Nekat Palak THR, KDM Gubernur Jabar Menilai Perlunya Tindakan Tegas Terhadap Kepala Desa Klapanunggal

Sabtu, 5 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor, detikzone.id — Kepala Desa Klapanunggal, Kabupaten Bogor, Ade Endang Saripudin, akhirnya mengakui telah meminta Tunjangan Hari Raya (THR) kepada sejumlah perusahaan di wilayahnya.

Usai surat permintaan THR tersebut viral dan memicu kontroversi, Ade tidak membantah kebenaran surat tersebut.

“Saya mengaku salah dan permohonan maaf kepada para pihak yang merasa kurang berkenan,” ucap Ade dalam video yang diunggah di Instagram @kabupatenbogor (1/4/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam surat tersebut, Kades Klapanunggal meminta sumbangan THR kepada perusahaan di Kecamatan Klapanunggal senilai Rp 165 juta. Namun, setelah sorotan tajam dari masyarakat dan media, Ade pun meminta maaf dan berjanji akan menarik kembali surat tersebut.

“Maksud dari surat tersebut hanya bersifat himbauan, mohon kepada para pengusaha untuk mengabaikan surat yang sudah beredar dan saya akan menarik kembali surat himbauan tersebut,” imbuhnya.

Disisi lain, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menegaskan perlunya tindakan tegas terhadap Kepala Desa Klapanunggal.

KDM, begitu ia kerap disapa membandingkan perlakuan terhadap Kades dengan preman di Bekasi, mengatakan bahwa tindakan melanggar hukum harus dihadapi dengan konsekuensi yang sesuai.

“Sama dong perlakuan kayak preman di Bekasi, polisinya bertindak. Preman Bekasi ditindak kan? Ditahan kan? Masa kepala desa enggak? POLRI kan sudah tahu ada instruksi, kan dia melakukan perbuatan meminta untuk digratifikasi,” tegas KDM.

Menurutnya, permintaan maaf tidak cukup, dan tindakan hukum harus diambil untuk mencegah kejadian serupa terulang di masa depan.

Penulis : Bimo

Berita Terkait

Forum Pedagang Kaki Lima Kabupaten Kebumen Resmi Deklarasi, Siap Perjuangkan Aspirasi Pedagang
Merajut Asa di Balik Jeruji: WBP Perempuan Rutan Pemalang Sulap Benang Jadi Karya Bernilai Ekonomi
Dari Ruang Kelas ke Lahan Hijau, Kepala SMP di Pemalang Raup Jutaan Rupiah dari Kangkung Organik
Kehadiran KPK dan Kejaksaan dalam SPMB Disorot, BPI KPNPA RI Bogor: Jangan Sampai Pendampingan Timbulkan Rasa Takut 
Nobar Piala Dunia 2026 Jadi Perekat Kebersamaan, Kodim 0210/TU Dekatkan Diri dengan Warga
Antrean Mengular, SPBU 5483504 Lombok Tengah Tetap Layani Pembelian Pertalite Pakai Botol Plastik
Himpunan Mahasiswa Prodi Manajemen UNIMUGO Sukses Gelar MANAFERA FUTSAL CUP 2026, Ajang Futsal Pelajar Se-Jateng DIY Berlangsung Meriah
Pelatihan Startup Bisnis di STMIK Tazkia Bogor: Mahasiswa Belajar Bangun Bisnis Digital Langsung dari Nol

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 15:40 WIB

Forum Pedagang Kaki Lima Kabupaten Kebumen Resmi Deklarasi, Siap Perjuangkan Aspirasi Pedagang

Selasa, 30 Juni 2026 - 19:52 WIB

Merajut Asa di Balik Jeruji: WBP Perempuan Rutan Pemalang Sulap Benang Jadi Karya Bernilai Ekonomi

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:35 WIB

Dari Ruang Kelas ke Lahan Hijau, Kepala SMP di Pemalang Raup Jutaan Rupiah dari Kangkung Organik

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:31 WIB

Kehadiran KPK dan Kejaksaan dalam SPMB Disorot, BPI KPNPA RI Bogor: Jangan Sampai Pendampingan Timbulkan Rasa Takut 

Selasa, 30 Juni 2026 - 10:02 WIB

Nobar Piala Dunia 2026 Jadi Perekat Kebersamaan, Kodim 0210/TU Dekatkan Diri dengan Warga

Berita Terbaru