Menjaga Loyalitas Ditengah Persaingan Melalui Perbaikan Layanan dan Pemasaran Bank Syariah

Senin, 23 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penulis : Nia Laili, Mahasiswi universitas Tazkia, Bogor 

Nasional – Ditengah perkembangan dunia perbankan digital yang cepat, bank syariah memiliki beberapa tantangan besar, salah satunya yang paling sering kita jumpai yaitu mempertahankan loyalitas nasabah.

Sebab, bank syariah tidak hanya bersaing dengan bank konvensional, tetapi bank syariah juga harus bersaing dengan berbagai layanan berbasis teknologi seperti fintech dan bank digital.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Disamping itu, masyarakat sekarang, lebih menyukai layanan yang cepat, terpercaya, dan mudah diakses. Sehingga, peningkatan kualitas layanan dan strategi pemasaran sangat penting bagi bank syariah agar tetap relevan dan diminati oleh masyarakat.

Realitas Persaingan di Dunia Perbankan Syariah

Berdasarkan data Statistik Perbankan Indonesia (Desember 2022), jumlah kantor bank syariah memang mengalami pertumbuhan, tetapi untuk pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) dan pembiayaan masih belum pesat seperti bank konvensional.

Ini menandakan bahwa masyarakat belum sepenuhnya percaya dan tertarik untuk menggunakan layanan bank syariah, dan salah satu penyebabnya yang sering dijumpai adalah persepsi bahwa pelayanan bank syariah lebih lambat dan kurang modern dibanding bank konvensional.

Apalagi di era Revolusi Industri 4.0 ini, pelayanan cepat dan berbasis digital menjadi kunci kepuasan nasabah.

Bank syariah tidak bisa hanya mengandalkan aspek religius sebagai daya tarik, tetapi juga harus mengikuti perkembangan teknologi agar nilai-nilai syariah bisa dikemas dalam sistem pelayanan yang profesional, modern, sesuai dengan kebtuhan zaman.

Kualitas Layanan sebagai Kunci Loyalitas Nasabah

Dalam penelitian yang di publikasikan oleh Neliti (2021), disebutkan bahwa faktor yang paling berpengaruh terhadap loyalitas nasabah bank syariah adalah kualitas layanan (service quality). Yang dimaksud disini yaitu mulai dari keramahan petugas, kecepatan transaksi, kejelasan dalam informasi, dan kemudahan dalam mengakses layanan secara digital.

Jika bank syariah menyempurnakan semua aspek tersebut, nasabah tidak akan berpaling ke bank lain.

Tetapi sayangnya, masih banyak bank syariah yang pelayanannya belum maksimal. Beberapa nasabah mengeluhkan petugas yang kurang informatif dan kurang ramah, atau sistem digital yang sering error. Jika masalah ini terus dibiarkan dan tidak ada evaluasi, kemungkinan kepercayaan dan loyalitas nasabah akan terus menurun.

Pentingnya Digitalisasi Layanan Bank Syariah

Dalam dunia yang serba digital seperti sekarang, bank syariah bisa mengembangkan sistemnya dengan aplikasi mobile banking, chatbot, internet banking. Dan tidak cukup hanya memiliki aplikasi, tetapi juga harus yang user friendly, respon cepat, dan minim error.

ResearchGate (2022) menjelaskan bahwa pemanfaatan teknologi Revolusi Industri 4.0 terhadap SDM dan ketenagakerjaan seperti artificial intelligence (AI), big data, dan cloud computing, bisa sangat membantu.

Jika kita bisa mengimplementasikan perkembangan digital ini ke sistem bank syariah, hal ini akan sangat membantu dalam peningkatan pelayanan dan efisiensi. Contohnya, dengan menggunakan AI, bank bisa menyediakan layanan 24 jam tanpa harus bergantung pada operator manusia.

Dengan meggunakan big data, bank bisa mengenali pola perilaku nasabah dan menawarkan produk yang sesuai dengan kebutuhan merek.

Meskipun bank syariah sudah mulai menerapkan hal ini, tetapi yang masih menjadi kekurangan dari sistemnya yaitu seringnya terjadi error, jika bank syariah masih ragu untuk berinvestasi dan memperbaiki layanan digitalnya, hal ini akan berisiko kehilangan generasi muda sebagai target pasar, karena generasi muda saat ini sangat akrab dengan teknologi dan menginginkan segala sesuatu serba mudah dan cepat.

Strategi Pemasaran yang Relevan dan Menyentuh

Selain pelayanan, pemasaran juga termasuk faktor penting untuk menjaga loyalitas nasabah. Sayangnya masih banyak bank syariah masih menggunakan pendekatan lama seperti brosur, spanduk, atau promosi yang terlalu fokus dengan aspek agama tanpa mempertimbangkan sisi praktis dalam menjelaskan produk keuangan.

