SUMENEP – Malam pelepasan dan perpisahan siswa kelas VI SDN Pasongsongan 1, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, Rabu (17/6/2026), berlangsung meriah dan penuh makna. Tidak hanya menjadi momen pelepasan bagi para siswa yang telah menyelesaikan pendidikan dasar, kegiatan tersebut juga menjadi ajang unjuk kreativitas dan bakat peserta didik dari berbagai tingkatan kelas.
Ratusan wali murid, tokoh masyarakat, dan tamu undangan memadati lokasi acara sejak awal kegiatan. Mereka disuguhi berbagai penampilan seni dan budaya yang dipersiapkan para siswa bersama guru pembimbing.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Salah satu penampilan yang paling menarik perhatian adalah Tari Topeng Dalang Sumenep yang dibawakan oleh 12 siswa kelas I dan II. Meski masih berusia belia, para penari cilik tersebut tampil percaya diri membawakan salah satu kesenian tradisional khas Kabupaten Sumenep yang selama ini menjadi bagian dari identitas budaya Madura.
Dengan balutan kostum tradisional dan iringan musik gamelan, penampilan mereka mendapat sambutan hangat dari para tamu undangan. Tak sedikit penonton yang mengabadikan momen tersebut sebagai bentuk apresiasi terhadap keberanian dan kemampuan para siswa.

Selain Tari Topeng Dalang, siswa kelas III dan IV menampilkan drama musikalisasi bertajuk “7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat”. Pertunjukan tersebut menjadi salah satu sajian edukatif yang mengundang perhatian penonton.
Melalui alur cerita yang sederhana dan diselingi musik serta dialog yang menarik, para siswa menyampaikan pesan tentang pentingnya disiplin, tanggung jawab, semangat belajar, kepedulian terhadap lingkungan, serta berbagai nilai karakter positif lainnya.
Drama musikalisasi itu sengaja ditampilkan sebagai media edukasi agar masyarakat lebih mengenal program pembentukan karakter yang tengah dikembangkan pemerintah. Pesan-pesan yang disampaikan dikemas secara ringan sehingga mudah dipahami oleh siswa maupun orang tua yang hadir.
Sementara itu, siswa kelas V menunjukkan kemampuan mereka dalam memainkan alat musik gamelan. Penampilan tersebut menjadi bukti konsistensi sekolah dalam mengembangkan bakat seni para peserta didik.

Menariknya, kelompok gamelan SDN Pasongsongan 1 selama ini telah memiliki jadwal rutin tampil di Pendopo Kabupaten Sumenep. Kesempatan tersebut menjadi pengalaman berharga bagi para siswa sekaligus bentuk keterlibatan mereka dalam upaya pelestarian seni budaya daerah.
Kepala SDN Pasongsongan 1, Mariyatul Qiptiyah, S.Pd., mengatakan bahwa kegiatan perpisahan sengaja dirancang sebagai ruang bagi siswa untuk menampilkan hasil pembelajaran dan pengembangan bakat yang selama ini dilakukan di sekolah.
Menurutnya, pendidikan tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga harus mampu membentuk karakter, kreativitas, kepercayaan diri, serta kecintaan terhadap budaya lokal.
“Kami ingin anak-anak mendapatkan pengalaman belajar yang utuh. Mereka tidak hanya belajar di dalam kelas, tetapi juga belajar tampil, bekerja sama, bertanggung jawab, dan mencintai budaya daerahnya. Karena itu, malam perpisahan ini kami jadikan ruang untuk menampilkan berbagai potensi yang mereka miliki,” ujarnya.
Ia menambahkan, keterlibatan siswa dari berbagai tingkatan kelas dalam acara tersebut merupakan bagian dari proses pembelajaran yang bertujuan membangun keberanian dan rasa percaya diri sejak dini.
Pada kesempatan itu, Mariyatul Qiptiyah juga menyampaikan pesan kepada para siswa kelas VI yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.
“Hari ini bukan akhir dari perjalanan, melainkan awal dari langkah baru. Teruslah belajar dengan sungguh-sungguh, hormati orang tua dan guru, jaga akhlak, dan jangan pernah berhenti bermimpi. Kami berharap anak-anak dapat menjadi generasi yang berprestasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para guru, komite sekolah, wali murid, serta seluruh pihak yang selama ini mendukung berbagai program sekolah.
Menurutnya, keberhasilan siswa menyelesaikan pendidikan dasar tidak lepas dari kolaborasi yang baik antara sekolah dan keluarga dalam mendampingi proses belajar anak.
Acara tersebut turut dihadiri Kepala Desa Pasongsongan, Ketua dan Sekretaris Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS) Kecamatan Pasongsongan, serta sejumlah kepala sekolah dasar di wilayah setempat.
Menjelang akhir kegiatan, suasana berubah lebih khidmat saat prosesi pelepasan siswa kelas VI dilaksanakan. Di tengah kebersamaan yang terjalin selama enam tahun terakhir, para siswa berpamitan kepada guru dan teman-temannya sebelum melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Melalui malam pelepasan tersebut, SDN Pasongsongan 1 tidak hanya melepas para lulusan, tetapi juga menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan karakter, kreativitas, dan kecintaan terhadap budaya sebagai bagian penting dari proses pendidikan.
Penulis : Red








