Akhiri Tahun Ajaran dengan Tujuh Pembiasaan Hebat, SDN Panaongan III Sumenep Perkuat Karakter Siswa Melalui Program Unggulan

Minggu, 21 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP – Menjelang berakhirnya Tahun Ajaran 2025–2026, SDN Panaongan III, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, kembali melaksanakan berbagai program unggulan yang menjadi agenda rutin sekolah. Program-program tersebut menjadi kegiatan terakhir yang dilaksanakan di penghujung tahun ajaran sekaligus menjadi bukti nyata komitmen sekolah dalam membangun karakter, spiritualitas, kepedulian sosial, kesehatan, dan keterampilan peserta didik.

Berbagai kegiatan pembiasaan tersebut dilaksanakan secara terjadwal setiap pekan. Pada hari Jumat, seluruh siswa mengikuti lima program unggulan, yaitu BAYAMA (Baca Yasin Bersama), JUMPAYASIN (Jumat Sapa Yatim dan Fakir Miskin), PEMBASUH (Pembiasaan Baca Sifat Dua Puluh), BERGARIS (Belajar dan Gemar Bahasa Inggris), serta JUMPAARTIS (Jumat Pramuka Agar Tangguh dan Istiqamah).

Sementara itu, pada hari Sabtu, siswa mengikuti tiga program unggulan lainnya, yaitu SEGISAMA (Senam Pagi Bersama), SAPASATE (Sarapan Pagi Bersama Teman), dan kegiatan Pencak Silat sebagai wadah pembinaan karakter, disiplin, serta pelestarian budaya bangsa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Suasana penuh semangat tampak mewarnai seluruh rangkaian kegiatan tersebut. Melalui BAYAMA dan PEMBASUH, siswa dibiasakan memperkuat nilai-nilai keagamaan dan spiritualitas. Program JUMPAYASIN menanamkan kepedulian sosial dengan berbagi kepada yatim dan fakir miskin. Sementara BERGARIS menjadi sarana meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris secara menyenangkan dan aplikatif.

Tidak kalah menarik, program JUMPAARTIS menjadi wadah bagi siswa untuk mengembangkan keterampilan kepramukaan, kepemimpinan, kemandirian, dan semangat pantang menyerah. Sedangkan kegiatan SEGISAMA, SAPASATE, dan Pencak Silat mengajarkan pentingnya hidup sehat, kebersamaan, kedisiplinan, serta kecintaan terhadap warisan budaya bangsa.

Kepala SDN Panaongan III, Agus Sugianto, S.Pd, yang dikenal ikonik dengan blangkon serta sebagai pelopor kolaborasi pendidikan di Kecamatan Pasongsongan, menjelaskan bahwa seluruh program tersebut merupakan bagian dari strategi sekolah dalam membentuk karakter peserta didik melalui pembiasaan yang dilakukan secara berkelanjutan.

> “Kami ingin sekolah tidak hanya menjadi tempat belajar ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi tempat pembentukan karakter. Melalui berbagai program rutin setiap Jumat dan Sabtu ini, kami membiasakan siswa untuk beribadah, peduli kepada sesama, sehat, disiplin, terampil, serta memiliki semangat belajar yang tinggi,” ungkapnya.

Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari nilai akademik, tetapi juga dari kebiasaan baik yang tertanam dalam diri peserta didik. Oleh karena itu, sekolah terus berupaya menghadirkan program-program yang menyentuh aspek spiritual, sosial, intelektual, fisik, dan keterampilan hidup.

> “Harapan kami, berbagai pembiasaan yang telah dilakukan selama ini tidak berhenti di lingkungan sekolah saja. Kami ingin nilai-nilai yang ditanamkan melalui program-program tersebut menjadi karakter dan praktik baik yang dilakukan siswa setiap hari, baik di rumah maupun di tengah masyarakat,” tambah Agus.

Program-program unggulan yang menutup Tahun Ajaran 2025–2026 ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak karena dinilai mampu menghadirkan pendidikan yang holistik dan bermakna. Dengan mengintegrasikan nilai religius, sosial, kesehatan, budaya, dan keterampilan dalam kegiatan rutin sekolah, SDN Panaongan III terus menunjukkan eksistensinya sebagai sekolah yang inovatif dalam membangun generasi yang cerdas, tangguh, berkarakter, dan berakhlak mulia.

“Dari pembiasaan lahir karakter, dari karakter lahir generasi hebat.”

Penulis : Red

Berita Terkait

Dr. Sri Roekminiati Ukir Capaian Sempurna, Lulus Doktor dengan IPK 4,00
Sakit Flu Tak Halangi Davina Raih Juara 3 FTBI, Pantiga Jaga Tradisi Prestasi Empat Tahun Berturut-turut
FTBI Sumenep 2026: Ketika Anak-Anak Menjadi Penjaga Bahasa Madura
Pendidikan dan Kemiskinan Madura Jadi Sorotan UTM, Pamekasan Disebut Tak Lagi Masuk Kabupaten Miskin
KKG PJOK Pasongsongan Perkuat Soliditas Guru Olahraga, Siapkan Pembinaan Bibit Sepak Bola
KKG PAI Kecamatan Pasongsongan Perkuat Profesionalisme Guru, dari Disiplin ASN hingga Harmoni dengan Kepala Sekolah
Pelajar SMP Integral Luqman Al-Hakim Sumenep Borong Medali Nasional hingga Internasional, AZ-Syahra Nastiti Ramadhani Ukir Prestasi di Bidang Matematika
Guru di Sumenep Didorong Mahir AI, PGRI POWER Wilayah 2 Gelar Workshop Digitalisasi Pembelajaran

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 10:49 WIB

Dr. Sri Roekminiati Ukir Capaian Sempurna, Lulus Doktor dengan IPK 4,00

Jumat, 25 September 2026 - 19:24 WIB

Sakit Flu Tak Halangi Davina Raih Juara 3 FTBI, Pantiga Jaga Tradisi Prestasi Empat Tahun Berturut-turut

Kamis, 24 September 2026 - 16:07 WIB

FTBI Sumenep 2026: Ketika Anak-Anak Menjadi Penjaga Bahasa Madura

Kamis, 24 September 2026 - 12:19 WIB

Pendidikan dan Kemiskinan Madura Jadi Sorotan UTM, Pamekasan Disebut Tak Lagi Masuk Kabupaten Miskin

Rabu, 23 September 2026 - 19:14 WIB

KKG PJOK Pasongsongan Perkuat Soliditas Guru Olahraga, Siapkan Pembinaan Bibit Sepak Bola

Berita Terbaru

Ilustrasi

DETIK ZONE

Petaka Jam Pelajaran: Siswa SMAN 1 Ambunten Tewas Tenggelam

Sabtu, 3 Okt 2026 - 00:06 WIB