Anggaran Belanja Iklan DPRD Probolinggo Tembus Setengah Miliar, Sekwan Mengaku “Sudah Ada Yang Atur”

Senin, 28 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggaran Belanja Iklan DPRD Probolinggo Tembus Setengah Miliar, Sekwan Mengaku

Anggaran Belanja Iklan DPRD Probolinggo Tembus Setengah Miliar, Sekwan Mengaku "Sudah Ada Yang Atur" PROBOLINGGO – Anggaran pengadaan belanja iklan dan reklame di Sekretariat DPRD Kabupaten Probolinggo kini tengah menjadi sorotan tajam publik. Pasalnya, dana yang bersumber dari APBD Tahun Anggaran 2026 tersebut menyentuh angka fantastis, yakni lebih dari setengah miliar rupiah. Berdasarkan data yang dihimpun dari Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP) LKPP tahun 2026, tercatat ada tiga paket pengadaan belanja reklame dengan total pagu mencapai Rp566.000.000 (Lima ratus enam puluh enam juta rupiah).Informasi yang dapat dipercaya menyebutkan bahwa uang rakyat yang dihimpun dari pajak tersebut saat ini sudah terserap sebesar Rp240 juta. Namun, aliran dana publikasi ini disinyalir tebang pilih. Hanya media atau pihak tertentu yang diduga mengantongi "restu" dari pejabat top yang bisa mencicipi kue anggaran tersebut. Saat dikonfirmasi oleh awak media pada Sekretaris DPRD (Sekwan) Kabupaten Probolinggo, Yulius Christian, memberikan jawaban yang memicu tanda tanya. Ia mengaku tidak mengetahui secara pasti siapa saja pihak yang menerima aliran dana publikasi tersebut. Yulius berdalih bahwa urusan tersebut sudah ada yang mengatur."Kurang tahu ya dibagikan ke siapa saja, sudah ada yang atur," ujar Yulius Christian, Senin (28/9/2026). Jawaban diplomatis dari sang Sekwan memunculkan spekulasi adanya informasi yang sengaja ditutupi dari publik. Sebagai pengguna anggaran yang bertanggung jawab atas pengelolaan dana APBD, Yulius justru terkesan melempar bola. Ia berdalih bahwa setiap kebijakan terkait dana ini harus melalui proses perundingan yang panjang."Tiap keputusan yang saya ambil harus dirundingkan dulu karena anggaran publikasi cukup besar," tambah Yulius. Kendati demikian, Yulius memastikan bahwa anggaran jumbo ini akan habis terserap, sama seperti tahun-tahun sebelumnya yang diklaim memiliki nominal lebih besar.Respons dari pihak Sekretariat DPRD ini memicu respons cepat dari tim investigasi. Untuk memastikan transparansi uang rakyat, tim akan membuka data tersebut dan melakukan penelusuran lebih dalam guna membongkar ke mana saja aliran dana publikasi setengah miliar rupiah ini mengalir.

PROBOLINGGO – Anggaran pengadaan belanja iklan dan reklame di Sekretariat DPRD Kabupaten Probolinggo kini tengah menjadi sorotan tajam publik. Pasalnya, dana yang bersumber dari APBD Tahun Anggaran 2026 tersebut menyentuh angka fantastis, yakni lebih dari setengah miliar rupiah.

Berdasarkan data yang dihimpun dari Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP) LKPP tahun 2026, tercatat ada tiga paket pengadaan belanja reklame dengan total pagu mencapai Rp566.000.000 (Lima ratus enam puluh enam juta rupiah).Informasi yang dapat dipercaya menyebutkan bahwa uang rakyat yang dihimpun dari pajak tersebut saat ini sudah terserap sebesar Rp240 juta.

Namun, aliran dana publikasi ini disinyalir tebang pilih. Hanya media atau pihak tertentu yang diduga mengantongi “restu” dari pejabat top yang bisa mencicipi kue anggaran tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat dikonfirmasi oleh awak media pada Sekretaris DPRD (Sekwan) Kabupaten Probolinggo, Yulius Christian, memberikan jawaban yang memicu tanda tanya. Ia mengaku tidak mengetahui secara pasti siapa saja pihak yang menerima aliran dana publikasi tersebut. Yulius berdalih bahwa urusan tersebut sudah ada yang mengatur.”Kurang tahu ya dibagikan ke siapa saja, sudah ada yang atur,” ujar Yulius Christian, Senin (28/9/2026).

Jawaban diplomatis dari sang Sekwan memunculkan spekulasi adanya informasi yang sengaja ditutupi dari publik. Sebagai pengguna anggaran yang bertanggung jawab atas pengelolaan dana APBD, Yulius justru terkesan melempar bola. Ia berdalih bahwa setiap kebijakan terkait dana ini harus melalui proses perundingan yang panjang.”Tiap keputusan yang saya ambil harus dirundingkan dulu karena anggaran publikasi cukup besar,” tambah Yulius.

Kendati demikian, Yulius memastikan bahwa anggaran jumbo ini akan habis terserap, sama seperti tahun-tahun sebelumnya yang diklaim memiliki nominal lebih besar.Respons dari pihak Sekretariat DPRD ini memicu respons cepat dari tim investigasi.

Untuk memastikan transparansi uang rakyat, tim akan membuka data tersebut dan melakukan penelusuran lebih dalam guna membongkar ke mana saja aliran dana publikasi setengah miliar rupiah ini mengalir.

Penulis : Moch Solihin

Berita Terkait

Menembus Batas Digital: RT-RW Kota Probolinggo Jadi Ujung Tombak Perlindungan Sosial
Transparansi Dipertanyakan, Belanja Toko Daring UPT PPP Muncar Banyuwangi Tanpa Kode RUP Jadi Sorotan
Dinas PUPR Kota Kediri Layangkan Surat Klarifikasi Legalitas Rumah Makan Soto Mantenan
Pemkot Probolinggo Cetak Wirausaha Muda Lewat Regenerasi Pembudidaya Ikan
Bukan Sekadar Kejar Piala, Tiga Inovasi Pemkot Probolinggo Diuji Nyali di Ajang Jatim JAWARA 2026
Menjemput Asa di Tengah Kekeringan: Saat Puluhan Ribu Liter Air Bersih Basahi Bumi Probolinggo
Disnaker Kabupaten Blitar Latih 25 Peserta Bikin Roti, Dorong Peluang Kerja dan Usaha Baru
Perkuat Spiritual Birokrasi, Bupati Sumenep Gaungkan Pembacaan 111.111 Kali Surah Al-Waqi’ah

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:52 WIB

Menembus Batas Digital: RT-RW Kota Probolinggo Jadi Ujung Tombak Perlindungan Sosial

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:08 WIB

Transparansi Dipertanyakan, Belanja Toko Daring UPT PPP Muncar Banyuwangi Tanpa Kode RUP Jadi Sorotan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:21 WIB

Dinas PUPR Kota Kediri Layangkan Surat Klarifikasi Legalitas Rumah Makan Soto Mantenan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 23:43 WIB

Pemkot Probolinggo Cetak Wirausaha Muda Lewat Regenerasi Pembudidaya Ikan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 17:31 WIB

Bukan Sekadar Kejar Piala, Tiga Inovasi Pemkot Probolinggo Diuji Nyali di Ajang Jatim JAWARA 2026

Berita Terbaru