Bantuan Renovasi Rumah Tidak Layak Huni Diterima Warga Randudongkal

Sabtu, 11 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemalang- Wakil Bupati Pemalang Nurkholes menyerahkan bantuan renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dari Baznas Kabupaten Pemalang kepada empat warga Desa Randudongkal, Kecamatan Randudongkal, Pemalang.

Bantuan itu berupa sejumlah uang dan alat kesehatan. Kemudian Pemdes Randudongkal turut pula memberikan bantuan berupa sembako.

Dalam kesempatan itu, Nurkholes menyampaikan bahwa program renovasi RTLH merupakan salah satu upaya pemerintah daerah dalam menanggulangi kemiskinan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dari segi hunian memang masih banyak yang tidak layak. Oleh karena itu, Pemda bekerja sama dengan Baznas untuk menangani persoalan kemiskinan yang nyata terlihat di masyarakat kita,” terang Nurkholes, pada Sabtu ( 11/10 )

“Menurutnya, masih banyak masyarakat yang tinggal di hunian tidak layak sehingga perlu adanya sinergi berbagai pihak,” sambungnya.

Selain bantuan renovasi RTLH, dalam kesempatan itu diberikan pula bantuan sekolah gratis jenjang SMK dari Yayasan Al Islam Randudongkal kepada salah satu penerima manfaat bernama Husna.

“Ini merupakan contoh yang baik buat yayasan di Pemalang, terutama supaya menginspirasi yang lain, mencari anak-anak yang tidak sekolah supaya disekolahkan. Ini juga dalam upaya bantuan yang tepat sasaran,” ungkap Nurkholes.

Menurutnya, sebagai upaya menurunkan kemiskinan ekstrem di Kabupaten Pemalang diperlukan kerja sama antara pemerintah daerah, desa dan kecamatan dalam pelaksanaan program seperti ini.

Sementara itu, Ketua Baznas Pemalang, Agus Nurkholis menjelaskan bahwa pihaknya menyalurkan bantuan RTLH masing-masing sebesar 10 juta rupiah.

“Harapan dari Baznas ada swadaya dari masyarakat, karena dengan dana sebesar itu tentu belum mencukupi. Untuk masyarakat yang ingin mengusulkan bantuan, silakan diajukan ke Baznas selama memenuhi salah satu dari 8 kriteria yang ditentukan,” jelas Agus.

Salah seorang penerima bantuan, Husna mengaku senang dan bersyukur atas perhatian pemerintah.

“Saya merasa senang dan bersyukur karena pemerintah sudah membantu keluarga saya dan saya juga bisa sekolah ke jenjang SMK lagi karena saya diterima di Yayasan Al Islam Randudongkal,” ungkapnya. ( Ragil).

Penulis : Ragil

Berita Terkait

Sensasi Nikmati Mangga Istana Pemalang, Makannya Sambil Diputar 
Lapas Kendal Ikuti Upacara Hari Lahir Pancasila 
Ketan Pencot Pemalang Dipercaya Bisa Tambah Energi pada Pagi Hari
Setelah Dua Dekade Vakum, SDN Soddara II Pasongsongan Sumenep Hidupkan Kembali Tradisi Perpisahan Lewat Pentas Seni Budaya
GERBANG KAMPUS BUKAN UNTUK YANG BERKUASA: Seruan Keras Tolak Surat Sakti, Titipan Pejabat, dan Uang dalam Seleksi Mahasiswa Baru
Satu Sosok Dua Amanah: Pimred Teropong Reformasi Sekaligus Ketua DPW PERADMI JatimTegaskan Komitmen Kawal Pers dan Hukum
PWRI Kebumen Gelar Pelatihan Jurnalistik Gratis untuk Umum
Tiga Kades di Situbondo Dinonaktifkan Usai Dugaan Korupsi Dana Desa Miliaran Rupiah, Pemkab Ambil Langkah Tegas

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 21:06 WIB

Sensasi Nikmati Mangga Istana Pemalang, Makannya Sambil Diputar 

Senin, 1 Juni 2026 - 21:04 WIB

Lapas Kendal Ikuti Upacara Hari Lahir Pancasila 

Senin, 1 Juni 2026 - 21:02 WIB

Ketan Pencot Pemalang Dipercaya Bisa Tambah Energi pada Pagi Hari

Minggu, 31 Mei 2026 - 10:42 WIB

Setelah Dua Dekade Vakum, SDN Soddara II Pasongsongan Sumenep Hidupkan Kembali Tradisi Perpisahan Lewat Pentas Seni Budaya

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:36 WIB

GERBANG KAMPUS BUKAN UNTUK YANG BERKUASA: Seruan Keras Tolak Surat Sakti, Titipan Pejabat, dan Uang dalam Seleksi Mahasiswa Baru

Berita Terbaru

NASIONAL

Lapas Kendal Ikuti Upacara Hari Lahir Pancasila 

Senin, 1 Jun 2026 - 21:04 WIB