Di era sekarang hampir semua menggunakan gaya hidup serba digital, bank syariah bisa menggunakan media sosial untuk membuat konten edukatif, inspiratif, atau testimoni dari nasabah yang puas merasakan produk bank syariah, atau membuat program-program baru yang sesuai dengan nilai-nilai Islam.

Promosi digital ini tidak hanya efektif dari segi biaya, tetapi juga bisa menjangkau lebih banyak orang dengan waktu singkat. Pemasaran digital berbasis teknologi ini sangat efektif untuk memperkenalkan produk bank syariah kepada generasi milenial dan Gen Z yang sangat aktif di media sosial.

Menjaga loyalitas pelanggan memang bukan hal yang mudah, tetapi bank syariah bisa memulai dengan memperbaiki layanan, mengembangkan dan memperbaiki sistem digitalnya, dan membuat strategi pemasaran yang relevan dengan target pasar.

Karena di era sekarang, bank syariah tidak bisa hanya mengandalkan nama ‘syariah’ sebagai daya tarik, tetapi juga harus memberikan pengalaman yang memuaskan terutama di bagian pelayanan.

References

https://www.researchgate.net/publication/374902074_PENGARUH_PERKEMBANGAN_TEKNOLOGI_PADA_ERA_REVOLUSI_INDUSTRI_40_TERHADAP_SUMBER_DAYA_MANUSIA_DAN_KETENAGAKERJAAN_DI_PASAR_TENAGA_KERJA

https://id.scribd.com/document/847487353/Statistik-Perbankan-Indonesia-Desember-2022

https://www.researchgate.net/publication/362594815_Manajemen_Pemasaran_Bank_Syariah_Berbasis_Tekhnology_Revolusi_Industry_40

https://media.neliti.com/media/publications/364635-none-5ca68368.pdf

Berita Terkait

GERBANG KAMPUS BUKAN UNTUK YANG BERKUASA: Seruan Keras Tolak Surat Sakti, Titipan Pejabat, dan Uang dalam Seleksi Mahasiswa Baru
SDN Panaongan III Sumenep Tunjukkan Budaya Inovasi: Observasi Kinerja Kepala Sekolah Penuh Refleksi dan Inspirasi
Pamit dengan Al-Qur’an, SDN Prancak III Sumenep Ukir Momen Haru Lewat Manaqosah Juz 30
Dari Sekolah Tanpa Kantor, Lahir Mimpi Besar: SDN Panaongan IV Sumenep Siap Gelar PERJUSAMI Spektakuler
Satu Sosok Dua Amanah: Pimred Teropong Reformasi Sekaligus Ketua DPW PERADMI JatimTegaskan Komitmen Kawal Pers dan Hukum
MBG Libur, Semangat Tak Luntur! SAPASATE SDN Panaongan III Sumenep Tetap Menggelar Sarapan Pagi Bersama
Setelah Melalui Sederet Kegiatan Hardiknas, CV Ayunda Hadirkan Ledakan Kebersamaan di JJS Berhadiah Umroh SDN Barkot 3 Pamekasan
SDN Pasongsongan I Sumenep Istiqamah Gelar Jumat Berkah dan Sosialisasi Gempa, Kepala Sekolah Fokus Bentuk Karakter Religius dan Tangguh

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:36 WIB

GERBANG KAMPUS BUKAN UNTUK YANG BERKUASA: Seruan Keras Tolak Surat Sakti, Titipan Pejabat, dan Uang dalam Seleksi Mahasiswa Baru

Sabtu, 30 Mei 2026 - 16:56 WIB

SDN Panaongan III Sumenep Tunjukkan Budaya Inovasi: Observasi Kinerja Kepala Sekolah Penuh Refleksi dan Inspirasi

Sabtu, 30 Mei 2026 - 13:12 WIB

Pamit dengan Al-Qur’an, SDN Prancak III Sumenep Ukir Momen Haru Lewat Manaqosah Juz 30

Sabtu, 30 Mei 2026 - 12:34 WIB

Dari Sekolah Tanpa Kantor, Lahir Mimpi Besar: SDN Panaongan IV Sumenep Siap Gelar PERJUSAMI Spektakuler

Sabtu, 30 Mei 2026 - 10:44 WIB

Satu Sosok Dua Amanah: Pimred Teropong Reformasi Sekaligus Ketua DPW PERADMI JatimTegaskan Komitmen Kawal Pers dan Hukum

Berita Terbaru