Serunya Stan Bappeda Sumenep, Wisatawan Ikut Main dan Berburu Hadiah di MCF 2026

Kamis, 3 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto kiri: Dua wisatawan terlihat antusias mengikuti permainan berhadiah di Stan Bappeda Sumenep dalam Pameran Pembangunan rangkaian MCF #4 2026 di GOR A. Yani Pangligur, Sabtu (29/8/2026).

Foto kiri: Dua wisatawan terlihat antusias mengikuti permainan berhadiah di Stan Bappeda Sumenep dalam Pameran Pembangunan rangkaian MCF #4 2026 di GOR A. Yani Pangligur, Sabtu (29/8/2026).

SUMENEP, Detikzone.id — Stan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep tak hanya menyuguhkan informasi pembangunan. Sederet permainan berhadiah turut mengajak wisatawan dan pengunjung menguji kreativitas sekaligus meramaikan suasana Pameran Pembangunan rangkaian Madura Culture Festival (MCF) #4 2026 di GOR A. Yani Pangligur, Sumenep.

Wisatawan yang datang ke kawasan MCF 2026 terlihat tertarik mencoba berbagai aktivitas interaktif yang disediakan di Stan Bappeda. Permainan tersebut menjadi salah satu daya tarik yang membuat pengunjung tidak sekadar melihat materi yang dipajang, tetapi juga ikut berinteraksi.

Anak-anak hingga pengunjung dewasa bergantian mencoba permainan yang tersedia. Rasa penasaran semakin bertambah ketika permainan tersebut menawarkan kesempatan memperoleh hadiah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Konsep interaktif itu sekaligus menjadi cara Bappeda mendekatkan informasi pembangunan kepada masyarakat dengan suasana yang lebih santai dan menarik.

Usung Nuansa Keraton dan Jati Diri Sumenep

Di tengah aktivitas permainan, Stan Bappeda tetap membawa pesan mengenai arah pembangunan Kabupaten Sumenep.

Stan tersebut mengusung konsep bernuansa Keraton dan Pendopo Sumenep. Konsep itu tidak hanya menjadi ornamen, tetapi juga memiliki makna yang berkaitan dengan karakter daerah dan proses pembangunan.

Kepala Bappeda Sumenep Dr. Ir. Arif Firmanto, S.TP., M.Si., IPU., ASEAN Eng. mengatakan, pembangunan daerah perlu tetap memiliki pijakan pada sejarah dan karakter budaya Sumenep.

“Keraton menggambarkan sejarah dan jati diri Sumenep. Jadi, pembangunan ke depan tetap harus memiliki pijakan pada karakter dan budaya daerah,” ujarnya.

Video Booth dan Lomba Foto

Selain permainan berhadiah, Stan Bappeda juga menyediakan video booth yang dapat dimanfaatkan masyarakat secara gratis untuk mengabadikan momen selama berada di lokasi.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo juga sempat mencoba fasilitas tersebut saat mengunjungi Stan Bappeda. Bupati melihat berbagai materi pembangunan yang ditampilkan sebelum mengabadikan momen bersama Kepala Bappeda dan jajaran.

Masyarakat juga diberi ruang untuk berkreasi melalui Lomba Foto. Peserta dapat mengabadikan aktivitas, suasana maupun ornamen Stan Bappeda menggunakan smartphone.

Pengambilan foto berlangsung mulai 26 Agustus hingga 3 September 2026. Lima karya terbaik akan mendapatkan bingkisan menarik dan diumumkan pada 4 September 2026 pukul 20.00 WIB secara offline di Stan Bappeda.

Kehadiran permainan interaktif, video booth dan Lomba Foto membuat Stan Bappeda tidak hanya menjadi tempat untuk melihat informasi pembangunan.

Stan tersebut sekaligus menjadi ruang pertemuan antara informasi pembangunan, budaya dan kreativitas masyarakat. Anak muda, masyarakat hingga wisatawan diberi kesempatan untuk ikut berinteraksi dan menikmati suasana MCF #4 2026.

Berita Terkait

Proyek Rehab Interior DPRD Probolinggo Rp392 Juta Diekspor ke Surabaya, Sekwan Malah Lempar Bola
Paparkan Inflasi Bulan September, BPS Kota Kediri Sebut Kelompok Pendidikan Jadi Penyumbang Utama
DPRD Sumenep dan Mojokerto Bertukar Gagasan, Transparansi Anggaran Jadi Perhatian
Penguatan Komunikasi Publik, Diskominfo Kota Kediri Silaturahmi Bersama Insan Media
Menantang Medan Ekstrem Bromo: Dishub Probolinggo ‘Jemput Bola’ Pastikan Jeep Wisata Aman dan Laik Jalan
Jeritan dan Air Mata Darah 200 Pasien Gagal Ginjal untuk Gubernur Jatim
Usai Pukau Malioboro, Musik Tongtong Angin Ribut Pasongsongan Sumenep Siap Guncang Mandalika, Bawa Budaya Madura agar Semakin Dikenal Dunia
Pemkab Probolinggo Matangkan RDTR Krucil, Maron, dan Kotaanyar, Pacu Investasi Tanpa Rusak Lingkungan

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 18:39 WIB

Proyek Rehab Interior DPRD Probolinggo Rp392 Juta Diekspor ke Surabaya, Sekwan Malah Lempar Bola

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 12:14 WIB

Paparkan Inflasi Bulan September, BPS Kota Kediri Sebut Kelompok Pendidikan Jadi Penyumbang Utama

Jumat, 2 Oktober 2026 - 23:48 WIB

DPRD Sumenep dan Mojokerto Bertukar Gagasan, Transparansi Anggaran Jadi Perhatian

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:37 WIB

Penguatan Komunikasi Publik, Diskominfo Kota Kediri Silaturahmi Bersama Insan Media

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:29 WIB

Menantang Medan Ekstrem Bromo: Dishub Probolinggo ‘Jemput Bola’ Pastikan Jeep Wisata Aman dan Laik Jalan

Berita Terbaru