Bakat Tak Boleh Terpendam, Disbudporapar Sumenep Hadirkan Madura Pop Talent 2026 untuk Generasi Muda

Selasa, 23 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP  – Di tengah pesatnya perkembangan industri kreatif dan dunia hiburan, masih banyak talenta muda daerah yang belum mendapatkan ruang memadai untuk menunjukkan kemampuan mereka. Padahal, tidak sedikit putra-putri Madura, khususnya Kabupaten Sumenep, yang memiliki kualitas vokal dan potensi besar untuk berkembang.

Berangkat dari kondisi tersebut, Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Sumenep bersama MINK Production menghadirkan Madura Pop Talent 2026, sebuah ajang pencarian bakat yang diharapkan menjadi wadah lahirnya penyanyi-penyanyi muda berbakat dari Pulau Madura.

Kompetisi yang akan berlangsung pada 26–27 Juni 2026 di Satoe Rock Steak Cafe, Lingkar Timur Sumenep, itu terbuka bagi peserta dari seluruh wilayah Madura dengan usia maksimal 25 tahun. Menariknya, pendaftaran dibuka secara gratis sebagai bentuk komitmen panitia untuk memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada generasi muda yang ingin mengembangkan bakat di bidang tarik suara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Disbudporapar Sumenep, Faruk Hanafi, mengatakan bahwa Madura Pop Talent bukan sekadar perlombaan menyanyi. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi sarana pembelajaran, pengembangan mental panggung, sekaligus ruang ekspresi bagi anak-anak muda yang memiliki minat dan bakat di dunia musik.

“Melalui Madura Pop Talent, kami ingin memberikan ruang bagi generasi muda untuk tampil, mengasah kemampuan, sekaligus mengembangkan bakat yang mereka miliki,” ujar Faruk.

Menurutnya, potensi generasi muda Sumenep selama ini sangat besar. Namun, banyak bakat yang belum terwadahi secara optimal sehingga belum mendapatkan kesempatan untuk dikenal oleh publik yang lebih luas.

Karena itu, kehadiran Madura Pop Talent 2026 diharapkan dapat menjadi jembatan bagi talenta-talenta muda untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya di hadapan masyarakat dan dewan juri profesional.

Berdasarkan panduan teknis yang telah diterbitkan panitia, peserta diwajibkan membawakan dua lagu, yakni satu lagu wajib dan satu lagu pilihan. Tiga lagu wajib yang dapat dipilih peserta adalah Orang Biasa, Bintang Malamku, dan Kau Mendua, yang merupakan karya Achmad Fauzi.

Selain memperebutkan gelar juara, peserta juga akan mendapatkan pengalaman tampil di atas panggung kompetisi yang sesungguhnya. Penilaian dilakukan secara profesional dengan mempertimbangkan aspek teknik vokal, intonasi, artikulasi, penghayatan lagu, hingga penampilan panggung dan kepercayaan diri.

Tidak hanya itu, panitia juga menyediakan kategori Juara Favorit yang ditentukan melalui sistem polling berbasis transaksi UMKM selama pelaksanaan kegiatan. Skema ini diharapkan mampu mendorong keterlibatan masyarakat sekaligus memberikan dampak positif terhadap pelaku usaha lokal di sekitar lokasi acara.

Di tengah semakin ketatnya persaingan dunia hiburan, keberanian untuk tampil dan kemampuan menunjukkan kualitas diri menjadi modal yang tidak kalah penting dibanding bakat itu sendiri. Banyak penyanyi sukses memulai langkah mereka dari panggung-panggung kecil sebelum akhirnya dikenal luas oleh masyarakat.

Karena itu, Madura Pop Talent 2026 dinilai bukan hanya menjadi ajang mencari pemenang, tetapi juga menjadi kesempatan berharga bagi generasi muda untuk membangun pengalaman, menambah jaringan, serta meningkatkan rasa percaya diri.

Kehadiran kompetisi ini sekaligus menunjukkan bahwa pengembangan sumber daya manusia di bidang seni dan kreativitas tidak boleh dipandang sebelah mata. Sebab, dari ruang-ruang seperti inilah sering kali lahir talenta-talenta yang kelak mampu membawa nama daerah ke tingkat yang lebih tinggi.

Kini panggung telah disiapkan, kesempatan telah dibuka, dan tantangan telah menanti. Tinggal bagaimana generasi muda Madura memanfaatkan momentum tersebut untuk membuktikan kemampuan terbaik mereka.

Sebab bakat yang terus dipendam tidak akan pernah menemukan jalannya menuju kesuksesan. Dan bagi sebagian anak muda, Madura Pop Talent 2026 bisa menjadi langkah pertama menuju mimpi yang selama ini mereka perjuangkan.

 

Penulis : Red

Berita Terkait

DPRD Sumenep Tegaskan Langkah Regulasi Daerah, 9 Raperda Disepakati Bersama
Suntikan Energi Baru Pelayanan Kesehatan, Dinkes Probolinggo Sambut 24 Dokter Internsip
Anggaran Belanja Iklan DPRD Probolinggo Tembus Setengah Miliar, Sekwan Mengaku “Sudah Ada Yang Atur”
Kontrak 2.725 PPPK Paruh Waktu Probolinggo Diperpanjang, BKPSDM: Disiplin Dulu, Peluang Penuh Waktu Menanti di 2027
Bupati Sumenep Sukses Gerakkan Ekonomi Syariah, Prestasi 3 Juara 1 FESyar Jadi Buktinya
Sumenep Panen Prestasi di FESyar Jawa 2026, Tiga Kategori Disabet Juara 1
Bupati Sumenep dan Blitar Satukan Kekuatan, Pangan Strategis Jadi Kunci Stabilitas Ekonomi
Kepulauan Jadi Fokus Infrastruktur Sumenep 2026, Rp27,53 Miliar Anggaran Jalan Dialokasikan untuk Pemerataan Pembangunan

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 22:02 WIB

DPRD Sumenep Tegaskan Langkah Regulasi Daerah, 9 Raperda Disepakati Bersama

Senin, 28 September 2026 - 21:15 WIB

Suntikan Energi Baru Pelayanan Kesehatan, Dinkes Probolinggo Sambut 24 Dokter Internsip

Senin, 28 September 2026 - 19:58 WIB

Anggaran Belanja Iklan DPRD Probolinggo Tembus Setengah Miliar, Sekwan Mengaku “Sudah Ada Yang Atur”

Senin, 28 September 2026 - 13:50 WIB

Kontrak 2.725 PPPK Paruh Waktu Probolinggo Diperpanjang, BKPSDM: Disiplin Dulu, Peluang Penuh Waktu Menanti di 2027

Senin, 28 September 2026 - 11:46 WIB

Bupati Sumenep Sukses Gerakkan Ekonomi Syariah, Prestasi 3 Juara 1 FESyar Jadi Buktinya

Berita Terbaru