SAMPANG, Detikzone.id – Di bulan suci ramadhan yang penuh berkah, puluhan Santri Ikatan Santri Madura Darullughoh Wadda’wah buka bersama sekaligus bagi-bagi takjil.
Kegiatan tersebut digelar di Alun-Alun Kabupaten Sampang, Selasa, 11/03/2025.
Puluhan Ikatan Santri Madura Darullughoh Wadda’wah dari pondok Ponpes modern Kabupaten Pusuruan ini terlihat antusias membagikan takjil seraya menunggu buka puasa.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua Habib Jamalulail al-qodri menyampaikan, pihaknya sengaja berbagi takjil sekaligus buka puasa bersama dengan para santri.
“Kegiatan ini bertujuan untuk berbagi kebahagiaan saat bulan suci Ramadan yang penuh berkah ini,” katanya.
Pihaknya menyampaikan terima kasih kepada para santri yang telah menyukseskan acara
“Terima kasih atas sambutan yang luar biasa dari temen-temen Santri, khususnya yang berasal dari kabupaten Sampang, Kami hadir karena ingin berbagi kepada masyarakat khususnya yang melintas di daerah Alun- Alun Sampang karena bulan Ramadhan bulan penuh berkah,” terangnya.
Habib Jamalullail berharap kegiatan ini berjalan sukses di bulan-bulan suci ramadan selanjutnya.
“Kegiatan ini merupakan perdana di pulau Madura oleh Ikatan santri Darullughoh Wadda’wah. Semoga semua mendapat barokahnya dan selalu berjaya,” tutupnya.
Sementara Santri yang biasa di sapa Gus Rori berasal dari Desa Bira Timur menyampaikan, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada semua sahabat Santri Darullughoh Wadda’wah yang sudah sepakat berbagi tepatnya di Alun-Alun kabupaten Sampang.
“Mohon maaf jika ada kekurangan fasilitas acara tersebut,” tuturnya.
Gus Rory menambahkan, momen seperti ini memperkuat ikatan kebersamaan dan memberi kesempatan untuk meningkatkan kerjasama serta solidaritas.
“Mari kita manfaatkan waktu ini untuk berbagi kebersamaan, berbagi dan mendoakan yang terbaik satu sama lain, dan menikmati buka bersama ini dengan penuh Ceria,” tukasnya.
“Semoga bulan Ramadhan ini membawa berkah, kedamaian, dan kebahagiaan bagi kita semua, serta mempererat hubungan pribadi di antara kita,” pungkasnya
Penulis : Anam Sakti







