Menkes Budi Pastikan Pulau Madura Bakal Punya Laboratorium Deteksi Wabah

Kamis, 28 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kebersamaan Menkes Budi Gunadi Sadikin dan Bupati Sumenep saat kunjungan kerja menjadi penanda sinergi pusat dan daerah dalam mewujudkan laboratorium kesehatan di Madura

Kebersamaan Menkes Budi Gunadi Sadikin dan Bupati Sumenep saat kunjungan kerja menjadi penanda sinergi pusat dan daerah dalam mewujudkan laboratorium kesehatan di Madura

SUMENEP – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI berencana menghadirkan laboratorium kesehatan khusus penyakit menular berpotensi wabah, termasuk campak, di Pulau Madura. Langkah ini dipastikan menjadi terobosan besar setelah selama ini masyarakat Madura harus menunggu lama hasil pemeriksaan dari Rumah Sakit di Surabaya.

Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, menegaskan pentingnya percepatan pembangunan fasilitas tersebut saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Sumenep, Kamis (28/08/2025).

“Kami ingin Pulau Madura memiliki satu laboratorium untuk penyakit campak supaya mudah mendeteksinya. Kalau ada pasien dengan gejala campak, bisa segera dipastikan agar tidak menyebar di masyarakat,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Menkes, kondisi saat ini membuat proses diagnosis pasien terhambat karena sampel harus dikirim ke luar daerah. Dengan adanya laboratorium di Madura, fasilitas kesehatan dapat memangkas waktu deteksi dini sekaligus mempercepat penanganan pasien.

Selain sebagai pusat diagnosis, keberadaan laboratorium ini akan menjadi benteng penting untuk surveilans, skrining, dan respon cepat terhadap Kejadian Luar Biasa (KLB) di tingkat desa hingga kecamatan.

“Kecepatan deteksi sangat penting agar penyakit tidak menyebar. Bahkan ketika ada satu pasien, langsung bisa dilakukan imunisasi massal di lingkungannya,” tambahnya.

Menkes juga memberikan apresiasi kepada Puskesmas, tenaga medis, hingga dokter di Madura yang telah bergerak cepat menangani kasus campak melalui program Outbreak Response Immunization (ORI). Ia berharap langkah ini menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk semakin sadar terhadap imunisasi sebagai perlindungan jangka panjang.

“Setelah pelaksanaan ORI, kami berharap tidak ada lagi penambahan pasien campak. Kesadaran masyarakat untuk imunisasi harus meningkat,” pungkas Menkes Budi.

 

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Pacu APBD 2026 Pemkab Probolinggo Tegaskan Serapan Anggaran Harus Berdampak Nyata bagi Warga
Jurus Dinkes Probolinggo Gandeng Dokter Spesialis Demi Lindungi Ibu Hamil Risiko Tinggi
Owner CV Ayunda H. Bambang Budianto Ucapkan Selamat Hari Bhakti Adhyaksa ke-66, Dukung Kejaksaan yang Berkeadilan dan Modern
DBHCHT Jadi Penopang Layanan Kesehatan, Pemkab Situbondo Gelontorkan Rp26,24 Miliar untuk Jaminan Kesehatan dan Kader Posyandu
Pemkab Situbondo Pastikan Dana DBHCHT Tepat Sasaran, Buruh Tani dan Buruh Rokok Jadi Fokus
Tak Sekadar Berobat, RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep Buktikan Lompatan Mutu Layanan, Kepuasan dan Keselamatan Pasien Jadi Prioritas
Sambut HUT RI Ke-81, Semangat Gotong Royong Warga RW 05 Dander Ketami Kobarkan Nasionalisme Lewat Kerja Bakti
Koperasi Kebanggaan RSUD Sumenep Raih Predikat Sehat, Bukti Profesionalisme Tak Sekadar Slogan

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 06:41 WIB

Pacu APBD 2026 Pemkab Probolinggo Tegaskan Serapan Anggaran Harus Berdampak Nyata bagi Warga

Senin, 20 Juli 2026 - 17:39 WIB

Owner CV Ayunda H. Bambang Budianto Ucapkan Selamat Hari Bhakti Adhyaksa ke-66, Dukung Kejaksaan yang Berkeadilan dan Modern

Senin, 20 Juli 2026 - 16:24 WIB

DBHCHT Jadi Penopang Layanan Kesehatan, Pemkab Situbondo Gelontorkan Rp26,24 Miliar untuk Jaminan Kesehatan dan Kader Posyandu

Senin, 20 Juli 2026 - 16:21 WIB

Pemkab Situbondo Pastikan Dana DBHCHT Tepat Sasaran, Buruh Tani dan Buruh Rokok Jadi Fokus

Senin, 20 Juli 2026 - 15:56 WIB

Tak Sekadar Berobat, RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep Buktikan Lompatan Mutu Layanan, Kepuasan dan Keselamatan Pasien Jadi Prioritas

Berita Terbaru