Mengintip Pendidikan Dari Balik Tembok Penjara,Warga Binaan Lapas Cipinang Ikuti Kejar Paket A

Jumat, 3 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta -Di era serba digital dan modern seperti sekarang, masih menjadi ironi ketika ada warga negara yang belum pernah menyelesaikan pendidikan dasar. Realitas itu juga ditemukan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang. Namun, alih-alih dibiarkan terhenti, kondisi tersebut justru menjadi titik awal lahirnya semangat baru. Melalui program pendidikan kesetaraan PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat) Warga Mandiri, para Warga Binaan kini diberi kesempatan untuk kembali belajar, khususnya melalui Kejar Paket A setara Sekolah Dasar (SD).

Kepala Lapas Cipinang, Wachid Wibowo, menegaskan bahwa pendidikan adalah fondasi penting dalam pemasyarakatan yang humanis. “Kami percaya pendidikan adalah jalan pemulihan. Melalui kesempatan belajar ini, Warga Binaan tidak hanya mendapatkan pengetahuan, tetapi juga arah dan harapan baru untuk menata masa depan,” ujarnya, Jumat (3/10).

Ia menambahkan bahwa program ini dijalankan melalui PKBM Warga Mandiri Lapas Cipinang yang telah meraih akreditasi A, sehingga kualitas pembelajarannya diakui secara nasional dan ijazah yang diperoleh Warga Binaan memiliki nilai setara dengan sekolah umum.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Program pendidikan di Lapas Cipinang tidak hanya terbatas pada Paket A, tetapi juga mencakup Paket B (setara SMP) dan Paket C (setara SMA). Para peserta belajar bersama dalam suasana inklusif, sehingga membentuk komunitas belajar yang penuh motivasi dan saling mendukung.

Penanggungjawab PKBM dari Seksi Bimbingan Kemasyarakatan, Hari Yandi menjelaskan bahwa pihaknya aktif mendata dan menjemput bola bagi Warga Binaan yang belum memiliki ijazah. “Kami tidak menunggu mereka datang. Dengan pendekatan yang sabar dan tulus, kami yakinkan bahwa tidak ada kata terlambat untuk belajar. Bahkan yang awalnya ragu, kini menunjukkan semangat luar biasa untuk menuntaskan pendidikannya,” jelasnya.

SRY, salah satu Warga Binaan peserta Kejar Paket A, mengaku awalnya minder untuk ikut belajar. Namun setelah beberapa kali mengikuti kegiatan, ia mulai percaya diri. “Dulu saya malu, takut tidak bisa mengikuti. Tapi sekarang saya yakin bisa. Saya ingin menyelesaikan pendidikan dan memperoleh ijazah. Ini adalah cara saya membuktikan bahwa saya bisa berubah,” tuturnya dengan penuh haru.

Dengan semangat PRIMA (Profesional, Responsif, Integritas, Modern, dan Akuntabel), Lapas Cipinang membuktikan bahwa pemasyarakatan bukan sekadar menjalani hukuman, melainkan ruang transformasi. Melalui pendidikan kesetaraan, Warga Binaan mendapatkan bekal pengetahuan dan kepercayaan diri untuk membangun masa depan yang lebih baik, sekaligus menepis ironi bahwa di zaman modern masih ada yang belum sempat meraih bangku sekolah dasar.( Ragil).

Berita Terkait

Inflasi Kota Kediri Lebih Rendah dari Jawa Timur dan Nasional, BPS Ingatkan Potensi Kenaikan Harga Juli 2026
Forum Pedagang Kaki Lima Kabupaten Kebumen Resmi Deklarasi, Siap Perjuangkan Aspirasi Pedagang
Merajut Asa di Balik Jeruji: WBP Perempuan Rutan Pemalang Sulap Benang Jadi Karya Bernilai Ekonomi
Dari Ruang Kelas ke Lahan Hijau, Kepala SMP di Pemalang Raup Jutaan Rupiah dari Kangkung Organik
Kehadiran KPK dan Kejaksaan dalam SPMB Disorot, BPI KPNPA RI Bogor: Jangan Sampai Pendampingan Timbulkan Rasa Takut 
Nobar Piala Dunia 2026 Jadi Perekat Kebersamaan, Kodim 0210/TU Dekatkan Diri dengan Warga
Antrean Mengular, SPBU 5483504 Lombok Tengah Tetap Layani Pembelian Pertalite Pakai Botol Plastik
Himpunan Mahasiswa Prodi Manajemen UNIMUGO Sukses Gelar MANAFERA FUTSAL CUP 2026, Ajang Futsal Pelajar Se-Jateng DIY Berlangsung Meriah

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:18 WIB

Inflasi Kota Kediri Lebih Rendah dari Jawa Timur dan Nasional, BPS Ingatkan Potensi Kenaikan Harga Juli 2026

Rabu, 1 Juli 2026 - 15:40 WIB

Forum Pedagang Kaki Lima Kabupaten Kebumen Resmi Deklarasi, Siap Perjuangkan Aspirasi Pedagang

Selasa, 30 Juni 2026 - 19:52 WIB

Merajut Asa di Balik Jeruji: WBP Perempuan Rutan Pemalang Sulap Benang Jadi Karya Bernilai Ekonomi

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:35 WIB

Dari Ruang Kelas ke Lahan Hijau, Kepala SMP di Pemalang Raup Jutaan Rupiah dari Kangkung Organik

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:31 WIB

Kehadiran KPK dan Kejaksaan dalam SPMB Disorot, BPI KPNPA RI Bogor: Jangan Sampai Pendampingan Timbulkan Rasa Takut 

Berita Terbaru