Mahasiswa UNESA Asal Sampang Pilih Selesaikan Skripsi Meski Penuhi Syarat Lulus Tanpa Menulis Karya Ilmiah

Senin, 23 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Faisol, Mahasiswa Jurusan Manajemen Pendidikan UNESA

Foto : Faisol, Mahasiswa Jurusan Manajemen Pendidikan UNESA

Surabaya – Seorang mahasiswa Universitas Negeri Surabaya (UNESA) asal Sampang, Madura, memilih menyelesaikan skripsi meskipun telah memenuhi syarat untuk lulus tanpa menulis karya ilmiah tersebut.

Faisol, mahasiswa Jurusan Manajemen Pendidikan UNESA, sebetulnya berhak mengikuti skema kelulusan non-skripsi karena telah lolos dalam ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS). Namun, ia tetap memutuskan menyusun skripsi sebagai bentuk tanggung jawab akademik dan dedikasi terhadap proses pendidikannya.

“Saya tahu ada kebijakan yang memungkinkan lulus tanpa skripsi. Tapi bagi saya, skripsi bukan hanya soal lulus, melainkan proses perjuangan, pembuktian, dan kontribusi akademik,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Skripsi yang ditulis Faisol mengangkat tema lokal berjudul “Implementasi Kebijakan Sekolah Penggerak di SMPN 3 Camplong Kabupaten Sampang.”

Ia berharap hasil penelitiannya dapat memberikan manfaat bagi pengembangan pendidikan di daerah asalnya.

Keputusan Faisol mendapat apresiasi dari dosen pembimbing, rekan mahasiswa, serta civitas akademika kampus.

Dirinya membuktikan bahwa menjadi mahasiswa bukan sekadar mengejar gelar, tetapi juga memperjuangkan nilai, prinsip, dan integritas akademik.

“Dengan tetap mengambil skripsi, saya ingin menunjukkan bahwa anak daerah juga bisa bersaing dan berpikir kritis untuk kemajuan pendidikan, terutama di Madura,” tambahnya.

Pilihan tersebut menjadi contoh bagi mahasiswa lain, khususnya dari daerah, madura bahwa komitmen terhadap proses belajar dapat menjadi bentuk kontribusi yang lebih luas daripada sekadar memenuhi syarat kelulusan.

Meski demikian, Faisol telah menyelesaikan Seminar Hasil Penelitian di depan Audien beserta Tim Penguji pada Senin (23/06) yang berlangsung di room podcast manajemen pendidikan UNESA.

Penulis : Tim

Berita Terkait

Dr. Sri Roekminiati Ukir Capaian Sempurna, Lulus Doktor dengan IPK 4,00
Sakit Flu Tak Halangi Davina Raih Juara 3 FTBI, Pantiga Jaga Tradisi Prestasi Empat Tahun Berturut-turut
FTBI Sumenep 2026: Ketika Anak-Anak Menjadi Penjaga Bahasa Madura
Pendidikan dan Kemiskinan Madura Jadi Sorotan UTM, Pamekasan Disebut Tak Lagi Masuk Kabupaten Miskin
KKG PJOK Pasongsongan Perkuat Soliditas Guru Olahraga, Siapkan Pembinaan Bibit Sepak Bola
KKG PAI Kecamatan Pasongsongan Perkuat Profesionalisme Guru, dari Disiplin ASN hingga Harmoni dengan Kepala Sekolah
Pelajar SMP Integral Luqman Al-Hakim Sumenep Borong Medali Nasional hingga Internasional, AZ-Syahra Nastiti Ramadhani Ukir Prestasi di Bidang Matematika
Guru di Sumenep Didorong Mahir AI, PGRI POWER Wilayah 2 Gelar Workshop Digitalisasi Pembelajaran

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 10:49 WIB

Dr. Sri Roekminiati Ukir Capaian Sempurna, Lulus Doktor dengan IPK 4,00

Jumat, 25 September 2026 - 19:24 WIB

Sakit Flu Tak Halangi Davina Raih Juara 3 FTBI, Pantiga Jaga Tradisi Prestasi Empat Tahun Berturut-turut

Kamis, 24 September 2026 - 16:07 WIB

FTBI Sumenep 2026: Ketika Anak-Anak Menjadi Penjaga Bahasa Madura

Kamis, 24 September 2026 - 12:19 WIB

Pendidikan dan Kemiskinan Madura Jadi Sorotan UTM, Pamekasan Disebut Tak Lagi Masuk Kabupaten Miskin

Rabu, 23 September 2026 - 19:14 WIB

KKG PJOK Pasongsongan Perkuat Soliditas Guru Olahraga, Siapkan Pembinaan Bibit Sepak Bola

Berita Terbaru