Jelang Pengundian Nomor Cakades Sungapan, Waindun Tegaskan: Tak Ada Nomor Sakti

Kamis, 17 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemalang – Suasana Desa Sungapan, Kecamatan Pemalang, Kabupaten Pemalang, mulai terasa berbeda menjelang pengundian nomor urut calon kepala desa,yang akan digelar pada 30 Oktober 2026 mendatang,

Perhatian warga kini tertuju pada satu momen yang paling ditunggu: angka berapa yang akan keluar dan menjadi nomor masing-masing calon?

Di tengah rasa penasaran dan berbagai anggapan soal nomor keberuntungan, Waindun, calon Kepala Desa Sungapan justru memilih bersikap tenang. Baginya, berapa pun nomor yang diperoleh dalam pengundian nanti tetap memiliki arti yang sama.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Bagi saya nomor calon kades semuanya baik. Tidak ada istilah nomor sakti. Nomor berapa pun yang nanti didapat, saya terima dengan baik,” ujar Waindun,saat dikonfirmasi pada., Kamis ( 17/9 ).

Bukan Sekadar Angka

Pengundian nomor urut memang menjadi salah satu tahapan yang menarik perhatian dalam Pilkades serentak kabupaten Pemalang, yang akan dilaksanakan pada tanggal 9 November 2026 nanti dan diikuti 174 Desa.

Nomor tersebut nantinya akan menjadi identitas calon dalam surat suara dan alat peraga selama tahapan pemilihan.

Namun bagi Waindun, jangan sampai nomor urut justru menjadi pemicu persaingan yang berlebihan di tengah masyarakat.

Ia mengajak ribuan pendukungnya dan warga Sungapan untuk tetap mengedepankan persaudaraan serta menjaga situasi desa agar tetap aman dan kondusif.

“Mari kita sama-sama menjaga kondusivitas Sungapan. Jangan karena berbeda nomor kemudian berbeda dalam menjaga persaudaraan. Pilihan boleh berbeda, tetapi kerukunan harus tetap dijaga,” tegasnya.

Kini, teka-teki nomor urut calon tinggal menunggu waktu untuk terjawab. Setiap angka yang keluar nantinya akan menjadi bagian dari perjalanan Pilkades Sungapan.

Bagi sebagian warga, angka tertentu mungkin memiliki makna tersendiri. Tetapi bagi Waindun, tidak ada angka yang lebih sakti dari angka lainnya.

Yang terpenting, kata dia, adalah menjaga proses demokrasi desa tetap damai, tertib dan penuh kekeluargaan.

Pengundian nomor boleh membuat penasaran, pilihan boleh berbeda, tetapi Sungapan harus tetap kondusif. ( Ragil)

Berita Terkait

Dua Napiter Ikuti Upacara di Lapas Kendal, Teguhkan Langkah dalam Proses Pembinaan
Jaga Sumber Kehidupan, Dinkes Probolinggo Uji Klinis 10 Titik Air HIPPAM Gading
Lombok Tengah Perkuat PPID, Akses Informasi Pemerintah Didorong Semakin Terbuka
Mantan Anggota Dewan Nuryadi SH Maju Pilkades Kalirandu, Usung Konsep Pembangunan HARMONIS
Respon Kemanusiaan Yakuza Maneges Pacitan di Tengah Ancaman Kekeringan
Kabupaten Bogor “Darurat Integritas”: Setelah Diguncang Kasus Beruntun, BPN Kini Dikabarkan Kena OTT KPK.
Bustami Hazim dan Camat Tambak Jenguk Ibu Melahirkan di RSUD Umar Mas’ud 
BER-NU TANPA BER-PBNU

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 13:51 WIB

Dua Napiter Ikuti Upacara di Lapas Kendal, Teguhkan Langkah dalam Proses Pembinaan

Kamis, 17 September 2026 - 13:17 WIB

Jelang Pengundian Nomor Cakades Sungapan, Waindun Tegaskan: Tak Ada Nomor Sakti

Rabu, 16 September 2026 - 14:56 WIB

Jaga Sumber Kehidupan, Dinkes Probolinggo Uji Klinis 10 Titik Air HIPPAM Gading

Rabu, 16 September 2026 - 14:31 WIB

Lombok Tengah Perkuat PPID, Akses Informasi Pemerintah Didorong Semakin Terbuka

Rabu, 16 September 2026 - 13:14 WIB

Mantan Anggota Dewan Nuryadi SH Maju Pilkades Kalirandu, Usung Konsep Pembangunan HARMONIS

Berita Terbaru