Respon Isu Sosial, Yakuza Maneges Jember Siapkan Program Donor Darah dan Pengawasan TPKS

Sabtu, 17 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JEMBER, – Organisasi sosial spiritual Yakuza Maneges (YM) Wilayah Jember menggelar agenda silaturahmi bulanan pada Jumat malam (16/10/2026).

Pertemuan rutin organisasi di bawah asuhan Den Gus Thuba Topo Broto Maneges (cucu dari ulama kharismatik asal Kediri, KH. Hamim Tohari Djazuli – Gus Miek) tersebut menjadi wadah konsolidasi antaranggota, pengurus, serta sarana mempererat hubungan dengan masyarakat Jember dan sekitarnya.

Ketua Yakuza Maneges Wilayah Jember, Eko Mulyadi, menyampaikan bahwa kegiatan ini dihadiri sekitar 50 anggota yang terdiri dari jajaran pengurus eksekutif, koordinator wilayah (korwil), hingga anggota dari berbagai sektor inti dan sindikat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Agenda ini merupakan rutin setiap bulan. Tujuan utamanya menjaga tali silaturahmi, baik di internal jajaran struktural executive dan korwil, maupun dengan masyarakat di Kabupaten Jember,” ujar Eko Mulyadi saat memberikan keterangannya, Sabtu (17/10/2026).

Selain mempererat soliditas internal, pertemuan tersebut menghasilkan sejumlah usulan program kerja yang diserap langsung dari para anggota serta jaringan sindikat YM Jember.

Sejumlah aspirasi tersebut nantinya akan dimasukkan secara formal ke dalam kalender agenda organisasi.

Dalam waktu dekat, Yakuza Maneges Jember memfokuskan aksi nyata berupa kegiatan donor darah kemanusiaan yang dijadwalkan berlangsung pada pekan mendatang.

“Agenda terdekat kami adalah aksi sosial donor darah. Saat ini kepanitiaan sedang dimatangkan dan detail pelaksanaannya akan segera kami publikasikan kepada publik,” jelas Eko.

Di samping aksi kemanusiaan, Yakuza Maneges Wilayah Jember juga menegaskan sikap terkait berbagai dinamika dan isu sosial di daerah.

Yakuza Maneges Jember juga berkomitmen mengambil peran aktif dalam tindakan preventif (pencegahan) terhadap Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) serta pemenuhan Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA).

Eko menegaskan, perlindungan terhadap kelompok rentan harus diwujudkan di mana saja, mulai dari lingkungan domestik, ruang publik, hingga institusi pendidikan formal dan agama.

“Kami memantapkan sikap untuk berdiri di garda terdepan dalam upaya pencegahan TPKS dan perlindungan anak serta perempuan. Lingkungan rumah tangga, fasilitas publik, hingga tempat pendidikan harus menjadi ruang yang aman dan bebas dari segala bentuk kekerasan,” pungkasnya.

Penulis : Bimo

Berita Terkait

Yuk, Buruan Belanja di Toko Emas Central 88 Pamekasan, Investasi Dunia Akhirat! Membeli = Berbagi, Berpeluang Raih Paket Umrah Gratis
Tak Ingin Budaya Madura Tinggal Cerita, ALiansi Jurnalis Pamekasan-DKP dan KNPI Gelar Pekan Kebudayaan 25–31 Oktober 2026
Tak Hanya Santuni Penghafal Al-Qur’an, Santri Anak Yatim dan Santri Disabilitas, Bang Ali Bawa Misi Kepedulian untuk 3.000 Santri Pamekasan, Rencanakan Gedung Ainun Umar dan Masjid
Usai Resepsi di Banyuwangi, Bos Ayunda H. Bambang Budianto dan CEO Dian Gorden Gelar Unduh Mantu di Pamekasan, Ribuan Tamu Hadir
Polemik Soto Mantenan Kediri Memanas: LSM RATU Desak Pemkot Usut Tuntas Perizinan Bangunan
PC DMI, MUI Sangkapura, dan LTMNU Bawean Gelar Turba, Perkuat Pengelolaan Masjid
Mulai Besok Selamat Tiga Hari, Pameran dan Uji Tembak Batu Akik Bupati Sumenep Cup 2026 Diikuti Peserta se-Indonesia, Hadiah Utama Mobil Civic LX
Matangkan Persiapan Bupati Cup 2026, Panitia Pameran dan Uji Tembak Batu Akik Sumenep Gelar Rakoor Pemantapan

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:34 WIB

Respon Isu Sosial, Yakuza Maneges Jember Siapkan Program Donor Darah dan Pengawasan TPKS

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:34 WIB

Yuk, Buruan Belanja di Toko Emas Central 88 Pamekasan, Investasi Dunia Akhirat! Membeli = Berbagi, Berpeluang Raih Paket Umrah Gratis

Senin, 12 Oktober 2026 - 07:53 WIB

Tak Ingin Budaya Madura Tinggal Cerita, ALiansi Jurnalis Pamekasan-DKP dan KNPI Gelar Pekan Kebudayaan 25–31 Oktober 2026

Minggu, 11 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Tak Hanya Santuni Penghafal Al-Qur’an, Santri Anak Yatim dan Santri Disabilitas, Bang Ali Bawa Misi Kepedulian untuk 3.000 Santri Pamekasan, Rencanakan Gedung Ainun Umar dan Masjid

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:58 WIB

Usai Resepsi di Banyuwangi, Bos Ayunda H. Bambang Budianto dan CEO Dian Gorden Gelar Unduh Mantu di Pamekasan, Ribuan Tamu Hadir

Berita Terbaru