Dampak Aliran PDAM Mati, BPBD Probolinggo Pasok 6.000 Liter Air Bersih ke Tegalwatu

Jumat, 19 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO – Matinya aliran air bersih PDAM memaksa ratusan warga di Kabupaten Probolinggo memutar otak demi memenuhi kebutuhan harian mereka. Merespons krisis tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo bergerak cepat menyalurkan bantuan air bersih ke kawasan terdampak di Desa Tegalwatu, Kecamatan Tiris, Kamis (18/6/2026).

 

Sebanyak 6.000 liter air bersih dikerahkan menggunakan armada tangki menuju Dusun Togur Laok RT 03 RW 02. Bantuan ini menjadi tumpuan bagi sedikitnya 150 Kepala Keluarga (KK) yang sempat kesulitan mendapatkan air untuk memasak, minum, dan sanitasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo, Oemar Sjarief, menegaskan bahwa distribusi logistik air ini merupakan langkah darurat seketika setelah pihaknya menerima laporan warga.

 

“Begitu menerima laporan adanya gangguan pasokan akibat matinya aliran PDAM, kami segera melakukan asesmen dan menerjunkan tim. Hari ini 6.000 liter air kami salurkan untuk 150 KK yang membutuhkan,” ujar Oemar.

 

Oemar menekankan bahwa pemenuhan air bersih tidak bisa ditunda karena menyangkut hajat hidup mendasar masyarakat. Oleh karena itu, BPBD kini intens bersinergi dengan pemerintah desa dan instansi terkait guna mengawal pasokan selama masa gangguan. Pihaknya juga membuka peluang untuk pengiriman bantuan susulan.

 

“Kami terus memantau perkembangan di lapangan. Apabila masyarakat masih membutuhkan, kami siap melakukan distribusi lanjutan agar aktivitas harian warga tidak lumpuh,” jelasnya menambahkan.

Di sisi lain, BPBD berharap pihak PDAM dapat segera merampungkan perbaikan jaringan agar distribusi air kembali normal.”Kami berharap gangguan ini segera teratasi. Selama pemulihan berjalan, BPBD akan tetap hadir di tengah warga untuk memberikan dukungan penuh,” pungkas Oemar.

Penulis : Moch Solihin

Berita Terkait

Peringati Hari Jadi ke-757, Bupati Sumenep Ajak ASN Khatamkan Surat Al-Waqi’ah 111.111 Kali
Lampu Kuning Anggaran Probolinggo: Serapan Minim, Pemkab Minta Gas Pol Sebelum Akhir Tahun
Hari Santri di Pemkab Sumenep, Pesan Wabup Tak Hanya soal Iman, tetapi Juga Disiplin ASN
Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura
Bupati Sumenep: Festival Tong-Tong Bukan Sekadar Hiburan, tetapi Identitas Budaya Madura
Hari Jadi Sumenep Penuh Kemegahan Budaya, Kementerian Pariwisata Apresiasi Festival Tong-Tong yang Kembali Tembus KEN 2026
Diskominfo Sumenep Sukses Dorong Kampanye Digital Lewat Gerakan “Nongtong Bareng” di Festival Musik Tong-Tong
JJS DPRD Sumenep Jadi Simbol Kebersamaan, Cak Fauzi: Jangan Terpecah karena Politik

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:23 WIB

Peringati Hari Jadi ke-757, Bupati Sumenep Ajak ASN Khatamkan Surat Al-Waqi’ah 111.111 Kali

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:51 WIB

Lampu Kuning Anggaran Probolinggo: Serapan Minim, Pemkab Minta Gas Pol Sebelum Akhir Tahun

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:56 WIB

Hari Santri di Pemkab Sumenep, Pesan Wabup Tak Hanya soal Iman, tetapi Juga Disiplin ASN

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:54 WIB

Bupati Sumenep: Festival Tong-Tong Bukan Sekadar Hiburan, tetapi Identitas Budaya Madura

Berita Terbaru

NASIONAL

Justice For Aqib Menggema di Pemalang Ribuan Lilin Dinyalakan 

Selasa, 20 Okt 2026 - 12:09 WIB