Dari Pengawal Stabilitas ke Garda Demokrasi Desa, Achmad Dzulkarnain Pimpin DPMD Sumenep Jelang Pilkades 2027

Selasa, 23 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bakesbangpol Sumenep, Achmad Dzulkarnain (nomor dua dari kiri) saat mengikuti agenda pelantikan pejabat di lingkungan Pemkab Sumenep. Kini ia dipercaya mengemban tugas baru sebagai Kepala DPMD Sumenep untuk mengawal agenda strategis Pilkades 2027.

Kepala Bakesbangpol Sumenep, Achmad Dzulkarnain (nomor dua dari kiri) saat mengikuti agenda pelantikan pejabat di lingkungan Pemkab Sumenep. Kini ia dipercaya mengemban tugas baru sebagai Kepala DPMD Sumenep untuk mengawal agenda strategis Pilkades 2027.

SUMENEP, Selasa 23 Juni 2026 – Pergeseran jabatan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Sumenep, Achmad Dzulkarnain, ke posisi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sumenep menjadi perhatian berbagai kalangan. Rotasi ini dinilai bukan sekadar penyegaran birokrasi, melainkan langkah strategis dalam memperkuat konsolidasi demokrasi desa menjelang Pilkades 2027.

Selama menjabat di Bakesbangpol, Dzulkarnain dikenal sebagai figur yang berada di garis depan dalam menjaga stabilitas sosial dan politik daerah. Pendekatan komunikasi, dialog kebangsaan, hingga penguatan sistem deteksi dini konflik menjadi ciri khas kepemimpinannya dalam meredam potensi gesekan di masyarakat sebelum berkembang menjadi eskalasi yang lebih luas.

“Stabilitas tidak lahir dari kekuatan semata, tetapi dari kesadaran bersama untuk menjaga ruang sosial tetap damai,” menjadi prinsip yang kerap ia sampaikan dalam berbagai forum kebangsaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keberhasilan tersebut kini menjadi modal penting dalam penugasan barunya di DPMD Sumenep, yang memegang peran strategis dalam persiapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 2027. Agenda ini dipandang sebagai salah satu ujian besar demokrasi di tingkat akar rumput yang sarat dinamika sosial, kedekatan emosional, serta potensi gesekan berbasis kepentingan lokal.

Sejumlah kalangan menilai pengalaman dan rekam jejak Dzulkarnain dalam mengelola stabilitas daerah menjadi alasan kuat penempatan tersebut. Terutama dalam menghadapi dinamika politik desa yang lebih sensitif karena bersentuhan langsung dengan relasi sosial masyarakat di tingkat bawah.

Sementara itu, Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, dalam prosesi pelantikan tersebut juga melantik sejumlah pejabat pimpinan tinggi pratama lainnya di lingkungan Pemkab Sumenep, di antaranya Didik Wahyudi sebagai Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Wahyu Kurniawan Pribadi sebagai Asisten Administrasi, serta Ahmad Laili Maulidi sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat.

Bupati menegaskan bahwa rotasi jabatan ini merupakan bagian dari penguatan struktur pemerintahan untuk memastikan seluruh agenda pembangunan daerah, termasuk demokrasi desa, dapat berjalan lebih efektif, tertib, dan berkualitas.

“Ini bagian dari penguatan struktur pemerintahan untuk memastikan agenda pemerintahan dan demokrasi desa berjalan aman, tertib, dan berkualitas,” tegas Bupati dalam kesempatan tersebut.

Lebih lanjut, langkah ini juga dipandang sebagai bentuk kepercayaan terhadap kinerja Bakesbangpol dalam menjaga stabilitas daerah di tengah dinamika sosial yang terus berkembang, termasuk derasnya arus informasi digital serta potensi perbedaan pandangan di ruang publik yang semakin terbuka.

Dengan amanah baru tersebut, harapan kini tertuju pada kemampuan DPMD Sumenep dalam mengawal tahapan menuju Pilkades 2027 agar tidak hanya berjalan lancar secara teknis, tetapi juga menghadirkan proses demokrasi yang sehat, partisipatif, dan berintegritas di tingkat desa.

 

Penulis : Ila

Berita Terkait

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura
Bupati Sumenep: Festival Tong-Tong Bukan Sekadar Hiburan, tetapi Identitas Budaya Madura
Hari Jadi Sumenep Penuh Kemegahan Budaya, Kementerian Pariwisata Apresiasi Festival Tong-Tong yang Kembali Tembus KEN 2026
Diskominfo Sumenep Sukses Dorong Kampanye Digital Lewat Gerakan “Nongtong Bareng” di Festival Musik Tong-Tong
JJS DPRD Sumenep Jadi Simbol Kebersamaan, Cak Fauzi: Jangan Terpecah karena Politik
Di Balik Festival Tong-Tong, Cak Fauzi Titip Pesan untuk Masa Depan Sumenep di Hari Jadi ke-757
Hari Jadi Sumenep ke-757, Cak Fauzi Dorong Gotong Royong Jadi Kekuatan Pembangunan
Fajar Baru Kamtibmas Probolinggo: Lepas AKBP Rico dengan Pendekatan Humanis, Sambut AKBP Lucky dengan Sinergi

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:54 WIB

Bupati Sumenep: Festival Tong-Tong Bukan Sekadar Hiburan, tetapi Identitas Budaya Madura

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Hari Jadi Sumenep Penuh Kemegahan Budaya, Kementerian Pariwisata Apresiasi Festival Tong-Tong yang Kembali Tembus KEN 2026

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:14 WIB

JJS DPRD Sumenep Jadi Simbol Kebersamaan, Cak Fauzi: Jangan Terpecah karena Politik

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:06 WIB

Di Balik Festival Tong-Tong, Cak Fauzi Titip Pesan untuk Masa Depan Sumenep di Hari Jadi ke-757

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura

Minggu, 18 Okt 2026 - 16:27 WIB

TNI-POLRI

Polisi Ungkap Dugaan Kasus Sabu di Nonggunong Sumenep

Minggu, 18 Okt 2026 - 11:51 WIB