Polres Sampang Gercep Ungkap Pembunuhan Brutal! Menantu Tiri Bacok Mertua hingga Tewas Gara-Gara Sound System

Rabu, 23 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket Foto: Kapolres Sampang AKBP Anang Hardiyanto bersama Kasatreskrim Iptu Nur Fajri Alim saat mengungkap kasus pembunuhan menantu tiri terhadap mertua di Sampang, dengan barang bukti parang yang diamankan polisi.

Ket Foto: Kapolres Sampang AKBP Anang Hardiyanto bersama Kasatreskrim Iptu Nur Fajri Alim saat mengungkap kasus pembunuhan menantu tiri terhadap mertua di Sampang, dengan barang bukti parang yang diamankan polisi.

SAMPANG — Polres Sampang kembali menunjukkan taringnya dalam penanganan kasus pembunuhan brutal yang menewaskan seorang pria berinisial M (55) di Dusun Tiagah, Desa Mambulu Barat, Kecamatan Tambelangan, Kabupaten Sampang. Korban tewas setelah diserang menggunakan parang oleh MD (26), yang diketahui merupakan menantu tiri korban.

Kasus tersebut berhasil diungkap jajaran Satreskrim Polres Sampang hanya beberapa jam setelah peristiwa terjadi. Pelaku ditangkap di sebuah mushola yang berjarak sekitar tiga kilometer dari lokasi kejadian.

Kapolres Sampang AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., didampingi Kasatreskrim Polres Sampang Iptu Nur Fajri Alim, S.E., M.M., serta Kasi Humas, menyampaikan pengungkapan kasus tersebut dalam press release.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peristiwa itu terjadi pada Minggu (20/9/2026) sekitar pukul 21.00 WIB. Awalnya, tidak ada yang menyangka persoalan suara sound system akan berakhir dengan hilangnya nyawa.

Menurut keterangan kepolisian, anak pelaku tidak dapat tidur akibat suara sound system yang dinyalakan korban dengan volume keras. Pelaku kemudian mendatangi korban dan meminta agar suara tersebut dikecilkan.

Namun, permintaan tersebut berujung pada persoalan baru. Pelaku merasa tersinggung hingga emosinya tersulut.
Dalam kondisi tersebut, pelaku mengambil parang yang berada di sebelah kanan korban.

“Pelaku langsung mengambil parang yang ada di sebelah kanan korban, kemudian mengayunkannya hingga mengenai bagian kepala atas korban sebanyak satu kali sampai korban roboh,” jelas Kapolres Sampang.

Serangan kemudian kembali dilakukan ketika korban sudah roboh.

“Setelah itu, pelaku kembali menyabetkan parang ke arah leher belakang sebelah kiri korban sebanyak dua kali hingga korban meninggal dunia,” lanjutnya.

Setelah kejadian, pelaku meninggalkan lokasi. Polisi kemudian bergerak melakukan penyelidikan dan memburu keberadaan tersangka.

Gerak cepat petugas membuahkan hasil. Pada Senin (21/9/2026) sekitar pukul 04.30 WIB, MD berhasil diamankan di sebuah mushola di Dusun Burajah, Desa Mambulu Barat.

Dari lokasi penangkapan dan tempat kejadian perkara, polisi mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya satu bilah parang dengan panjang keseluruhan 54 sentimeter, dengan mata pisau besi sepanjang 33 sentimeter dan gagang kayu sepanjang 21 sentimeter.

Polisi juga mengamankan sarung warna hijau lumut bermotif bercak darah, baju warna biru bercak darah, dan jaket kulit warna hitam bercak darah yang merupakan barang milik korban.

Sementara dari pihak pelaku, petugas mengamankan satu buah kaos hitam merek Gukata, satu buah sarung batik merek Idaman, serta satu buah kopyah hitam No. 6 merek Anggrek.

Atas perbuatannya, MD dijerat Pasal 458 Ayat (1) KUHP tentang tindak pidana pembunuhan dengan ancaman pidana penjara paling lama 15 tahun.
Kasus tersebut kini ditangani Polres Sampang untuk proses hukum lebih lanjut.

Berita Terkait

Misteri Mayat Mr. X di Pinggir Pantai Pakandangan Barat Sumenep, Polresta Turun Tangan
Dugaan Penipuan Umrah PT Annisa Ahmada: DPP YLBH Garda Sakera Kawal Laporan 10 Korban ke Polres Mojokerto Kota
Terpidana Pencabulan Anak Kiai Jombang Mas Bechi Bebas Bersyarat
“Perampokan Versi Halus” di Pasongsongan Jadi Momok, Polresta Sumenep Didesak Ambil Langkah Strategis, Putus Mata Rantai Kejahatan yang Meresahkan
Enam Bulan Diburu, DPO Kasus Penganiayaan di Batuputih Sumenep Diringkus
Ternyata, Ini Modus 2 Penjahat di Siang Bolong di Jembatan Pasongsongan Sumenep, Motor Warga Raib Dibawa Pergi, Warga Diminta Waspada
Niat Wisata Berujung Duka, Mahasiswi Asal Kediri Kehilangan Dua Gigi Usai Ditabrak Motor di Surakarta
Waspada! Modus Tak Lazim Kejahatan Kini Mengintai Anak-Anak, Keluar Beli Makanan, Fauzan Ditemukan di Sempong Sumenep, Honda PCX Lenyap

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 22:35 WIB

Polres Sampang Gercep Ungkap Pembunuhan Brutal! Menantu Tiri Bacok Mertua hingga Tewas Gara-Gara Sound System

Rabu, 23 September 2026 - 12:34 WIB

Misteri Mayat Mr. X di Pinggir Pantai Pakandangan Barat Sumenep, Polresta Turun Tangan

Selasa, 22 September 2026 - 11:51 WIB

Dugaan Penipuan Umrah PT Annisa Ahmada: DPP YLBH Garda Sakera Kawal Laporan 10 Korban ke Polres Mojokerto Kota

Senin, 21 September 2026 - 21:42 WIB

Terpidana Pencabulan Anak Kiai Jombang Mas Bechi Bebas Bersyarat

Senin, 21 September 2026 - 13:10 WIB

“Perampokan Versi Halus” di Pasongsongan Jadi Momok, Polresta Sumenep Didesak Ambil Langkah Strategis, Putus Mata Rantai Kejahatan yang Meresahkan

Berita Terbaru