SUMENEP, Rabu 24 Juni 2026 – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sumenep, Achmad Dzulkarnain, mengajak insan pers untuk memperkuat budaya pemberitaan yang konstruktif, berimbang, dan mencerahkan demi kemajuan daerah serta menjaga stabilitas sosial di tengah dinamika demokrasi desa.
Ajakan tersebut disampaikan seiring derasnya ucapan selamat dari berbagai elemen masyarakat atas pergeseran jabatan dirinya dari Kepala Bakesbangpol Sumenep ke posisi strategis di DPMD Sumenep. Rotasi ini dinilai sebagai langkah penting dalam memperkuat konsolidasi demokrasi desa menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 2027 yang diperkirakan berlangsung dinamis.
Sejumlah kalangan menilai, rekam jejak Dzulkarnain selama memimpin Bakesbangpol Sumenep menjadi modal penting dalam mengemban amanah baru tersebut. Ia dikenal sebagai figur yang konsisten menjaga stabilitas sosial-politik melalui pendekatan dialog, komunikasi kebangsaan, serta penguatan deteksi dini potensi konflik di masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Stabilitas tidak lahir dari kekuatan semata, tetapi dari kesadaran bersama untuk menjaga ruang sosial tetap damai,” menjadi prinsip yang kerap ia sampaikan dalam berbagai forum kebangsaan.
Dalam pernyataannya, Achmad Dzulkarnain menyampaikan apresiasi atas dukungan dan doa dari berbagai pihak. Ia juga secara khusus menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan media dalam menjaga marwah Sumenep di ruang publik.
“Saya mengajak seluruh insan pers untuk bersama-sama membangun budaya pemberitaan yang konstruktif, berimbang, dan mencerahkan demi kemajuan daerah serta menjaga harmoni sosial,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa peran media sangat vital di tengah era digital yang penuh tantangan, terutama dalam menghindari disinformasi dan polarisasi opini publik yang dapat mengganggu stabilitas daerah.
Sementara itu, Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, dalam prosesi pelantikan juga melakukan rotasi sejumlah pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemkab Sumenep. Kebijakan tersebut merupakan bagian dari penguatan struktur pemerintahan agar seluruh agenda pembangunan daerah, termasuk demokrasi desa, dapat berjalan efektif, tertib, dan berkualitas.
Sejumlah pihak menilai penempatan Dzulkarnain di DPMD merupakan langkah strategis, mengingat pengalamannya dalam menjaga stabilitas daerah di tengah dinamika sosial yang terus berkembang. Terlebih, Pilkades 2027 dipandang sebagai momentum penting yang sarat dinamika politik di tingkat akar rumput.
Dengan amanah baru tersebut, harapan besar kini tertuju pada kemampuan DPMD Sumenep dalam mengawal proses demokrasi desa agar tidak hanya berjalan secara administratif, tetapi juga menghadirkan iklim yang sehat, partisipatif, dan berintegritas di tingkat masyarakat bawah.
Penulis : Red








