Lapas Cipinang Gelar Konsultasi Pengembangan Instrumen RESPEK untuk Pembinaan Narapidana Terorisme

Selasa, 18 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detikzone.id, Jakarta,- Lapas Kelas I Cipinang mengambil langkah penting dalam mendukung upaya nasional penanggulangan terorisme dengan menggelar kegiatan Konsultasi Pengembangan Instrumen Penilaian Kebutuhan Pembinaan Narapidana Risiko Tinggi Kategori Teroris (RESPEK) pada Selasa (18/3). Kegiatan ini berlangsung di Lapas Cipinang dan dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dan Global Center on Cooperative Security (GCCS).

Kepala Lapas Cipinang, Wachid Wibowo, menegaskan pentingnya kegiatan ini dalam menyusun program pembinaan yang lebih terarah dan berbasis penilaian risiko. “Instrumen RESPEK ini adalah alat strategis yang dirancang untuk memastikan pembinaan narapidana terorisme dilakukan secara tepat sasaran, dengan memperhatikan risiko dan kebutuhan spesifik. Dengan instrumen ini, kami ingin menciptakan pendekatan pembinaan yang tidak hanya mengurangi risiko residivisme, tetapi juga membangun individu yang lebih siap untuk kembali ke masyarakat,” tegasnya.

Instrumen RESPEK memiliki sejumlah tujuan utama, termasuk mengidentifikasi tingkat risiko narapidana terorisme berdasarkan aspek keyakinan, ideologi, hubungan sosial, sikap terhadap NKRI, serta potensi pro-kriminal/anti-sosial. Selain itu, instrumen ini bertujuan untuk menentukan kebutuhan pembinaan spesifik, seperti wawasan keagamaan, hukum, dan kebangsaan, serta menyusun program pembinaan yang efektif untuk meningkatkan keamanan baik di lingkungan pemasyarakatan maupun masyarakat umum.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan ini juga menghadirkan para wali pemasyarakatan dari beberapa UPT Pemasyarakatan di Jakarta, Tangerang, dan Gunung Sindur. Saymsul Ma’arif, salah satu wali napi terorisme di Lapas Cipinang, memberikan pandangannya terkait pentingnya instrumen ini. “Kami sebagai wali narapidana sangat terbantu dengan adanya instrumen RESPEK ini. Dengan pendekatan yang lebih terukur, kami dapat memahami kebutuhan spesifik narapidana dan memberikan pembinaan yang lebih efektif,” ungkapnya.

Diskusi yang berlangsung dalam kegiatan ini mencermati beberapa aspek instrumen yang masih perlu disempurnakan, seperti diksi pertanyaan dan indikator penilaian yang relevan. Hasil rapat tersebut diharapkan dapat memberikan panduan yang lebih baik bagi petugas pemasyarakatan dalam menyusun program pembinaan yang tepat sasaran.

Lapas Cipinang optimis bahwa instrumen RESPEK akan menjadi langkah strategis dalam mengurangi risiko tindakan terorisme di masa depan. Dengan sinergi antara berbagai pihak, Lapas Cipinang terus berkomitmen menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan mendukung perubahan positif bagi warga binaan.( Ragil).

Berita Terkait

Judi Online: Ancaman Serius bagi Masa Depan Generasi Muda Indonesia
Tegas! Anggota DPR-RI Rizal Bawazier Desak Wilayah Pemalang, Pekalongan dan Batang Bersih Total Dari Outlet
Advokat dan Wartawan: Sama Setara, Sama Wajib Dihormati
PRABOWO SUBIANTO UNTUK INDONESIA RAYA
Warga Binaan Lapas Kendal Bangun Akses Jalan di Desa Wonosari Bersama TNI ​
Koramil 0809/02 Pesantren Kediri Antar Senyum ke Rumah Warga, Bantuan Lemari dan Kursi Lengkapi Program RTLH
Fenomena Gepeng di Masjid Agung Pemalang Kian Marak, Satpol PP Siapkan Langkah Penertiban
Genjot Swasembada Gula, Petani Tebu Probolinggo Terima Bantuan Bongkar Ratoon dan Perluasan Lahan

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 20:58 WIB

Judi Online: Ancaman Serius bagi Masa Depan Generasi Muda Indonesia

Senin, 20 Juli 2026 - 13:00 WIB

Tegas! Anggota DPR-RI Rizal Bawazier Desak Wilayah Pemalang, Pekalongan dan Batang Bersih Total Dari Outlet

Senin, 20 Juli 2026 - 12:53 WIB

Advokat dan Wartawan: Sama Setara, Sama Wajib Dihormati

Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:37 WIB

PRABOWO SUBIANTO UNTUK INDONESIA RAYA

Jumat, 17 Juli 2026 - 13:24 WIB

Warga Binaan Lapas Kendal Bangun Akses Jalan di Desa Wonosari Bersama TNI ​

Berita Terbaru