Kepala SDN Pasongsongan I Sumenep Jadi Narasumber, Workshop Literasi dan Numerasi di SDN Prancak III Berlangsung Inspiratif

Rabu, 29 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala SDN Pasongsongan I, Mariyatul Qiptiyah, S.Pd., saat menyampaikan materi dalam Workshop Penguatan Literasi dan Numerasi di SDN Prancak III, Kecamatan Pasongsongan, Rabu (29/7/2026).

Kepala SDN Pasongsongan I, Mariyatul Qiptiyah, S.Pd., saat menyampaikan materi dalam Workshop Penguatan Literasi dan Numerasi di SDN Prancak III, Kecamatan Pasongsongan, Rabu (29/7/2026).

SUMENEP – Upaya meningkatkan kualitas pembelajaran terus dilakukan SDN Prancak III, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep. Sekolah tersebut menggelar Workshop Penguatan Literasi dan Numerasi yang diikuti seluruh guru pada Rabu (29/7/2026). Kegiatan ini menghadirkan Kepala SDN Pasongsongan I, Mariyatul Qiptiyah, S.Pd., sebagai narasumber utama.

Workshop dibuka secara resmi oleh Pengawas Bina SD Kecamatan Pasongsongan, Abu Supyan, M.Pd., serta dihadiri Kepala SDN Prancak III, Miftahul Ulum AS, M.Pd., bersama seluruh dewan guru.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Miftahul Ulum AS mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen sekolah dalam meningkatkan kompetensi guru, khususnya pada aspek literasi dan numerasi yang menjadi salah satu indikator penting peningkatan mutu pendidikan.

“Workshop ini kami selenggarakan sebagai upaya memperkuat kapasitas guru agar mampu menghadirkan pembelajaran yang lebih berkualitas. Harapan kami, ilmu yang diperoleh dapat langsung diterapkan di kelas sehingga berdampak pada meningkatnya kemampuan literasi dan numerasi peserta didik serta mendukung peningkatan capaian Rapor Pendidikan sekolah,” ujarnya.

Sementara itu, Pengawas Bina SD Kecamatan Pasongsongan, Abu Supyan, M.Pd., menekankan pentingnya transformasi pembelajaran di era digital. Menurutnya, guru harus mampu memanfaatkan teknologi, termasuk perangkat Interactive Flat Panel (IFP) yang telah diberikan pemerintah, agar proses pembelajaran menjadi lebih interaktif, inovatif, dan menyenangkan.

Pada sesi inti, Mariyatul Qiptiyah, S.Pd., membagikan berbagai strategi efektif dalam mengintegrasikan literasi dan numerasi ke dalam proses belajar mengajar. Dengan penyampaian yang komunikatif dan aplikatif, ia mengajak para guru untuk menciptakan pembelajaran yang mampu menumbuhkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, kolaborasi, serta keterampilan pemecahan masalah pada peserta didik.

“Literasi dan numerasi bukan hanya menjadi tanggung jawab guru Bahasa Indonesia atau Matematika, tetapi harus menjadi budaya dalam seluruh proses pembelajaran di sekolah. Guru harus mampu menghadirkan pembelajaran yang kontekstual sehingga siswa lebih mudah memahami dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari,” jelas Mariyatul Qiptiyah.

Suasana workshop berlangsung dinamis. Para peserta aktif berdiskusi, berbagi pengalaman, serta mengajukan berbagai pertanyaan terkait tantangan pembelajaran di kelas. Interaksi yang hangat tersebut menjadikan kegiatan tidak hanya sebagai forum berbagi ilmu, tetapi juga ruang kolaborasi antarguru.

Melalui workshop ini, SDN Prancak III berharap budaya literasi dan numerasi semakin mengakar di lingkungan sekolah. Dengan peningkatan kompetensi guru yang berkelanjutan, sekolah optimistis mampu menghadirkan pembelajaran yang lebih inovatif, meningkatkan kualitas peserta didik, serta mendorong capaian Rapor Pendidikan yang lebih baik pada masa mendatang.

Berita Terkait

Dr. Sri Roekminiati Ukir Capaian Sempurna, Lulus Doktor dengan IPK 4,00
Sakit Flu Tak Halangi Davina Raih Juara 3 FTBI, Pantiga Jaga Tradisi Prestasi Empat Tahun Berturut-turut
FTBI Sumenep 2026: Ketika Anak-Anak Menjadi Penjaga Bahasa Madura
Pendidikan dan Kemiskinan Madura Jadi Sorotan UTM, Pamekasan Disebut Tak Lagi Masuk Kabupaten Miskin
KKG PJOK Pasongsongan Perkuat Soliditas Guru Olahraga, Siapkan Pembinaan Bibit Sepak Bola
KKG PAI Kecamatan Pasongsongan Perkuat Profesionalisme Guru, dari Disiplin ASN hingga Harmoni dengan Kepala Sekolah
Pelajar SMP Integral Luqman Al-Hakim Sumenep Borong Medali Nasional hingga Internasional, AZ-Syahra Nastiti Ramadhani Ukir Prestasi di Bidang Matematika
Guru di Sumenep Didorong Mahir AI, PGRI POWER Wilayah 2 Gelar Workshop Digitalisasi Pembelajaran

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 10:49 WIB

Dr. Sri Roekminiati Ukir Capaian Sempurna, Lulus Doktor dengan IPK 4,00

Jumat, 25 September 2026 - 19:24 WIB

Sakit Flu Tak Halangi Davina Raih Juara 3 FTBI, Pantiga Jaga Tradisi Prestasi Empat Tahun Berturut-turut

Kamis, 24 September 2026 - 16:07 WIB

FTBI Sumenep 2026: Ketika Anak-Anak Menjadi Penjaga Bahasa Madura

Kamis, 24 September 2026 - 12:19 WIB

Pendidikan dan Kemiskinan Madura Jadi Sorotan UTM, Pamekasan Disebut Tak Lagi Masuk Kabupaten Miskin

Rabu, 23 September 2026 - 19:14 WIB

KKG PJOK Pasongsongan Perkuat Soliditas Guru Olahraga, Siapkan Pembinaan Bibit Sepak Bola

Berita Terbaru

Ilustrasi

DETIK ZONE

Petaka Jam Pelajaran: Siswa SMAN 1 Ambunten Tewas Tenggelam

Sabtu, 3 Okt 2026 - 00:06 WIB