Festival Pers dan Literasi: Muhammadiyah NTB Drafting Sejarah dan Pendokumentasian Heritage

Minggu, 31 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Yusron Saudi Ketua Majelis Pustaka dan Informasi Pimpinan Wilayah Muhammadiyah NTB (foto.dok.Ari)

Foto : Yusron Saudi Ketua Majelis Pustaka dan Informasi Pimpinan Wilayah Muhammadiyah NTB (foto.dok.Ari)

Mataram – Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Nusa Tenggara Barat menggelar Festival Pers dan Literasi yang mendorong penulisan ulang sejarah Muhammadiyah di NTB. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Dadang Kahmad di Aula Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Mataram, Sabtu (30/08/2025)

Ketua Majelis Pustaka dan Informasi Pimpinan Wilayah Muhammadiyah NTB, Yusron Saudi, menjelaskan bahwa kegiatan pendokumentasian heritage Muhammadiyah di NTB telah dimulai sejak setahun lalu dan pada agenda ini akan dimulai penyusunan draf sejarah Muhammadiyah NTB yang hingga saat ini masih tercecer.

“Selain penulisan sejarah, kita juga mendokumentasikan heritage Muhammadiyah. Misalnya, di Labuhan Haji terdapat dokumen pengakuan Muhammadiyah tahun 1930, yang menjadi salah satu bukti otentik keberadaan Muhammadiyah di NTB, juga di Cakranegara. Penyusunan ini dilakukan bersama 10 orang tim Majelis Pustaka dan Informasi Pimpinan Pusat Muhammadiyah selama tiga hari ke depan” kata Yusron.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Festival Pers & Literasi yang dipusatkan di BGTK ini melibatkan berbagai unsur di kalangan Muhammadiyah NTB, mulai dari kalangan Humas, Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), Organisasi Otonom, Mahasiswa, hingga Organisasi Pers Kampus. Output dari kegiatan ini antara lain berupa buku sejarah Muhammadiyah NTB, pendokumentasian heritage Muhammadiyah berupa dokumen maupun benda bersejarah, serta deklarasi Aliansi Jurnalis Muhammadiyah.

“Output dari kegiatan ini adalah Buku sejarah Muhammadiyah di NTB, pendokumentasian heritage Muhammadiyah berupa dokumen maupun benda bersejarah hingga deklarasi Aliansi Jurnalis Muhammadiyah” tambahnya

Menurut Yusron, Pimpinan Pusat Muhammadiyah bahkan telah menetapkan NTB sebagai pilot project dalam hal pendokumentasian heritage dan pembentukan jaringan jurnalis Muhammadiyah sementara wilayah lain masih dalam tahap pendampingan.

Hadir dalam acara tersebut, Rektor Universitas Muhammadiyah Mataram, Drs. Abdul Wahab, MA, menegaskan pentingnya memahami asal-usul Muhammadiyah di NTB. Ia menuturkan pengalaman pribadinya menulis tesis tentang Muhammadiyah di Sumbawa, yang diharapkan bisa menjadi rujukan dalam penyusunan napak tilas sejarah Muhammadiyah di NTB.

“Saya akan mendorong penuh agar kegiatan ini berjalan maksimal,” ujarnya.

Senada, Ketua PWM NTB, Dr. TGH. Falahuddin, M.Ag, menegaskan bahwa penyusunan sejarah Muhammadiyah di setiap daerah mendapat dukungan penuh dari Pimpinan Pusat.

“Sejak awal berdiri, KH. Ahmad Dahlan sudah menaruh perhatian besar pada literasi dengan mendirikan Majelis Pustaka. Semangat itu harus kita teruskan dengan menuliskan kembali sejarah Muhammadiyah di NTB yang selama ini tercecer,” katanya.

Festival pers dan literasi ini meneguhkan komitmen Muhammadiyah dalam mengembangkan literasi, mendokumentasikan sejarah, serta memperkuat peran pers sebagai bagian dari ame syiarkan dakwah perserikatan. red/asn

Penulis : Ari

Berita Terkait

Hari ke-16 TMMD ke-129 Kodim 0210/TU, Pembukaan Jalan Sijarango–Pusuk 2 Hutari Tembus 83,02 Persen, Akses Ekonomi Warga Kian Dekat
APTRI Ancam Gelar Aksi di Istana Jika Pemerintah Tak Segera Naikkan HPP Gula 16.875/kg
LPKAN Jatim Prihatin Nasib Petani Tembakau, Dukung Penindakan Rokok Ilegal dan Minta Pemerintah Jangan Salah Ambil Kebijakan
Diperiksa Belasan Jam oleh KPK, Kadisdikpora Pemalang Dipulangkan, Tak Ikut Dibawa ke Jakarta
Launching Posyandu 6 Bidang SPM, Gresik Perluas Pelayanan Terpadu hingga Desa di Bawean
Lapas Kendal Fasilitasi Peninjauan Ruang Sidang Daring oleh Pengadilan Negeri
Diskominfo Sumenep Siapkan Layanan Informasi Publik Terintegrasi hingga Tingkat Desa
DUOMAMA Resmi Diluncurkan! SDN Panaongan III Jadi Pelopor Kebangkitan Bahasa dan Budaya Madura di Pasongsongan Sumenep

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:49 WIB

APTRI Ancam Gelar Aksi di Istana Jika Pemerintah Tak Segera Naikkan HPP Gula 16.875/kg

Jumat, 31 Juli 2026 - 19:01 WIB

LPKAN Jatim Prihatin Nasib Petani Tembakau, Dukung Penindakan Rokok Ilegal dan Minta Pemerintah Jangan Salah Ambil Kebijakan

Jumat, 31 Juli 2026 - 16:19 WIB

Diperiksa Belasan Jam oleh KPK, Kadisdikpora Pemalang Dipulangkan, Tak Ikut Dibawa ke Jakarta

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:54 WIB

Launching Posyandu 6 Bidang SPM, Gresik Perluas Pelayanan Terpadu hingga Desa di Bawean

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:43 WIB

Lapas Kendal Fasilitasi Peninjauan Ruang Sidang Daring oleh Pengadilan Negeri

Berita Terbaru