Dandim 0210/TU Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Toba 2025

Kamis, 20 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TAPUT – Dalam rangka memastikan kesiapan pengamanan Idul Fitri 1446 H/2025, Polres Taput menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi kepolisian Terpusat Ketupat Toba 2025, di Terminal Madya Tarutung, Kelurahan Partali Toruan, Kecamatan Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara Provinsi Sumatera Utara, Kamis (20/3/2025)

Apel Gelar Pasukan yang dipimpin langsung Dandim 0210/TU Letkol Inf Saiful Rizal S.Hub Int dan di hadiri Kapolres Taput AKBP Ernis Sitinjak SH, SIK, Pj Sekda David Sipahutar, Kasi Intel Kejari M. Simanjuntak SH, MH, Ketua PN Martha Napitupulu SH, MH, Wakapolres Taput Kompol SP Anak Ampun SH beserta Perwira jajaran polres Taput, Pasi Ops dim 0210/TU Lettu Inf G. Sihombing, Manager PLN Jefri Manik, Kasatpol-PP Rudi Sitorus, Kadis kesehatan Alexander Gultom, Kadis Perhubungan Eliston Lumbantobing, Asisten 1 Pemkab Taput Bahal Simanjuntak, Danton Kipan A Yonif 123/RW Letda Inf Ninco Pangaribuan

Operasi Ketupat Toba 2025 bertujuan untuk memastikan keamanan dan kelancaran arus mudik, serta perayaan Idul Fitri di Kabupaten Taput

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan apel diawali dengan penyematan Pita secara Simbolis kepada perwakilan dari petugas keamanan yang terlibat dalam kegiatan operasi Ketupat Toba 2025 oleh Dandim 0210/TU Letkol Inf Saiful Rizal S.Hub Int, kepada masing-masing perwakilan personel

Dalam amanat Kapolri yang dibacakan Dandim 0210/TU Letkol Inf Saiful Rizal S.Hub Int, menekankan pentingnya sinergi antara Polri, TNI, dan stakeholder terkait dalam memastikan mudik yang aman dan nyaman bagi masyarakat.

“Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan RI, potensi pergerakan masyarakat selama libur Lebaran 2025 mencapai 52% dari total penduduk Indonesia atau sekitar 146,48 juta orang. Angka ini dapat meningkat, seperti yang terjadi pada pengamanan Lebaran tahun sebelumnya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Dandim juga menjelaskan bahwa berbagai kebijakan pemerintah seperti diskon tarif tiket dan tol, kebijakan work from anywhere (WFA), serta perpanjangan libur sekolah turut mendorong peningkatan jumlah pemudik. Pemerintah memprediksi puncak arus mudik terjadi pada 28-30 Maret 2025, sementara puncak arus balik diperkirakan pada 5-7 April 2025.

Untuk mengamankan arus mudik dan balik Lebaran, Polri bersama TNI dan stakeholder lainnya menggelar Operasi Ketupat 2025 dengan tagline “Mudik Aman, Keluarga Nyaman”.

Operasi ini dilaksanakan pada 23 Maret hingga 8 April 2025 untuk 8 Polda prioritas, serta 26 Maret hingga 8 April 2025 untuk 28 Polda lainnya.

Sebanyak 164.298 personel gabungan akan diterjunkan dalam operasi ini, dengan menempati 2.835 pos pengamanan dan pelayanan yang terdiri dari 1.738 Pos Pengamanan, 788 Pos Pelayanan, dan 309 Pos Terpadu.

Petugas akan memberikan pelayanan kepada masyarakat yang melakukan perjalanan mudik serta mengamankan 126.736 objek pengamanan, termasuk masjid, lokasi salat Idul Fitri, objek wisata, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, stasiun kereta api, dan bandara. Untuk mengurai kepadatan arus mudik, rekayasa lalu lintas seperti ganjil-genap, contra flow, dan one way system akan diterapkan berdasarkan pemantauan CCTV, traffic counting, serta laporan petugas di lapangan secara real-time.

Selain itu, Dandim juga menyoroti pentingnya stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok serta BBM selama masa mudik Lebaran.

“Lakukan monitoring terhadap ketersediaan pasokan dan fluktuasi harga. Pastikan distribusi berjalan lancar dan tindak tegas pelaku penimbunan,” tegasnya.

Dalam kesempatan ini, Letkol Inf Saiful Rizal juga menekankan agar petugas memberikan pelayanan yang humanis dan responsif kepada masyarakat.

“Tampilkan sosok petugas yang ramah, berikan edukasi kepada pengemudi untuk beristirahat guna menghindari microsleep, serta pastikan kesiapan rambu lalu lintas dan penerangan jalan di titik rawan kecelakaan,”pesannya.

Selain itu, komunikasi publik juga menjadi faktor penting dalam keberhasilan Operasi Ketupat 2025. Masyarakat diimbau untuk memanfaatkan layanan hotline 110 sebagai sarana pengaduan dan laporan darurat, baik terkait gangguan keamanan maupun kemacetan di jalur mudik. ( DNM )

Berita Terkait

Forum Pedagang Kaki Lima Kabupaten Kebumen Resmi Deklarasi, Siap Perjuangkan Aspirasi Pedagang
Merajut Asa di Balik Jeruji: WBP Perempuan Rutan Pemalang Sulap Benang Jadi Karya Bernilai Ekonomi
Dari Ruang Kelas ke Lahan Hijau, Kepala SMP di Pemalang Raup Jutaan Rupiah dari Kangkung Organik
Kehadiran KPK dan Kejaksaan dalam SPMB Disorot, BPI KPNPA RI Bogor: Jangan Sampai Pendampingan Timbulkan Rasa Takut 
Nobar Piala Dunia 2026 Jadi Perekat Kebersamaan, Kodim 0210/TU Dekatkan Diri dengan Warga
Antrean Mengular, SPBU 5483504 Lombok Tengah Tetap Layani Pembelian Pertalite Pakai Botol Plastik
Himpunan Mahasiswa Prodi Manajemen UNIMUGO Sukses Gelar MANAFERA FUTSAL CUP 2026, Ajang Futsal Pelajar Se-Jateng DIY Berlangsung Meriah
Pelatihan Startup Bisnis di STMIK Tazkia Bogor: Mahasiswa Belajar Bangun Bisnis Digital Langsung dari Nol

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 15:40 WIB

Forum Pedagang Kaki Lima Kabupaten Kebumen Resmi Deklarasi, Siap Perjuangkan Aspirasi Pedagang

Selasa, 30 Juni 2026 - 19:52 WIB

Merajut Asa di Balik Jeruji: WBP Perempuan Rutan Pemalang Sulap Benang Jadi Karya Bernilai Ekonomi

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:35 WIB

Dari Ruang Kelas ke Lahan Hijau, Kepala SMP di Pemalang Raup Jutaan Rupiah dari Kangkung Organik

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:31 WIB

Kehadiran KPK dan Kejaksaan dalam SPMB Disorot, BPI KPNPA RI Bogor: Jangan Sampai Pendampingan Timbulkan Rasa Takut 

Selasa, 30 Juni 2026 - 10:02 WIB

Nobar Piala Dunia 2026 Jadi Perekat Kebersamaan, Kodim 0210/TU Dekatkan Diri dengan Warga

Berita Terbaru