Tak Indahkan Surat Edaran dan Tak Takut Dirazia , JBL Karaoke di Seludang Sumenep Tetap Buka Sampai Jam 2 Malam

Sabtu, 22 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep – Walau ada surat edaran dari Pemkab Sumenep agar tidak beroperasi,  JBL Karoke yang bersarang di Jl. Seludang No.8, desa Pajagalan, masih tetap beroperasi ditengah umat muslim menjalankan ibadah puasa, Sabtu, 22/03/2025.

Bahkan, operasi gabungan yang digelar Polres Sumenep 2 hari lalu yang telah menyita barang bukti puluhan miras di tempat tersebut seakan tidak berguna dan tidak membuat kapok.

Hingga kini, JBL yang didalamnya ada belasan Room Karaoke masih beroperasi meskipun telah menerima surat pemberitahuan Razia dari Laskar Pemuda Sumenep bersama Satpol PP dan Polres Sumenep.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sekarang buka dari jam 4 sore kak sampai jam 2 pagi,” jawab salah satu karyawan saat dikonfirmasi.

Diwartakan sebelumnya, Surat pemberitahuan resmi kegiatan Razia dari Laskar Pemuda Sumenep untuk semua tempat hiburan malam yang masih bandel beroperasi ditengah bulan suci ramadhan sudah disampaikan ke semua pihak.

“Jadi, semua pihak bukan hanya Polres Sumenep  dan Satpol PP, namun semua tempat hiburan malam. Kita sudah kirim surat pemberitahuan secara resmi,” kata anggota Laskar Pemuda Sumenep, Amin.

Sehingga, tegas Amin, manakala tempat hiburan malam masih ngotot beroperasi, pihaknya bersama Polres dan Satpol -PP pasti akan melakukan razia.

“Ketika JBL Karaoke , Potree Karaoke, Nada Timur Karaoke  dan Diskotik MR Ball masih buka dan beroperasi, maka jangan salahkan kami jika ada razia,” pungkasnya.

Dirinya memastikan, Razia tersebut akan terus ia lakukan terus menerus.

“Dalam seminggu terakhir kami akan melakukan operasi bersama Polres dan Satpol PP. Bahkan kegiatan tersebut akan kami atensikan terus menerus,” tandasnya.

Diwartakan sebelumya, Libatkan Polres Sumenep dan Satpol PP, Laskar Pemuda Sumenep akan menggelar razia tempat hiburan malam yang masih beroperasi saat bulan suci ramadhan.

Operasi bersama tersebut akan digelar setiap malam selama satu pekan kedepan dari tanggal 22 Maret hingga 28 Maret 2025.

Titik kumpul pelaksanaan operasi bersama Polres dan Satpol PP Sumenep, di Jalan Teuku Umar No 70, Desa Kebunagung, Kecamatan Kota Sumenep.

Sebab, selama bulan suci ramadhan, sejumlah pengusaha tempat hiburan malam terus menerus nekat memperkaya diri tanpa mengormati umat muslim. Termasuk tempat karaoke JBL, Nada Timur,  dan MR. Ball.

Celakanya, tempat hiburan JBL Karoke yang berisi belasan Room Karoke di Jalan Seludang No.8, Lingkungan Dhalem, Pajagalan, Kec. Kota Sumenep buka dari siang hingga larut malam.

Tempat hiburan malam setelah dioperasi masih nekat buka bermodus matikan Lampu

Walaupun beberapa hari yang lalu sudah dilakukan operasi oleh Polres Sumenep dan ditemukan puluhan Miras, JBL Karoke hingga Jumat malam, 21/03, masih beroperasi namun bermodus memadamkan lampu depan.

Bahkan salah satu karyawan JBL menawarkan cewek cantik sebagai pemandu lagu kepada salah satu warga jika ingin acara.

“Baru datang dari Surabaya suruh carikan Job kak. Kelahiran 2024,” tulisnya.

Lantas, si karyawan menyebut bahwa JBL Karoke buka sejak pukul 12 siang hingga 5 sore walaupun bulan ramadhan.

“Kalau malam dari jam 8 malam hingga 2 malam,” teganya.

Tidak hanya JBL, tempat karoke keluarga Nada Timur  yang berlokasi di Jalan Lingkar Timur juga tetap beroperasi walau bulan suci ramadhan. Bahkan pantauan wartawan juga ditutup hingga larut malam.

Tempat diskotik Mr ball milik owner  JBL Karoke juga akan dilakukan razia bersama besok malam hingga satu pekan kedepan. Termasuk Karaoke Potree di jalan Raung.

Pelopor Laskar Pemuda Sumenep mengatakan, kegiatan razia bersama dengan melibatkan Polres dan Satpol PP tersebut terpaksa akan digelar karena para pengusaha seakan hanya ingin memperkaya diri tanpa menghormati bulan suci Ramadhan.

Foto : Saat dioperasi, JBL Karaoke ditemukan puluhan Miras

“Saking bebalnya, walaupun JBL Karoke sudah dioperasi oleh Polres dan ditemukan minuman keras masih saja beroperasi. Ini terkesan menantang umat muslim,” tegasnya.

Berita Terkait

Pelecehan Seksual Terhadap Santriwati di Malang, Yakuza Maneges Datangi Pondok Soroti Rekam Jejak Kyai
26 Nama MBG di Tangan Kejagung, Didik Haryanto: Jangan Ada Anggota DPR yang Dilindungi
Eksekusi Berjalan Kondusif, Kuasa Hukum Pemenang Lelang Tegaskan Putusan Inkracht Wajib Dihormati dan Apresiasi Kinerja Aparat
MBG Jadi Ladang Cuan? Dugaan Jual Beli Titik Rp300 Juta dan Nama Politikus Madura Mengemuka
Dari Situbondo ke Banyuwangi, Perjuangan Mencari Keadilan Berbuah Apresiasi untuk POMAL
Fasilitas Sepi Bak “Wisata Gaib”, Anggaran Kebersihan Gerbang Wisata Sukapura Probolinggo Sedot Rp400 Juta Lebih
Remaja Situbondo Diduga Dianiaya Prada TNI AL di Dalam Rumah, Keluarga Tempuh Jalur Hukum
Pengusaha Rokok Madura Kompak Melawan! Tolak SKM Golongan III Berlaku Nasional, Khawatir Industri Lokal Tumbang dan Ribuan Pekerja Kehilangan Harapan

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:27 WIB

Pelecehan Seksual Terhadap Santriwati di Malang, Yakuza Maneges Datangi Pondok Soroti Rekam Jejak Kyai

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:50 WIB

26 Nama MBG di Tangan Kejagung, Didik Haryanto: Jangan Ada Anggota DPR yang Dilindungi

Rabu, 10 Juni 2026 - 19:24 WIB

Eksekusi Berjalan Kondusif, Kuasa Hukum Pemenang Lelang Tegaskan Putusan Inkracht Wajib Dihormati dan Apresiasi Kinerja Aparat

Senin, 8 Juni 2026 - 08:17 WIB

MBG Jadi Ladang Cuan? Dugaan Jual Beli Titik Rp300 Juta dan Nama Politikus Madura Mengemuka

Senin, 1 Juni 2026 - 20:05 WIB

Dari Situbondo ke Banyuwangi, Perjuangan Mencari Keadilan Berbuah Apresiasi untuk POMAL

Berita Terbaru

TNI-POLRI

Polsek Kalianget Sumenep Lakukan Monitoring Tanaman Sayuran

Minggu, 14 Jun 2026 - 10:27 WIB