Sambut Kewajiban Sertifikasi Halal Oktober 2026, Diperta Probolinggo Kunci Komitmen Lintas Sektor

Sabtu, 8 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO – Pemerintah Kabupaten Probolinggo bergerak cepat mengantisipasi pemberlakuan wajib sertifikasi halal yang tinggal menghitung bulan. Melalui Dinas Pertanian (Diperta), benteng pertahanan pangan diperkuat dengan mempertemukan para pemangku kebijakan lintas sektor guna menyamakan persepsi terkait jaminan keamanan, mutu, dan kehalalan produk pangan asal hewan.Langkah taktis ini dikemas dalam forum harmonisasi sertifikat halal dan Nomor Kontrol Veteriner (NKV) yang berlangsung di ruang pertemuan Kantor Diperta Kabupaten Probolinggo, Jum’at (7/8/2026).

Pertemuan tersebut bukan sekadar seremonial. Sebanyak 15 otoritas penting duduk bersama dalam satu meja. Mulai dari lini teknis peternakan seperti Diperta setempat dan Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur, otoritas regulasi keagamaan seperti BPJPH Jatim, MUI, dan Kemenag Kabupaten Probolinggo, hingga instansi pendukung legalitas dan lingkungan hidup seperti DKUPP, DPMPTSP, serta DLH Kabupaten Probolinggo.

Integrasi multidimensi ini dipicu oleh urgensi implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Bidang Jaminan Produk Halal. Berdasarkan regulasi tersebut, pengetatan produk pangan asal hewan akan memasuki babak baru yang mengikat.”Tujuan kegiatan ini adalah membahas tahapan implementasi kewajiban sertifikasi halal yang mulai diberlakukan secara efektif pada tanggal 18 Oktober 2026,” tegas Kepala Diperta Kabupaten Probolinggo Arif Kurniadi, melalui Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner, drh. Nikolas Nuryulianto.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pria yang akrab disapa Dokter Niko ini menggarisbawahi bahwa urusan perut masyarakat tidak bisa hanya dibebankan pada satu instansi. Produk hewan potong atau olahannya bersentuhan langsung dengan isu kesehatan masyarakat penikmat kuliner, higienitas, kelayakan lingkungan, hingga kepatuhan syariat Islam.Oleh karena itu, forum tidak hanya menguliti aturan halal. Peserta juga membedah Peraturan Menteri Pertanian Nomor 11 Tahun 2020 tentang Sertifikasi NKV guna memastikan setiap unit usaha pangan asal hewan menerapkan standar higiene dan sanitasi yang ketat.

Urusan lingkungan pun tak luput dari perhatian; optimalisasi Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dituntut berjalan maksimal demi menjaga kelestarian ekosistem sekitar tempat usaha.Di sisi lain, aspek legalitas usaha ikut didorong ke permukaan. Memiliki izin usaha yang valid menjadi modal utama dan pintu masuk yang mempermudah para pelaku usaha dalam mengakses sertifikasi halal maupun penerbitan dokumen NKV.”Dengan adanya koordinasi ini, diharapkan tercipta persamaan persepsi. Pengawasan, pendataan, dan pembinaan kepada unit usaha produk pangan asal hewan ke depan harus berjalan lebih efektif dan terpadu,” tambah Niko.

Melalui harmonisasi berbasis kolaborasi ini, Diperta Kabupaten Probolinggo menegaskan komitmennya untuk tidak melepas tangan para pelaku usaha lokal. Pendampingan akan terus dilakukan agar produk pangan hewani dari Probolinggo tidak hanya memenuhi kriteria Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (ASUH), melainkan juga memiliki daya saing tinggi untuk menguasai pasar regional hingga nasional.

Penulis : Moch Solihin

Berita Terkait

Mbak Wali Lepas Kontingen Gerakan Pramuka ke Jamnas XII, Kota Kediri Ikut Sertakan Pramuka Berkebutuhan Khusus
Lowongan Melimpah di Job Fair Probolinggo 2026: Saat Peluang Kerja Menanti Jiwa yang Tekun
Jaringan Eror, Oknum ASN Dispendukcapil Probolinggo Bubar Lebih Awal dan Tantang Wartawan
Wabup Sumenep Sulap Lomba Memasak Mie Jadi Momentum Perkuat Kolaborasi dan Gotong Royong
Tak Perlu Banyak Aplikasi, Kemendagri Wajibkan Pemda Gunakan SP4N-LAPOR!
Apresiasi Ponpes Wali Barokah, Kapolres Kediri Kota Siap Dukung Program Sosial dan Kedisiplinan Santri
Berbasis Keahlian, Pemkab Probolinggo Lantik Belasan Pejabat Fungsional Baru
Kader Berkualitas Jadi Fondasi Keluarga Sehat, Gus Qowim Apresiasi Semangat Belajar Kader Pokja IV TP PKK Kota Kediri

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:11 WIB

Sambut Kewajiban Sertifikasi Halal Oktober 2026, Diperta Probolinggo Kunci Komitmen Lintas Sektor

Jumat, 7 Agustus 2026 - 18:47 WIB

Mbak Wali Lepas Kontingen Gerakan Pramuka ke Jamnas XII, Kota Kediri Ikut Sertakan Pramuka Berkebutuhan Khusus

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:02 WIB

Lowongan Melimpah di Job Fair Probolinggo 2026: Saat Peluang Kerja Menanti Jiwa yang Tekun

Kamis, 6 Agustus 2026 - 10:57 WIB

Jaringan Eror, Oknum ASN Dispendukcapil Probolinggo Bubar Lebih Awal dan Tantang Wartawan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:55 WIB

Wabup Sumenep Sulap Lomba Memasak Mie Jadi Momentum Perkuat Kolaborasi dan Gotong Royong

Berita Terbaru