spiritual Kota Kediri Menjelang Tahun Baru Islam
Webinar Lentera MAPAN di Kediri Soroti Pentingnya Validitas dan Keamanan Data Kependudukan

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 10:25 WIB

Api Perjuangan Bung Karno Menyala di Madura, 113 Peserta Berebut Piala Bupati Sumenep

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:46 WIB

Dari Ruang Pelatihan ke Ruang Pelayanan, ASN Probolinggo Didorong Buktikan Kinerja Nyata

Rabu, 10 Juni 2026 - 16:15 WIB

Mbak Wali Tekankan Pentingnya Ilmu dan Akhlak di Haflah Tasyakur Akhirussanah Lembaga Pendidikan Yayasan Ponpes Al Amien 

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:53 WIB

Bumdes Kebunagung Sumenep Panen Telur, Polisi Hadir Dorong Kemandirian Pangan

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:51 WIB

Jejak Digital ASN Diskominfo Sumenep Berbuah Penghargaan Nasional, Gunawan Sujana Raih Juara 3 Kategori ASN Ajak ASN di HUT BKN

Berita Terbaru