Ribuan Bungkus Rokok Ilegal Berbagai Merek yang Diangkut Melalui Kapal Sumenep Diciduk 

Sabtu, 7 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjarmasin – 1.580 bungkus rokok ilegal berbagai merek yang diangkut melalui jalur laut menggunakan kapal Sumenep, berhasil diamankan personel Lanal Kotabaru.

Satu Nakhoda dan tiga anak buah kapal (ABK) KLM Prabu Wijaya 88 ditangkap.

Informasi ini disampaikan Danlanal Kotabaru, Letkol Laut (P) Muhammad Harun Al Rasyid, melalui Press Release di Mako Lanal Katabaru bersama jajaran Forkopimda seperti yang dikutip media ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ditangkapnya empat pelaku ini berkat adanya informasi dari Intelijen yang mengatakan ada kapal dari Sumenep Madura membawa rokok ilegal ke Kotabaru.

“Total barangnya sebanyak tujuh kotak dengan total keseluruhan 1.580 bungkus atau 31.6009 batang rokok,” katanya .

Menurut dia, jenisnya atau mereknya, yaitu rokok NERO dengan jumlah 1.010 bungkus, kemudian rokok EL-EM 110 bungkus, 369 SAM LIOK KIOE 300 bungkus dan rokok HND PRATAMA 160 bungkus.

“Penangkapan ini dilakukan Senin (2/5/25) dini hari,” jelasnya.

Ia menegaskan, saat itu Tim Lanal mengidentifikasi kapal dan diakukan pengejaran dan penangkapan serta penyelidikan dengan melakukan pemeriksaan terhadap kapal tersebut.

“Untuk barangnya rokok ilegalnya yang kami temukan berupa kotak kotak kardus yang dikemas rapi di dalamnya berisi ribuan bungkus rokok berbagai merek yang disimpan dalam ruang ABK,” jelasnya.

Selain pelanggaran undang-undang kepabeanan, terkait peredaran rokok tanpa cukai yang sah ini, Lanal Kotabaru berkoordinasi dan bekerja sama dengan pihak bea cukai dan instansi terkait lainnya yang berwenang.

“Akibat dari perbuatan empat pelaku ini, negara mengalami kerugian yang diakibatkan oleh cukai yang tidak dibayarkan sebesar Rp 23.573.600,” tegasnya.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

KONI Sampang Apresiasi Atlet dan Berikan Reward, Cabor Menembak Jadi Penyumbang Medali Terbanyak
Di Tengah Gempuran Mafia Cukai oleh KPK, Rokok Bodong Malang Masih Aman Sentosa, Aktivis Desak Periksa KRS yang Diduga Jadi Otak Rokok Bodong Jaringan Gelap
Darurat MBG di Pamekasan, KNPI Soroti Dapur Tanpa IPAL dan Tantang Ketegasan Pemerintah
CV Ayunda Pamekasan Tegaskan Tidak Terlibat Pita Cukai KW, Nyatakan Siap Ambil Langkah Hukum atas Dugaan Pencatutan Nama Perusahaan
Hilang Sehari, Lansia di Bluto Ditemukan Meninggal di Dalam Sumur, Polisi Pastikan Tanpa Unsur Pidana
PORSADIN VII Sangkapura Sukses Digelar, Ini Daftar Juaranya
Penyidikan Kasus Dana Rumpon Dinilai Mandek, Kuasa Hukum Desak Polda Jatim Segera Tetapkan Tersangka
Mobilitas Tinggi, Sekwan Sebut Anggaran Rp123 Juta Pemeliharaan Mobil Dinas DPRD Kota Probolinggo Disedot Biaya BBM

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 16:27 WIB

KONI Sampang Apresiasi Atlet dan Berikan Reward, Cabor Menembak Jadi Penyumbang Medali Terbanyak

Rabu, 29 April 2026 - 10:13 WIB

Di Tengah Gempuran Mafia Cukai oleh KPK, Rokok Bodong Malang Masih Aman Sentosa, Aktivis Desak Periksa KRS yang Diduga Jadi Otak Rokok Bodong Jaringan Gelap

Selasa, 28 April 2026 - 18:45 WIB

Darurat MBG di Pamekasan, KNPI Soroti Dapur Tanpa IPAL dan Tantang Ketegasan Pemerintah

Selasa, 28 April 2026 - 11:21 WIB

CV Ayunda Pamekasan Tegaskan Tidak Terlibat Pita Cukai KW, Nyatakan Siap Ambil Langkah Hukum atas Dugaan Pencatutan Nama Perusahaan

Senin, 27 April 2026 - 16:38 WIB

Hilang Sehari, Lansia di Bluto Ditemukan Meninggal di Dalam Sumur, Polisi Pastikan Tanpa Unsur Pidana

Berita Terbaru

TNI-POLRI

Polres Sumenep Jalani Audit Kinerja 2026

Rabu, 29 Apr 2026 - 20:32 WIB