SUMENEP – Suasana haru bercampur bangga menyelimuti Stand Pembangunan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Sumenep. Di hadapan masyarakat dan jajaran pejabat daerah, Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo menyerahkan secara simbolis KTP Elektronik kepada Shelma Putri Khalida, siswi SMA Negeri 1 Sumenep yang tepat berusia 17 tahun pada momentum bersejarah ini.
“Semoga KTP ini menjadi simbol awal tanggung jawab sebagai warga negara dan inspirasi bagi generasi muda Sumenep untuk selalu berprestasi dan berbakti kepada bangsa,” ujar Bupati, Senin, 1/09/2025.
Shelma bukan remaja biasa. Siswi Kelas XI F7 Program Tahfidz tersebut baru saja mencatat sejarah pribadi dan daerah, setelah dipercaya menjadi anggota Pasukan 8 Paskibraka Kabupaten Sumenep 2025, bahkan memegang amanah besar sebagai pembawa baki dalam prosesi penurunan bendera Merah Putih pada peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Minggu (16/08/2025).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Tampil anggun, percaya diri, dan penuh khidmat di lapangan upacara, Shelma berhasil menunaikan tugas sakral itu di hadapan ribuan pasang mata, termasuk Bupati dan jajaran Forkopimda. Keberaniannya bukan hanya bukti disiplin dan dedikasi, tetapi juga gambaran nyata kerja keras generasi muda Sumenep yang terus mengukir prestasi.
Putri pasangan Mufti Kholid, ST., M.A.P, dan Dwi Lidya Hartati Wijaya, SE. ini menembus seleksi ketat hingga dipercaya berada di barisan inti Pasukan 8. Prestasi itu menjadikannya simbol kebanggaan keluarga, sekolah, dan masyarakat Sumenep.
Shelma dikenal bukan hanya disiplin, tapi juga berprestasi.
Mengikuti kelas Tahfidz di sekolahnya, ia mampu menjaga keseimbangan antara akademik, spiritual, dan organisasi. Teladan ini menjadikannya inspirasi nyata bagi rekan-rekannya.
Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo turut memberikan apresiasi.
“Anak muda yang lahir dari lingkungan sederhana bisa tampil di garda depan dalam prosesi kenegaraan yang penuh kehormatan. Ini bukti nyata potensi luar biasa generasi muda Sumenep,” tegas Bupati.
Momen penerimaan KTP di usianya yang ke-17, bersamaan dengan prestasi monumental di panggung kenegaraan, menjadi kenangan tak terlupakan bagi Shelma.
Lebih dari itu, pencapaian ini adalah pesan kuat bahwa generasi muda Sumenep siap bersinar, mengharumkan daerah, dan mengabdi pada bangsa.
Penulis : Redaksi







