7 Mahasiswa Universitas Dr. Soetomo Berkolaborasi dalam Kegiatan Sosial GEM 2025 di Pusat Jagaan Warga Tua Selangor

Senin, 23 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Malaysia – Tujuh mahasiswa Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) turut ambil bagian dalam kegiatan pengabdian masyarakat yang menjadi bagian dari rangkaian Global Exchange Malaysia (GEM) 2025. Kegiatan ini berlangsung di Pusat Jagaan Warga Tua, Selangor, Malaysia, sebagai bentuk kepedulian lintas negara terhadap warga lanjut usia, pada kamis, 19 Juni 2025.

Aksi gotong royong dilaksanakan pada pukul 09.30–12.00 waktu setempat, dengan melibatkan total 54 peserta GEM 2025 dari berbagai institusi pendidikan, termasuk Universitas Negeri Malang, STIKES Mutiara Mahakam, STIH Manokwari, STT Dumai, Instituut Kesehatan dan Teknollogi Al Insyirah (IKTA) serta panitia dari Universiti Selangor (UNISEL) selaku tuan rumah.

Fokus kegiatan adalah membantu proses pengosongan rumah lama panti jompo yang telah ditinggalkan selama tiga bulan terakhir oleh sekitar 25 penghuni lansia, seiring mereka menempati hunian baru. Para peserta bergotong royong membersihkan area rumah lama, memilah barang-barang, serta merapikan peralatan yang masih dapat dimanfaatkan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Terima kasih, terima kasih untuk Indonesia sudah membantu kami,” ucap Tasya, salah satu pengurus panti lansia dengan penuh haru, mengapresiasi kontribusi mahasiswa Indonesia dalam kegiatan tersebut.

Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh semangat. Selain membantu secara fisik, mahasiswa Unitomo juga memperkenalkan tepuk pramuka khas Indonesia kepada panitia UNISEL dan pengelola panti sebagai bentuk semangat kebersamaan dan gotong royong.

Kehadiran mahasiswa Universitas Dr. Soetomo dalam GEM 2025 tidak hanya menjadi representasi Indonesia di kancah internasional, tetapi juga menunjukkan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat mampu mempererat solidaritas global dan membangun hubungan lintas budaya melalui aksi nyata.

Salah satu peserta dari Unitomo, Erella, mahasiswa Magister Ilmu Komunikasi semester 2, membagikan pengalaman emosionalnya.

“Kami juga menemui salah satu penghuni panti jompo dari Indonesia dan sama-sama dari Pulau Jawa. Beliau sangat senang karena selama dua tahun menjadi penghuni panti jompo tersebut, belum pernah ada satu pun orang Indonesia yang menengoknya apalagi pelajar. Dari sini kita bisa belajar yaaa teman-teman, seberapa kita berarti bagi orang lain, yang kadang kita kira kita bukan siapa-siapa.” katanya.

Senada dengan itu, Hanifah Siswanti, mahasiswa Magister Ilmu Komunikasi semester 1, juga menyampaikan harapannya.

“Semoga dengan kerja sama kita dari teman-teman Unitomo dan dari universitas lain, proses pindahan ini bisa cepat selesai dan benar-benar membantu para penghuni.” harapnya.

Penulis : Ahmadi

Berita Terkait

Dr. Sri Roekminiati Ukir Capaian Sempurna, Lulus Doktor dengan IPK 4,00
Sakit Flu Tak Halangi Davina Raih Juara 3 FTBI, Pantiga Jaga Tradisi Prestasi Empat Tahun Berturut-turut
FTBI Sumenep 2026: Ketika Anak-Anak Menjadi Penjaga Bahasa Madura
Pendidikan dan Kemiskinan Madura Jadi Sorotan UTM, Pamekasan Disebut Tak Lagi Masuk Kabupaten Miskin
KKG PJOK Pasongsongan Perkuat Soliditas Guru Olahraga, Siapkan Pembinaan Bibit Sepak Bola
KKG PAI Kecamatan Pasongsongan Perkuat Profesionalisme Guru, dari Disiplin ASN hingga Harmoni dengan Kepala Sekolah
Pelajar SMP Integral Luqman Al-Hakim Sumenep Borong Medali Nasional hingga Internasional, AZ-Syahra Nastiti Ramadhani Ukir Prestasi di Bidang Matematika
Guru di Sumenep Didorong Mahir AI, PGRI POWER Wilayah 2 Gelar Workshop Digitalisasi Pembelajaran

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 10:49 WIB

Dr. Sri Roekminiati Ukir Capaian Sempurna, Lulus Doktor dengan IPK 4,00

Jumat, 25 September 2026 - 19:24 WIB

Sakit Flu Tak Halangi Davina Raih Juara 3 FTBI, Pantiga Jaga Tradisi Prestasi Empat Tahun Berturut-turut

Kamis, 24 September 2026 - 16:07 WIB

FTBI Sumenep 2026: Ketika Anak-Anak Menjadi Penjaga Bahasa Madura

Kamis, 24 September 2026 - 12:19 WIB

Pendidikan dan Kemiskinan Madura Jadi Sorotan UTM, Pamekasan Disebut Tak Lagi Masuk Kabupaten Miskin

Rabu, 23 September 2026 - 19:14 WIB

KKG PJOK Pasongsongan Perkuat Soliditas Guru Olahraga, Siapkan Pembinaan Bibit Sepak Bola

Berita Terbaru

Ilustrasi

DETIK ZONE

Petaka Jam Pelajaran: Siswa SMAN 1 Ambunten Tewas Tenggelam

Sabtu, 3 Okt 2026 - 00:06 WIB