Genjot Swasembada Gula, Petani Tebu Probolinggo Terima Bantuan Bongkar Ratoon dan Perluasan Lahan

Kamis, 16 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO – Kementerian Pertanian (Kementan) RI menyalurkan paket program bantuan Bongkar Ratoon dan Perluasan Areal Tanam (PAT) kepada para petani tebu di Kabupaten Probolinggo. Langkah ini diambil sebagai bagian dari program prioritas Presiden RI untuk mempercepat akselerasi swasembada gula nasional.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Probolinggo, Arif Kurniadi, menyatakan bahwa setiap petani penerima bantuan akan mengantongi Surat Keputusan (SK) resmi. Proyek strategis ini sudah mulai berjalan di lapangan sejak Januari 2026.Melalui program ini, setiap kelompok tani menerima paket stimulus berupa 60 ribu mata tunas tebu atau setara 4 ton benih berkualitas. Selain logistik bibit, pemerintah juga mentransfer uang tunai operasional sebesar Rp4 juta langsung ke rekening kelompok yang terdaftar di Sistem Informasi Manajemen Penyuluhan Pertanian (Simluhtan).

“Dengan digantinya tanaman lama menggunakan benih baru ini, harapannya pertumbuhan tebu menjadi jauh lebih bagus, menghasilkan benih yang berkualitas, dan mendongkrak produktivitas hasil panen petani,” ujar Arif,kamis (16/7/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Guna menjaga stabilitas rantai pasok dan kesejahteraan petani, seluruh hasil panen tebu dari program ini nantinya diimbau dan diprioritaskan untuk dijual ke PT Sinergi Gula Nusantara (SGN). SGN dinilai mampu memberikan penawaran harga dan tata niaga yang lebih baik bagi para petani lokal.

Berdasarkan data Dinas Pertanian, total target realisasi luasan lahan berdasarkan SK CPCL (Calon Petani Calon Lahan) mencakup total area seluas 1.191,067 hektar. Jumlah tersebut terbagi menjadi dua skema kegiatan,Bongkar Ratoon menyasar luasan lahan tebu lama sebesar 818,107 hektar,Perluasan Areal Tanam (PAT) Menyasar pembukaan atau penambahan lahan baru sebesar 372,960 hektar.

Pemerintah daerah berharap sinergi antara Kementan, dinas terkait, dan kelompok tani ini dapat berjalan optimal hingga masa panen tiba demi memperkuat posisi Probolinggo sebagai salah satu lumbung tebu di Jawa Timur.

Penulis : Mo h Solihin

Berita Terkait

LSM Harus Jadi Mitra, Bukan Menakut-nakuti Proyek Desa
Transparansi Anggaran: Pemdes Natakoli Bedah Mendalam Laporan Keuangan Semester I BUM Desa “Sina Rua Bersinar
Ribuan Jamaah Diprediksi Hadir, Anggi: Jangan Lewatkan Keberkahan Haul Masyayikh 19 Juli
Pengadilan Agama Kendal dan Lapas Kendal Perbarui Komitmen Kerja Sama
Jaksa dan Polri Bugil di Tengah Jalan
ZAKAT, INFAQ, SEDEKAH, DAN WAKAF Dalam Perspektif Fikih Muamalah
Merangkai Inspirasi Dari Ujung Pantura: 30 Tahun Tak Pernah Telat, Herlinawati Jadi Matahari Pagi di Pemalang
Menyoal Gurita Mafia Solar Subsidi di SPBU Pacekulon Nganjuk, Siapa Aktor di Baliknya?

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 22:29 WIB

Genjot Swasembada Gula, Petani Tebu Probolinggo Terima Bantuan Bongkar Ratoon dan Perluasan Lahan

Kamis, 16 Juli 2026 - 20:29 WIB

LSM Harus Jadi Mitra, Bukan Menakut-nakuti Proyek Desa

Kamis, 16 Juli 2026 - 10:21 WIB

Transparansi Anggaran: Pemdes Natakoli Bedah Mendalam Laporan Keuangan Semester I BUM Desa “Sina Rua Bersinar

Rabu, 15 Juli 2026 - 02:14 WIB

Ribuan Jamaah Diprediksi Hadir, Anggi: Jangan Lewatkan Keberkahan Haul Masyayikh 19 Juli

Selasa, 14 Juli 2026 - 16:19 WIB

Pengadilan Agama Kendal dan Lapas Kendal Perbarui Komitmen Kerja Sama

Berita Terbaru

NASIONAL

LSM Harus Jadi Mitra, Bukan Menakut-nakuti Proyek Desa

Kamis, 16 Jul 2026 - 20:29 WIB